TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Inkonsistensi AS Soal Kebebasan Berbicara, Facebook dan Instagram Blokir Konten Mendukung Soleimani

Inkonsistensi AS Soal Kebebasan Berbicara, Facebook dan Instagram Blokir Konten Mendukung Soleimani

By Bagas F Sinaga
12 Januari 2020
1044
0
Inkonsistensi AS Soal Kebebasan Berbicara, Facebook dan Instagram Blokir Konten Mendukung Soleimani

TIKTAK.ID – Ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyuarakan kebebasan berbicara dan memperingatkan Teheran agar tak melakukan sensor, plat form media sosial ternama Facebook malah melakukan kebalikannya. Platform media sosial milik Mark Zuckerberg ini mengakui menyensor postingan dukungan pro-pemerintah Iran yang diposting di Instagram terkait terbunuhnya Jenderal Soleimani oleh AS, seperti yang dilaporkan RT, Ahad 12 Januari 2020.

Instragram juga mengonfirmasi bahwa mereka menghapus semua postingan yang menyuarakan dukungan kepada Qassem Soleimani. Juru bicara Facebook mengaku sensor dilakukan untuk memenuhi sanksi Amerika dan hal itu menurutnya sepenuhnya dibenarkan. Instragram sendiri merupakan satu dari sejumlah platform media sosial yang tak diblokir di Iran. Platform ini telah menjadi tempat bagi banyak negara melampiaskan kemarahannya atas pembunuhan yang dilakukan Amerika kepada Soleimani.

Baca juga: Aktivis AS: Trump Ikut Bersalah atas Jatuhnya Pesawat Ukraina

Sensor oleh Facebook ini mendapat kecaman dari Federasi Jurnalis Internasional. Mereka mengutuk dan mengatakan upaya sensor sebagai suatu yang “belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah jejaring media sosial dan tertentangan dengan aktualitas media yang sesungguhnya”. Dalam suratnya ke Instragram, Asosiasi wartawan Iran atau Association of Iranian Journalists (AoIJ) Teheran mencatat bahwa baru-baru ini banyak akun media pemerintah Iran dihapus dan 15 wartawan disensor, padahal ini bertentangan dengan kebebasan berbicara seperti yang selalu diteriakkan Amerika dan Trump.

Halaman selanjutnya…

1 2
TagsAmerika SerikatBerita DuniaBerita Dunia Hari IniBerita Dunia IslamBerita timur tengahDonald TrumpIranKebebasan BerbicaraPemblokiran kontenQassem Soleimani

Related articles More from author

  • Demonstrasi Irak Keluarkan AS
    Internasional

    Breaking News! ‘Pawai Jutaan Manusia’ dimulai di Baghdad untuk menuntut penarikan pasukan AS

    24 Januari 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Enaknya Makan di Café India, Cukup Bayar Pakai Sampah Plastik Saja
    Berita UnikInternasional

    Enaknya Makan di Café India, Cukup Bayar Pakai Sampah Plastik Saja

    11 Maret 2020
    By William Putra Wijaya
  • Perdana Menteri Haiti Lolos dari Percobaan Pembunuhan
    Internasional

    Perdana Menteri Haiti Lolos dari Percobaan Pembunuhan

    6 Januari 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Polisi Brasil Gerebek Kediaman Gubernur Rio de Janeiro
    Internasional

    Polisi Brasil Gerebek Kediaman Gubernur Rio de Janeiro

    29 Mei 2020
    By Bagas F Sinaga
  • AS dan Taliban akan Bertemu untuk Pertama Kalinya
    Internasional

    AS dan Taliban akan Bertemu untuk Pertama Kalinya

    10 Oktober 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Junta Militer Myanmar Tuduh Suu Kyi Korupsi 8,5 Miliar Rupiah
    Internasional

    Junta Militer Myanmar Tuduh Suu Kyi Korupsi 8,5 Miliar Rupiah

    12 Maret 2021
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Heboh 5 Organisasi Kedokteran Tuding Terawan Bohongi Jokowi
    Nasional

    Heboh 5 Organisasi Kedokteran Tuding Terawan Bohongi Jokowi

  • Jawab Rasa Penasaran Luna Maya, Prilly Latuconsina Bagikan Tips Sukses di Usia Muda
    Selebriti

    Jawab Rasa Penasaran Luna Maya, Prilly Latuconsina Bagikan Tips Sukses di Usia Muda

  • China: Amerika Sebut Demonstran Hong Kong 'Pejuang', Tapi Cap Rakyatnya Sendiri yang Tolak Rasisme sebagai 'Perusuh'
    Internasional

    China: Amerika Sebut Demonstran Hong Kong ‘Pejuang’, Tapi Cap Rakyatnya Sendiri yang Tolak Rasisme sebagai ‘Perusuh’

  • Asnawi Absen di Semifinal SEA Games
    Olahraga

    Asnawi Absen di Semifinal SEA Games

  • Ronaldo Minta Publik Beri Waktu Ten Hag Adaptasi di MU
    Olahraga

    Ronaldo Minta Publik Beri Waktu Ten Hag Adaptasi di MU

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.