TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Ternyata Popularitas dan Elektabilitas dalam Politik Berbeda, Berikut Penjelasannya

Ternyata Popularitas dan Elektabilitas dalam Politik Berbeda, Berikut Penjelasannya

By Joni Sitohang
23 November 2022
624
0
Ternyata Popularitas dan Elektabilitas dalam Politik Berbeda, Berikut Penjelasannya

TIKTAK.ID – Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, marak lembaga survei yang merilis tingkat popularitas dan elektabilitas kandidat calon presiden dan wakil presiden. Umumnya, survei melibatkan responden yang sudah punya hak suara, lalu ditanyai soal tokoh tertentu.

Seperti dilansir CNN Indonesia, popularitas dan elektabilitas bukan hal yang sama. Keduanya memiliki perbedaan, namun senantiasa berkaitan dalam konteks politik.

Dalam politik, popularitas merupakan tingkat keterkenalan tokoh atau partai tertentu di mata publik. Popularitas pun bisa berarti sejauh mana atau seberapa banyak publik mengetahui tokoh atau partai politik tertentu.

Baca juga : Elektabilitas Anies-AHY Paling Tinggi di Survei Teranyar Voxpol Center

Jadi, popularitas yang tinggi tidak selalu membuat seorang tokoh atau sebuah partai politik berpotensi memperoleh banyak suara di pemilihan umum. Contohnya, ada tokoh politik yang dikenal luas oleh masyarakat akibat suatu kasus. Popularitas yang tinggi akibat kasus tersebut justru mampu membuat tingkat keterpilihan atau elektabilitasnya menurun.

Mengutip Tempo.co dari publikasi Dinamika Komunikasi Politik Menjelang Pemilu 2014, meski terkait erat, tapi popularitas dan elektabilitas berjalan sendiri-sendiri. Pasalnya, faktor yang paling memengaruhi kemenangan tokoh yakni iklan politik. Iklan politik dinilai punya pengaruh bila ditunjang dengan berbagai aspek. Di antaranya figur atau komunikator, pesan-pesan dan kondisi politik, sosial, serta ekonomi masyarakat.

Sementara elektabilitas adalah tingkat keterpilihan tokoh atau partai politik tertentu. Elektabilitas memang berkaitan erat dengan popularitas.

Baca juga : Soal Pilpres 2024, Sandiaga: Saya Ingin Beri Kontribusi Lebih dari Menteri Pariwisata

Orang atau partai yang memiliki popularitas rendah, maka biasanya juga punya elektabilitas yang rendah, lantaran tidak banyak publik yang mengetahuinya. Begitu pula sebaliknya, elektabilitas yang tinggi biasanya berasal dari popularitas yang tinggi.

Artinya, elektabilitas juga dapat diartikan sejauh mana masyarakat mau memilih tokoh atau partai politik tertentu. Akan tetapi, hal itu tentu didasari wawasan mengenai tokoh atau partai politik tersebut.

Mengutip dari publikasi Akuntabilitas Partai Politik dan Elektabilitas Partai Politik, elektabilitas berhubungan dengan kemampuan kandidat untuk memengaruhi persepsi dari para pemilih untuk memilih dirinya.

Baca juga : BNPT Wanti-wanti Ancaman Gerakan Radikal Jelang Pilpres 2024

Umumnya, seorang yang populer memiliki elektabilitas yang tinggi, didukung ekspose dari media. Itulah sebabnya banyak partai politik ataupun politikus yang berusaha meningkatkan elektabilitas menjelang pemilihan umum, supaya dapat memenuhi kriteria keterpilihan dan popularitas yang tinggi.

TagsElektabilitasPemilu 2024Pilpres 2024Popularitas

Related articles More from author

  • Sebut Anies Layak Jadi Presiden, AFPI Jabar: Gaya Memimpin Meniru Rasulullah
    Nasional

    Sebut Anies Layak Jadi Presiden, AFPI Jabar: Gaya Memimpin Meniru Rasulullah

    9 Februari 2022
    By Joni Sitohang
  • Klaim Sikapnya Tolak Israel Tak Terkait Kepentingan Elektoral, Ganjar: Ini Sikap Ideologis Konstitusional
    Nasional

    Klaim Sikapnya Tolak Israel Tak Terkait Kepentingan Elektoral, Ganjar: Ini Sikap Ideologis Konstitusional

    6 April 2023
    By Joni Sitohang
  • Pilkada Serentak 2024, Masa Jabatan Anies Baswedan Bisa Diperpanjang
    Nasional

    Anies Enggan Bahas Pilpres 2024 Meski Jabatan Gubernur DKI Sisa Setahun

    5 September 2021
    By Joni Sitohang
  • Berpeluang Jadi Cawapres Prabowo, Ternyata Gibran Belum Urus SKCK di Polda Jateng
    Nasional

    Berpeluang Jadi Cawapres Prabowo, Ternyata Gibran Belum Urus SKCK di Polda Jateng

    22 Oktober 2023
    By Joni Sitohang
  • Partai ini Sebut Jokowi Sudah Ketok Palu Jadwal Pelaksanaan Pemilu 2024
    Nasional

    Partai ini Sebut Jokowi Sudah Ketok Palu Jadwal Pelaksanaan Pemilu 2024

    22 September 2021
    By Joni Sitohang
  • TKN Tunjuk Ridwan Kamil Pimpin TKD Prabowo-Gibran Jawa Barat
    Nasional

    TKN Tunjuk Ridwan Kamil Pimpin TKD Prabowo-Gibran Jawa Barat

    20 November 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Jurus Sovereign Wealth Fund Jokowi
    Nasional

    SWF: Jurus Sakti Terbaru Jokowi Kuatkan Ekonomi dan Sumber Dana Pembangunan

  • Proyek Food Estate Jokowi di Sumut Sudah Panen Bawang
    Nasional

    Proyek Food Estate Jokowi di Sumut Sudah Panen Bawang

  • Tokoh Papua Desak Jokowi Batalkan Cap 'Teroris' KKB
    Nasional

    Tokoh Papua Desak Jokowi Batalkan Cap ‘Teroris’ KKB

  • Optimis Corona Teratasi, Anies: Warga Jakarta adalah Orang-Orang Tangguh
    Nasional

    Anies Mulai Blak-blakan Keluhkan Kebijakan Pemerintah Pusat yang Tak Konsisten dan Bahayakan Nyawa Rakyat

  • Cerita Ahok Kala Jadi Gubernur: Dicap Tak Manusiawi Lantaran Tertibkan Bangunan Liar untuk Normalisasi
    Nasional

    Ahok Dilindungi 2 Sosok Mengenakan Atribut Perang Bawa Tombak dan Pedang

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.