TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Tak Hanya Eks HTI dan PKI, DPR Juga Akan Bahas Larangan Ikut Pemilu-Pilkada Eks FPI

Tak Hanya Eks HTI dan PKI, DPR Juga Akan Bahas Larangan Ikut Pemilu-Pilkada Eks FPI

By Joni Sitohang
28 Januari 2021
1439
0
Tak Hanya Eks HTI dan PKI, DPR Juga Akan Bahas Larangan Ikut Pemilu-Pilkada Eks FPI

TIKTAK.ID – DPR berencana membahas hak politik mantan anggota Front Pembela Islam (FPI) dalam revisi Undang-Undang Pemilu (RUU Pemilu). Namun mantan anggota FPI belum tentu dilarang menjadi peserta Pemilu dan Pilkada seperti eks Hizbut Tahrir (HTI) dan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Untuk diketahui, draf revisi UU Pemilu sudah mengatur larangan eks HTI dan PKI untuk menjadi calon presiden-wakil presiden, Kepala Daerah, anggota DPR, DPRD, dan DPD.

Menurut anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Luqman Hakim, hak politik eks FPI bakal dibicarakan lebih lanjut dalam pembahasan revisi UU Pemilu yang kini masih berupa draf.

Baca juga : Guru Besar USU Hina SBY dan AHY ‘Bodoh’, Polisi Turun Tangan

“Terkait eks FPI, masih belum ada pembahasan. Nanti kita lihat saja ke depan perkembangannya seperti apa,” ujar Luqman, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Rabu (27/1/21).

Luqman mengatakan tujuan serta pandangan FPI terhadap Pancasila, UUD 1945, dan NKRI berbeda dengan HTI dan PKI. Untuk itu, ia menilai peluang eks anggota FPI menjadi calon peserta Pileg, Pilpres, dan Pilkada masih terbuka.

“Tujuan organisasi FPI, juga pandangannya terhadap Pancasila, UUD 1945, dan NKRI, berbeda dengan HTI dan PKI. Jadi menurut saya pintu eks anggota FPI masih terbuka untuk berpartisipasi dalam Pemilu,” tutur Luqman.

Baca juga : Riza Bela Anies yang Diminta Mundur oleh Ketua DPC Gerindra

Sebelumnya, draf RUU Pemilu yang masuk dalam program legislasi nasional (prolegnas) prioritas DPR tahun 2021 menyatakan larangan bagi eks anggota HTI menjadi calon peserta Pileg, Pilpres, dan Pilkada. Aturan tersebut pun kini ditulis secara gamblang atau tersurat seperti larangan bekas eks PKI yang dilarang berpartisipasi sebagai peserta Pemilu.

Selama ini, larangan bagi eks HTI memang tidak pernah ditulis secara tersurat dalam UU Pemilu dan UU Pilkada. Berdasarkan Pasal 182 Ayat (2) huruf jj dalam draf revisi UU Pemilu, menyebut persyaratan pencalonan bagi peserta Pemilu bukan bekas anggota HTI.

“Bukan bekas anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI),” begitu bunyi pasal 182 Ayat (2) itu.

Baca juga : Warga Yogyakarta Tulis Surat ke Jokowi, Minta Menteri ATR Dipecat

Kemudian Pasal 311, Pasal 349 dan Pasal 357 draf revisi UU Pemilu mewajibkan para calon presiden dan calon Kepala Daerah untuk melampirkan persyaratan administrasi berupa surat keterangan dari pihak kepolisian sebagai bukti tidak terlibat organisasi HTI.

TagsDPRFPIHTIPemiluPilkadaPilpresPKI

Related articles More from author

  • Bantah Klaim Israel Soal Kunjungan Resmi ke Indonesia, DPR Tegaskan Tetap Dukung Palestina
    Nasional

    Bantah Klaim Israel Soal Kunjungan Resmi ke Indonesia, DPR Tegaskan Tetap Dukung Palestina

    25 Maret 2022
    By Joni Sitohang
  • Fadli Zon Desak Densus 88 Dibubarkan, Begini Respons Kadensus
    Nasional

    Fadli Zon Desak Densus 88 Dibubarkan, Begini Respons Kadensus

    13 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • Istana Bakal Cek Dugaan Mahasiswa UBK Diberi Rp20 Juta Usai Bertemu Gibran
    Nasional

    Istana Bakal Cek Dugaan Mahasiswa UBK Diberi Rp20 Juta Usai Bertemu Gibran

    23 Juni 2026
    By Johan Arif
  • Anies dan Amien Rais Diundang Reuni 212 di Masjid Az-Zikra Sentul Bogor
    Nasional

    Anies dan Amien Rais Diundang Reuni 212 di Masjid Az-Zikra Sentul Bogor

    1 Desember 2021
    By Joni Sitohang
  • Bakalan makin panas nih DPR sama tanggapan demokrat sama aksi puan di rapat Omnibus Law, coba deh baca.. https://www.tiktak.id/puan-matikan-mikrofon-legislator-demokrat-saat-bahas-omnibus-law-pengamat-kekanak-kanakan.html
    Nasional

    Demokrat Ungkap Kejanggalan Rapat Pengesahan Omnibus Law, Digelar Mendadak dan Super Cepat

    6 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Dirayu Puan Masuk PDIP, Kaesang Berpeluang Maju Pilkada Depok
    Nasional

    Dirayu Puan Masuk PDIP, Kaesang Berpeluang Maju Pilkada Depok

    9 Juni 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Dilema Xiaomi Rilis Mi 10 di Indonesia
    Teknologi

    Dilema Xiaomi Rilis Mi 10 di Indonesia

  • Tamagotchi Terlahir Lagi, Kali Ini sebagai Smartwatch Modern
    Teknologi

    Tamagotchi Terlahir Lagi, Kali Ini sebagai Smartwatch Modern

  • Ada Hakim Ziyech, Permainan Chelsea Musim Depan Diprediksi Bakal Makin Ciamik
    Olahraga

    Ada Hakim Ziyech, Permainan Chelsea Musim Depan Diprediksi Bakal Makin Ciamik

  • Tito Bakal Lantik Pengganti Anies Baswedan Oktober Mendatang
    Nasional

    Tito Bakal Lantik Pengganti Anies Baswedan Oktober Mendatang

  • Usai Pensiun, Khabib Tak Ikuti Jejak McGregor
    Olahraga

    Usai Pensiun, Khabib Tak Ikuti Jejak McGregor

Artikel Terbaru

  • Profil Liliyana Natsir: Biodata, Karier, dan Prestasi 26 Oktober 2026
  • Prabowo Panggil Mendagri dan Kepala BMKG ke Istana, Ini Bahan yang Dibawa 26 Oktober 2026
  • Apa Itu IP Address dan Cara Melihatnya di HP serta Laptop 26 Oktober 2026
  • Remaja Bobotoh Tewas Usai Tonton Persib di Pakansari, Ini Katakatan Bupati Bogor 26 Oktober 2026
  • Cara Menampilkan Persentase Baterai di HP Android dan iPhone 26 Oktober 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (88)
  • Keuangan (22)
  • Kuliner (1,067)
  • Nasional (8,017)
  • Olahraga (1,146)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,285)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.