TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Rencana Pembunuhan terhadap Duta Besar Myanmar untuk PBB Berhasil Digagalkan

Rencana Pembunuhan terhadap Duta Besar Myanmar untuk PBB Berhasil Digagalkan

By Bagas F Sinaga
12 Agustus 2021
376
0
Rencana Pembunuhan terhadap Duta Besar Myanmar untuk PBB Berhasil Digagalkan

TIKTAK.ID – Jaksa AS mengatakan pada Jumat (6/8/21) telah mendakwa dua warga negara Myanmar dengan tuduhan merencanakan penyerangan terhadap Duta Besar negara itu untuk PBB, Kyaw Moe Tun. Ia adalah seorang pendukung vokal gerakan demokrasi yang telah menentang kudeta junta militer Myanmar.

Dalam dugaan konspirasi yang berhasil digagalkan penyelidik AS itu, para tersangka berbicara tentang mempekerjakan pembunuh untuk memaksa Kyaw Moe Tun mengundurkan diri atau, jika dia menolak, makan akan dibubuh, kata para pejabat.

Pasangan itu “bersekongkol untuk melukai atau membunuh Duta Besar Myanmar untuk PBB dalam serangan yang direncanakan terhadap seorang pejabat asing yang akan terjadi di tanah Amerika,” kata pengacara AS untuk distrik selatan New York, Audrey Strauss.

Penjabat Asisten Direktur Biro Investigasi Federal AS, Jacqueline Maguire mengatakan bahwa penegak hukum bertindak “cepat dan rapi” setelah bulan lalu mengetahui tentang potensi pembunuhan yang direncanakan di Westchester County, daerah pinggiran utara Kota New York.

“Hukum kami berlaku untuk semua orang di negara kami, dan orang-orang ini sekarang akan menghadapi konsekuensi karena diduga melanggar hukum itu,” katanya.

Tersangka Phyo Hein Htut, 28, dan Ye Hein Zaw, 20, didakwa di pengadilan Federal di Westchester dengan tuduhan yang dapat membuatnya dijatuhi hukuman hingga lima tahun penjara.

Jaksa mengatakan Phyo Hein Htut telah berhubungan dengan seorang pedagang senjata ilegal di Thailand yang berurusan dengan militer di Myanmar, yang telah menggulingkan Pemerintah terpilih Aung San Suu Kyi, pada 1 Februari.

Phyo Hein Htut dan pedagang senjata itu membahas perekrutan penyerang, kata pengaduan pidana itu.

Ye Hein Zaw juga membahas plot dan mentransfer $ 4.000 ke Phyo Hein Htut melalui aplikasi sebagai uang muka untuk upaya pembunuhan tersebut, katanya.

Kyaw Moe Tun -yang menjadi berita utama setelah kudeta militer dengan menentang kudeta itu dan memberi hormat tiga jari kepada pengunjuk rasa demokrasi dari kursinya di PBB sebagai perwakilan Myanmar- mengatakan kepada AFP pada Rabu lalu bahwa ada ancaman terhadapnya dan bahwa dia akan mendapatkan keamanan tambahan.

Lebih dari 900 orang tewas di Myanmar, yang sebelumnya dikenal sebagai Burma, ketika militer berusaha untuk membasmi para demonstran yang menentang kudeta, menurut kelompok pemantau lokal.

TagsBerita Dunia Hari IniDuta Besar Myanmar untuk PBBKonflik MyanmarKyaw Moe TunRencana pembunuhan

Related articles More from author

  • AS Ancam Rusia jika Terbukti Dalangi Serangan Sindrom Havana
    Internasional

    AS Ancam Rusia jika Terbukti Dalangi Serangan Sindrom Havana

    26 November 2021
    By William Putra Wijaya
  • Kudeta Militer Sudan Dijawab Protes Rakyat Sipil
    Internasional

    Kudeta Militer Sudan Dijawab Protes Rakyat Sipil

    29 Oktober 2021
    By William Putra Wijaya
  • Jerman Dilaporkan Kirim Ribuan Rudal Anti-pesawat ke Ukraina
    Internasional

    Jerman Dilaporkan Kirim Ribuan Rudal Anti-pesawat ke Ukraina

    4 Maret 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Puluhan Orang Tewas Akibat Bom Bunuh Diri di Afghanistan
    Internasional

    Puluhan Orang Tewas Akibat Bom Bunuh Diri di Afghanistan

    10 Oktober 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Duta Besar AS untuk Berlin Adu Mulut dengan Anggota Parlemen Jerman
    Internasional

    Duta Besar AS untuk Berlin Adu Mulut dengan Anggota Parlemen Jerman

    26 Mei 2020
    By William Putra Wijaya
  • AS Lanjutkan Tekanan Maksimum terhadap Venezuela
    Internasional

    AS Lanjutkan Tekanan Maksimum terhadap Venezuela

    19 Mei 2022
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • KSP Bocorkan Sosok yang Bakal Memimpin IKN 'Nusantara', Tak Ada Nama Ahok?
    Nasional

    KSP Bocorkan Sosok yang Bakal Memimpin IKN ‘Nusantara’, Tak Ada Nama Ahok?

  • Sewot ke Anies Terbukti Salah Alamat, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Diduga Linglung Berat
    Nasional

    Sewot ke Anies Terbukti Salah Alamat, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Diduga Linglung Berat

  • Galang Dana untuk Palestina, Selebgram Fadil Jaidi Kumpulkan 7,9 Miliar
    Selebriti

    Galang Dana untuk Palestina, Selebgram Fadil Jaidi Kumpulkan 7,9 Miliar

  • Di Sidang PBB, Rusia Tegaskan Tak Ada Rencana Duduki Ukraina
    Internasional

    Di Sidang PBB, Rusia Tegaskan Tak Ada Rencana Duduki Ukraina

  • Keseruan Anies Kecebur Got hingga Sandal Jepitnya Putus saat Pantau Vaksinasi di Jakarta Utara
    Nasional

    Keseruan Anies Kecebur Got hingga Sandal Jepitnya Putus saat Pantau Vaksinasi di Jakarta Utara

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.