TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Teknologi
Home›Teknologi›Rusia Bakal Luncurkan NashStore, Pengganti Google Play Store

Rusia Bakal Luncurkan NashStore, Pengganti Google Play Store

By Alfan Mahardika
3 April 2022
579
0
Rusia Bakal Luncurkan NashStore, Pengganti Google Play Store

TIKTAK.ID – Rusia diketahui berencana meluncurkan NashStore, toko aplikasi pengganti Google Play Store, pada Mei 2022 mendatang. Pengembang aplikasi Rusia mengatakan bahwa alternatif untuk Google Play ini dapat mengakomodir pengguna ponsel di negaranya.

Adapun peluncuran aplikasi NashStore bertepatan dengan Hari Kemenangan Rusia, untuk memperingati menyerahnya Nazi kepada Uni Soviet pada akhir Perang Dunia II.

“NashStore” yang memiliki arti ‘Toko kami’ dalam bahasa setempat, disebut-sebut akan menjadi toko aplikasi tempat pengguna Android Rusia bisa mengunduh berbagai aplikasi. Kemudian pihak pengembang menyatakan aplikasi di dalamnya bisa diunduh secara gratis. Namun ada juga yang berbayar dan sudah terintegrasi dengan bank Rusia, menurut Reuters.

Menurut pengembang, aplikasi ini dikembangkan usai Alphabet Inc. memutuskan untuk menangguhkan penggunaan Google Play Store di Rusia, sebagai respons atas invasi negara itu ke Ukraina.

“Sayangnya, orang Rusia biasanya tidak bisa lagi memakai Google Play untuk membeli aplikasi dan pengembang juga sudah kehilangan sumber pendapatan mereka,” terang Vladimir Zykov, seperti dilansir CNN Indonesia.

“Oleh sebab itu, kami memutuskan untuk membuat toko aplikasi Rusia, NashStore,” sambung Zykov.

Kemudian Zykov memaparkan, terdapat lebih dari 700 perusahaan yang turut bekerja sama dengan ANO Digital Platforms untuk membuat toko aplikasi. Dia lantas menyebut pihaknya terbuka bagi individu atau perusahaan yang juga ingin bekerja sama dengan NashStore.

“Semua orang bisa mengajukan permohonan penyertaan perangkat lunak mereka di NashStore lewat situs web resmi NashStore.ru,” terang Zykov.

Perlu diketahui, organisasi Rusia yang berfokus pada pengembangan digital, Digital Platforms, berada di balik pengembangan aplikasi NashStore sebagai pengganti Google Play di Rusia.

Sebelumnya, Google melakukan pembatasan untuk pengguna ponsel Android di Rusia. Google telah menangguhkan segala jenis transaksi di Google Play Store di wilayah itu, sehingga pengguna Android di Rusia tidak dapat melakukan pembayaran apa pun di toko aplikasi tersebut.

Penangguhan itu di antaranya aktivitas mendaftar layanan berlangganan, membeli game/aplikasi, dan melakukan proses transaksi di dalam aplikasi (in-app purchase/IAP). Mengutip Kompas.com dari laman Support Google, Google mengklaim pemblokiran itu lantaran adanya gangguan pada sistem pembayaran di toko aplikasi Play Store Rusia.

Tagsgoogle play storeNashStoreRusia

Related articles More from author

  • Untuk Kesekian Kalinya, Washington Kembali Tuduh Moskow Terlibat Peretasan di AS
    Internasional

    Untuk Kesekian Kalinya, Washington Kembali Tuduh Moskow Terlibat Peretasan di AS

    9 Juni 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Dalih Moeldoko Terima Tawaran Jadi Ketum Demokrat: Demi Selamatkan Negara
    Nasional

    Soal Kunjungan Jokowi ke Ukraina-Rusia, Moeldoko: Momentum Tumbuhkan Kebanggaan Nasional

    3 Juli 2022
    By Joni Sitohang
  • Jerman dan Prancis Ngotot Bayar Gas Rusia dengan Euro
    Internasional

    Jerman dan Prancis Ngotot Bayar Gas Rusia dengan Euro

    3 April 2022
    By William Putra Wijaya
  • Meski Mengecam, Namun Jerman Mengaku Masih Butuh Rusia
    Internasional

    Meski Mengecam, Namun Jerman Mengaku Masih Butuh Rusia

    11 Maret 2022
    By William Putra Wijaya
  • Rusia Siap Segera Tanggapi Sanksi Larangan Perjalanan Udara Eropa
    Internasional

    Rusia Siap Segera Tanggapi Sanksi Larangan Perjalanan Udara Eropa

    2 Maret 2022
    By William Putra Wijaya
  • Putin: Taliban adalah Kenyataan yang Harus Diterima
    Internasional

    Putin: Taliban adalah Kenyataan yang Harus Diterima

    23 Agustus 2021
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Xiaomi Luncurkan Router dan Home Security Camera
    Teknologi

    Xiaomi Luncurkan Router dan Home Security Camera

  • 3 Alasan PAN Tolak Usulan Cak Imin ‘Hapus Jabatan Gubernur'
    Nasional

    3 Alasan PAN Tolak Usulan Cak Imin ‘Hapus Jabatan Gubernur’

  • Inkonsistensi AS Soal Kebebasan Berbicara, Facebook dan Instagram Blokir Konten Mendukung Soleimani
    Internasional

    Inkonsistensi AS Soal Kebebasan Berbicara, Facebook dan Instagram Blokir Konten Mendukung Soleimani

  • TIKTAK.ID - Saingi Dominasi Huawei dan ZTE, Nokia dan Ericsson Disebut Bakal Merger
    Teknologi

    Saingi Dominasi Huawei dan ZTE, Nokia dan Ericsson Disebut Bakal Merger

  • 22 Teroris yang Dibekuk di Jatim Diboyong ke Jakarta
    Nasional

    22 Teroris yang Dibekuk di Jatim Diboyong ke Jakarta

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.