TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Meski Mengecam, Namun Jerman Mengaku Masih Butuh Rusia

Meski Mengecam, Namun Jerman Mengaku Masih Butuh Rusia

By William Putra Wijaya
11 Maret 2022
509
0
Meski Mengecam, Namun Jerman Mengaku Masih Butuh Rusia

TIKTAK.ID – Di tengah pemberlakuan sanksi ekonomi untuk menghukum Rusia, Kanselir Jerman Olaf Scholz mengatakan pada Senin (7/3/22) bahwa Eropa masih perlu terus mengimpor minyak dan gas Rusia, yang menurutnya “penting” untuk keamanan energi di Benua Biru itu.

“Saat ini, pasokan energi Eropa untuk pembangkit panas, mobilitas, pasokan listrik, dan industri tidak dapat dilakukan dengan cara lain,” selain dengan mengimpor dari Rusia, seperti yang disampaikannya dalam pernyataan resmi dari kantor Scholz. “Oleh karena itu, sangat penting untuk penyediaan layanan publik dan kehidupan sehari-hari warga kita.”

Dilansir RT, lebih dari separuh total pasokan gas Jerman tergantung pada Rusia, yaitu sekitar 55 persen. Sementara UE mengimpor lebih dari setengah dari semua produk energinya dari Rusia. Dari impor tersebut, Rusia memasok 41 persen gas, 46 persen batu bara, dan 27 persen minyak.

Karena itu, Uni Eropa enggan untuk memberikan sanksi energi kepada Rusia dalam menanggapi konflik di Ukraina, bahkan ketika memukul Moskow ketika pembatasan yang belum pernah terjadi sebelumnya, yaitu dengan menutup wilayah udara untuk penerbangan Rusia, melarang media Rusia, dan memasok senjata ke Ukraina.

Bagi Jerman, memastikan aliran minyak dan gas yang berkelanjutan bahkan lebih penting. Investasi negara dalam tenaga angin telah gagal memberikan energi yang cukup untuk menutupi penutupan pembangkit listrik tenaga batu bara, dan tiga pembangkit nuklir terakhirnya dijadwalkan untuk ditutup pada akhir tahun ini.

Sebetulnya Pipa Nord Stream 2 ditetapkan untuk menopang kebutuhan energi Jerman dengan gas alam murah dari Rusia, namun Berlin membatalkan sertifikasinya sebelum serangan militer Rusia di Ukraina.

Jerman saat ini bergerak untuk mengurangi ketergantungannya pada gas Rusia, dengan Menteri Ekonomi Robert Habeck mengumumkan pada Sabtu lalu bahwa mereka akan membangun dua terminal Liquefied Natural Gas (LNG) untuk memungkinkan impor dari pemasok seperti Amerika Serikat.

Sementara itu, Jerman sudah melampaui target yang ditetapkan oleh rencana 2030 UE, yang menyerukan 32 persen dari semua energi dihasilkan dari sumber terbarukan.

“Pemerintah Jerman telah bekerja keras selama berbulan-bulan dengan mitranya di dalam Uni Eropa dan di luarnya untuk mengembangkan alternatif energi Rusia,” lanjut pernyataan Scholz. “Namun, ini tidak bisa dilakukan dalam semalam. Itulah mengapa merupakan keputusan sadar dari pihak kami untuk melanjutkan kegiatan perusahaan bisnis di bidang pasokan energi dengan Rusia.”

TagsBerita Dunia Hari IniJermanKanselir JermanOlaf Scholzperang Ukraina RusiaRusia

Related articles More from author

  • China Desak AS Ubah Kebijakannya yang 'Berbahaya' Terkait Taiwan
    Internasional

    China Desak AS Ubah Kebijakannya yang ‘Berbahaya’ Terkait Taiwan

    8 Maret 2021
    By Bagas F Sinaga
  • TIKTAK.ID - Beijing Bersumpah Balas Setimpal Jika Amerika Usir Wartawan China
    Internasional

    China Jatuhkan Sanksi Balasan terhadap AS

    26 Juli 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Enaknya Makan di Café India, Cukup Bayar Pakai Sampah Plastik Saja
    Berita UnikInternasional

    Enaknya Makan di Café India, Cukup Bayar Pakai Sampah Plastik Saja

    11 Maret 2020
    By William Putra Wijaya
  • Pembunuhan Jenderal Iran Qassem Soleimani atas Perintah Trump Banjir Kecaman dari Para Pejabat AS
    Internasional

    Pembunuhan Jenderal Iran Qassem Soleimani atas Perintah Trump Banjir Kecaman dari Para Pejabat AS

    3 Januari 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Yaman Balas Serang Abu Dhabi, Fasilitas Minyak Utama Terbakar
    Internasional

    Yaman Balas Serang Abu Dhabi, Fasilitas Minyak Utama Terbakar

    21 Januari 2022
    By William Putra Wijaya
  • Ketat, Korea Selatan Wajibkan Tentara AS Lakukan Tes Corona Sebelum Masuki Negara itu
    Internasional

    Ketat, Korea Selatan Wajibkan Tentara AS Lakukan Tes Corona Sebelum Masuki Negara itu

    17 Juli 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Resmi Mundur dari Wakomut BRI, Pengamat Desak Ari Kuncoro Juga Lepas Jabatan Rektor UI
    Nasional

    Resmi Mundur dari Wakomut BRI, Pengamat Desak Ari Kuncoro Juga Lepas Jabatan Rektor UI

  • AS Tarik Pasukannya dari Kamp Taji Irak
    Internasional

    AS Tarik Pasukannya dari Kamp Taji Irak

  • Jokowi Promosikan Babi Panggang Khas Kalbar untuk Lebaran, Fahri Hamzah: Dapur Presiden Nggak Beres
    Nasional

    Jokowi Promosikan Babi Panggang Khas Kalbar untuk Lebaran, Fahri Hamzah: Dapur Presiden Nggak Beres

  • Motor Chopper Jokowi Hilang di LHKPN, Kemana?
    Nasional

    Motor Chopper Jokowi Hilang di LHKPN, Kemana?

  • Spesifikasi dan Harga Oppo Reno3 2020 Setelah Masuk Indonesia
    Teknologi

    Spesifikasi dan Harga Oppo Reno3 2020 Setelah Masuk Indonesia

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.