TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Relawan: Anies Bakal Mundur jika Jabatannya Diperpanjang dan Pilkada Ditunda

Relawan: Anies Bakal Mundur jika Jabatannya Diperpanjang dan Pilkada Ditunda

By Joni Sitohang
1 Maret 2022
335
0
Relawan: Anies Bakal Mundur jika Jabatannya Diperpanjang dan Pilkada Ditunda

TIKTAK.ID – Relawan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Geisz Chalifa mengungkapkan bahwa Anies bakal mundur bila pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dimundurkan dan jabatan Kepala Daerah diperpanjang.

Pernyataan Geisz tersebut sekaligus untuk menanggapi wacana penundaan Pemilu 2024 bersamaan dengan perpanjangan masa jabatan presiden hingga 2027. Sebelumnya, sejumlah pihak menuding wacana itu akan diiringi penundaan Pilkada dari 2024 menjadi 2027.

“Jadi, Anies akan maju jika ada Pilkada. Namun kalau tidak ada Pilkada, maka kalau pun itu ada regulasi, dia tetap akan berhenti,” ujar Geisz melalui diskusi Total Politik, seperti dilansir Minggu (27/2/22).

Baca juga : Pakar Soal Penundaan Pemilu: Pembangkangan Terhadap Konstitusi

Pada 2020, Geisz mengakui bahwa pihaknya sempat mengusulkan Pilkada agar kembali dinormalkan dan bisa digelar pada 2022 dan 2023. Akan tetapi, dia mengatakan wacana tersebut menguap usai memperoleh dukungan dari sejumlah partai di Senayan, seperti PKS, Golkar, PAN, hingga Gerindra.

Kemudian dengan gugurnya wacana itu, maka Anies dipastikan bakal lengser pada Oktober 2022 mendatang. Bersama ratusan Kepala Daerah lain, posisi Anies nantinya digantikan oleh penjabat ASN yang ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Saya ditanya, saya lupa dari media mana, saya jawab kalau Anies akan selesai 2022, dan tidak, tidak akan memperpanjang jabatannya apabila itu tidak melalui mekanisme Pilkada,” tegas Geisz.

Baca juga : Aturan TOA Dinarasikan Anti Azan, Putri Gus Dur: Indonesia Darurat Logika

Menurut Geisz, pihaknya menolak gagasan penundaan Pemilu 2024. Sebab, dia mengklaim wacana itu berarti pengkhianatan terhadap demokrasi.

“Saya katakan terbuka saja, mereka yang menyatakan perpanjangan (masa jabatan) presiden merupakan pengkhianat Reformasi, pengkhianat demokrasi,” tegas Geisz.

Untuk diketahui, Perkumpulan untuk Pemilu dan Demorkasi (Perludem) menduga wacana penundaan Pemilu 2024 bakal diiringi tawaran perpanjangan masa jabatan Kepala Daerah yang habis pada 2022 dan 2024.

Baca juga : PDIP Usul Pemilu 2024 Proporsional Tertutup: Hanya Pilih Parpol

Dugaan itu bukan tidak mungkin, supaya wacana penundaan Pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden mendapat dukungan dari semua pihak. Dengan skenario tersebut, Perludem lantas menduga Pilkada bisa saja diundur hingga 2027.

“Bisa saja diberi gula-gula, oke untuk Kepala Daerah juga diperpanjang, hingga kemudian Pilkada serentaknya terlaksana. Bisa saja misalnya diundur hingga 2027 atau 2026,” terang anggota Dewan Pembina Perludem, Titi Anggraini.

TagsAniesPemilu 2024

Related articles More from author

  • PPP Kepincut Koalisi dengan PDIP, Lalu Bagaimana Nasib KIB?
    Nasional

    PPP Kepincut Koalisi dengan PDIP, Lalu Bagaimana Nasib KIB?

    8 Maret 2023
    By Joni Sitohang
  • Anies Minta Menkeu Cairkan Dana Piutang DKI, Gerindra Ngegas: Pencitraan, Kan Ada Duit Formula E
    Nasional

    Anies Minta Menkeu Cairkan Dana Piutang DKI, Gerindra Ngegas: Pencitraan, Kan Ada Duit Formula E

    5 April 2020
    By Joni Sitohang
  • Anies Nilai Pertemuan Paloh-Prabowo Baik Meski Tak Ada Pembahasan Khusus
    Nasional

    Anies Nilai Pertemuan Paloh-Prabowo Baik Meski Tak Ada Pembahasan Khusus

    25 Maret 2024
    By Joni Sitohang
  • SBY Sebut Pergantian Sistem Pemilu Bisa Bikin 'Chaos' Politik, Budiman Sudjatmiko: Berlebihan
    Nasional

    SBY Sebut Pergantian Sistem Pemilu Bisa Bikin ‘Chaos’ Politik, Budiman Sudjatmiko: Berlebihan

    31 Mei 2023
    By Joni Sitohang
  • Survei Algoritma Soal Pilpres 2024: Pemilih Jokowi Cenderung Pilih Ganjar
    Nasional

    Survei Algoritma Soal Pilpres 2024: Pemilih Jokowi Cenderung Pilih Ganjar

    30 Juni 2023
    By Joni Sitohang
  • Gerindra dan Demokrat Beda Pendapat Soal Pemilu 2024
    Nasional

    Gerindra dan Demokrat Beda Pendapat Soal Pemilu 2024

    30 September 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Din Syamsuddin Dipolisikan karena Dicap Radikal, Begini Pembelaan MUI
    Nasional

    RI Dicoret FIFA Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, MUI Buka Suara

  • Langgar Aturan Social Distancing di Tengah Wabah Corona, Park Gyuri Panen Kritik Pedas Publik
    Selebriti

    Langgar Aturan Social Distancing di Tengah Wabah Corona, Park Gyuri Panen Kritik Pedas Publik

  • Ekonomi Jatuh Akibat Corona, Menteri Keuangan Negara Bagian di Jerman Bunuh Diri
    Internasional

    Ekonomi Jatuh Akibat Corona, Menteri Keuangan Negara Bagian di Jerman Bunuh Diri

  • Presiden Jokowi Umumkan 4 Nama Calon Pimpinan Ibu Kota Baru, Selain Ahok Siapa Lagi?
    Nasional

    Presiden Jokowi Umumkan 4 Nama Calon Pimpinan Ibu Kota Baru, Selain Ahok Siapa Lagi?

  • Wacana Pemulangan 600 WNI eks ISIS dari Suriah ke Indonesia Tuai Pro-Kontra
    Nasional

    Wacana Pemulangan 600 WNI eks ISIS dari Suriah ke Indonesia Tuai Pro-Kontra

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.