TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Aturan TOA Dinarasikan Anti Azan, Putri Gus Dur: Indonesia Darurat Logika

Aturan TOA Dinarasikan Anti Azan, Putri Gus Dur: Indonesia Darurat Logika

By Joni Sitohang
1 Maret 2022
643
0
Aturan TOA Dinarasikan Anti Azan, Putri Gus Dur: Indonesia Darurat Logika

TIKTAK.ID – Surat Edaran Menteri Agama Nomor 05 Tahun 2022 yang mengatur penggunaan pengeras suara di masjid dan musala menimbulkan polemik. Beberapa pihak mengkritisi aturan baru yang dikeluarkan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tersebut.

Salah satu tokoh yang ikut menyoroti aturan itu yakni putri presiden keempat Republik Indonesia, Alissa Wahid. Putri sulung mendiang Abdurrahman Wahid alias Gus Dur tersebut mengomentari unggahan Kementerian Agama di Twitter, terkait aturan pengeras suara.

“Mencermati ini: Adzan tidak dibatasi, dan yang diatur adalah penggunaan TOA selain untuk adzan,” cuit Alissa, seperti dilansir Liputan6.com, Minggu (27/2/22).

Baca juga : PDIP Usul Pemilu 2024 Proporsional Tertutup: Hanya Pilih Parpol

“Kemudian dinarasikan aturan TOA ini anti adzan? Indonesia darurat logika bener nih,” imbuh Alissa.

Kemudian dalam cuitannya yang lain, Alissa mengaku tidak ada aturan azan dalam SE Menag tersebut, namun yang ada aturan selain azan.

“Gus Menteri tidak menyebut adzan sama sekali dalam interview itu, karena memang tidak diatur,” ucap Alissa.

“Anda menuding Gusmen menganalogikan suara adzan dengan anjing, dari mana ya? Yang dibahas saja bukan adzan,” balas Alissa saat menanggapi komentar warganet @jalan_alter.

Baca juga : Survei Ungkap Mayoritas Rakyat Tolak Tambah Masa Jabatan Jokowi

Lantas warganet lain bercerita dengan me-retweet cuitan Alissa Wahid. Mereka mengungkapkan, sempat protes ketika punya bayi, lantaran kaget dengan pengeras suara di masjid sebelah rumahnya.

“Pernah protes ketika punya bayi, karena sering kaget oleh TOA masjid sebelah rumah. Alhamdulillah besoknya takmir langsung benerin volume TOA, jadi lebih kenceng dari sebelumnya,” kata warganet @iwakmangut.

Alissa pun menanggapi curhatan warganet itu. Dia menyatakan sudah lebih dari lima orang yang curhat mengenai hal sama.

Baca juga : Isu Pemilu 2024 Ditunda Mencuat, MUI: Fatwa Ulama Presiden Maksimal 2 Periode

“Ini sudah saya denger dari 5 orang lebih, protes pengeras suara masjid, tapi malah dikencengin. Teman saya protes karena orangtuanya lansia, dan ujungnya sama juga seperti njenengan,” terang Alissa.

Psikolog keluarga ini pun mengaku merasa sedih ketika membaca kisah-kisah warganet yang membalas cuitan Twitter-nya.

“Saya membaca kisah-kisah di reply ini sedih. Ini bukan hanya soal besar-kecilnya suara pengeras suara di masjid, melainkan berlaku adil versus menang-menangan karena merasa berhak, padahal misi Rasul adalah membawa keadilan sosial,” ungkapnya.

TagsAlissa WahidGus DurMenag YaqutMenteri AgamaYaqut Cholil Qoumas

Related articles More from author

  • Polemik Museum SBY Kian Runyam, Barikade Gus Dur Somasi Kader Demokrat
    Nasional

    Polemik Museum SBY Kian Runyam, Barikade Gus Dur Somasi Kader Demokrat

    21 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • GP Ansor Kutuk Tindakan Tak Manusiawi yang Menimpa Pekerja WNI di Kapal China
    Nasional

    GP Ansor Kutuk Tindakan Tak Manusiawi yang Menimpa Pekerja WNI di Kapal China

    7 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Ikut Komentari Kontroversi Menag, Muhaimin: Pemerintah Tak Usah Ngatur!
    Nasional

    Ikut Komentari Kontroversi Menag, Muhaimin: Pemerintah Tak Usah Ngatur!

    1 Maret 2022
    By Joni Sitohang
  • Polemik Perpres Investasi Miras, PA 212 Siap Turun ke Jalan
    Nasional

    Ancam Gelar Aksi Demo Berjilid-jilid, PA 212: Sampai Yaqut Dipenjara atau Dicopot

    2 Maret 2022
    By Joni Sitohang
  • Muhammadiyah: Jokowi Akan Jadi Negarawan Jika Benar-benar Komitmen Cukup Dua Periode
    Nasional

    Muhammadiyah: Jokowi Akan Jadi Negarawan Jika Benar-benar Komitmen Cukup Dua Periode

    27 Juni 2021
    By Joni Sitohang
  • Muannas Alaidid Kritik Keras MUI: Dibiayai Negara tapi Seperti Oposisi
    Nasional

    Muannas Alaidid Kritik Keras MUI: Dibiayai Negara tapi Seperti Oposisi

    9 Maret 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Sulit Kembali ke Inter, Ini Hambatan Romelu Lukaku
    Olahraga

    Sulit Kembali ke Inter, Ini Hambatan Romelu Lukaku

  • Sesalkan Penggusuran Era Ahok, Anies: Negara Harus Janji Tak Ulangi Peristiwa di Bukit Duri
    Nasional

    Sesalkan Penggusuran Era Ahok, Anies: Negara Harus Janji Tak Ulangi Peristiwa di Bukit Duri

  • Film ‘Satria Dewa: Gatotkaca' Akan Tayang di Amerika dan Kanada
    Selebriti

    Film ‘Satria Dewa: Gatotkaca’ Akan Tayang di Amerika dan Kanada

  • Kalau Ziarah Kubur Dilarang, Biar Adil Fadli Zon Tuntut Anies juga Tutup Mal
    Nasional

    Kalau Ziarah Kubur Dilarang, Biar Adil Fadli Zon Tuntut Anies juga Tutup Mal

  • TIKTAK.ID - Balas Perlakuan Washington, Duterte Larang Dua Senator AS Masuk Filipina
    Internasional

    Balas Perlakuan Washington, Duterte Larang Dua Senator AS Masuk Filipina

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.