TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Prabowo Teken KUHAP Baru Jadi UU Nomor 20 Tahun 2025

Prabowo Teken KUHAP Baru Jadi UU Nomor 20 Tahun 2025

By Johan Arif
5 Januari 2026
0
0
Prabowo Teken KUHAP Baru Jadi UU Nomor 20 Tahun 2025

TIKTAK.ID – Presiden Prabowo Subianto diketahui telah meneken Undang-Undang tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (UU KUHAP) pada 17 Desember 2025.

“Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP),” terang akun Instagram resmi Kementerian Sekretariat Negara RI (@kemensetneg.ri), pada Selasa (30/12/25), seperti dilansir Kompas.com.

Dokumen digital UU Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP versi terbaru tersebut sudah tersedia di situs web Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Kemensetneg.

Baca juga : Ini Alasan Prabowo Ingin Ada Lembaga Baru untuk Percepatan Pembangunan Rumah

“Pembaruan hukum acara pidana ini bertujuan menciptakan supremasi hukum, menjamin hak semua pihak dalam proses peradilan pidana, serta mewujudkan sistem peradilan pidana terpadu yang memperkuat fungsi, tugas, dan wewenang aparat penegak hukum supaya selaras dengan perkembangan ketatanegaraan dan kemajuan teknologi informasi,” jelas Kemensetneg.

KUHAP termutakhir tersebut disahkan dan diundangkan pada 17 Desember 2025, mencabut UU Nomor 8 Tahun 1981 tentang KUHAP alias KUHAP versi lama.

“Bahwa Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana sudah tak sesuai dengan perubahan sistem ketatanegaraan, perkembangan hukum dalam masyarakat, dan kemauan teknologi informasi, sehingga perlu diganti,” begitu bunyi poin d dalam bagian “menimbang” di UU Nomor 20 Tahun 2025 ini.

Baca juga : Jaksa Agung Klaim Rp6,6 Triliun yang Diserahkan ke Negara Bukan Hasil Pinjaman

Sebelumnya, DPR telah mengesahkan RUU KUHAP menjadi UU KUHAP dalam rapat paripurna, pada Selasa (18/11/25) lalu. Keputusan itu diambil dalam rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPR, Puan Maharani, usai mendengar laporan Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman.

Ketika itu, seluruh peserta rapat paripurna kompak menyatakan “Setuju” terhadap pengesahan RUU KUHAP tersebut. KUHAP bersama KUHP sendiri baru akan berlaku pada 2 Januari 2026 mendatang.

Di sisi lain, sejumlah akademikus hukum pidana dan kriminologi sempat meminta Prabowo menimbang ulang pemberlakuan revisi KUHAP. Melalui pernyataan resminya, 57 guru besar dan dosen dari berbagai universitas di Tanah Air tersebut menganggap ketentuan peralihan dalam KUHAP baru problematik dan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum.

Baca juga : KPK Ungkap Alasan Setop Kasus Tambang Rp2,7 T Meski Sudah Tetapkan Tersangka

“Aturan peralihan itu mengatur perkara yang sudah dilimpahkan ke pengadilan akan diperiksa berdasarkan KUHAP saat ini. Namun jika perkara dilimpahkan, tapi pemeriksaan terdakwa belum dimulai hingga KUHAP Baru berlaku, maka pemeriksaan dilakukan berdasarkan KUHAP Baru,” ungkap perwakilan dosen, Fachrizal Afandi, pada Selasa (30/12/25), mengutip Tempo.co.

Menurut Fachrizal, adanya dua rezim hukum yang berjalan bersamaan itu berpotensi menciptakan ketidaksinkronan serta ketidakpastian hukum. Dia menilai kondisi ini bisa menyebabkan lumpuhnya fungsi peradilan.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

TagsKUHAPPrabowoUU Nomor 20 Tahun 2025

Related articles More from author

  • Politisi PDIP Sebut Jokowi Bakal Ganti Airlangga hingga Prabowo
    Nasional

    Politisi PDIP Sebut Jokowi Bakal Ganti Airlangga hingga Prabowo

    20 Agustus 2022
    By Joni Sitohang
  • Menimbang Peluang Prabowo vs Anies Bila Berhadapan di Pilpres 2024
    Nasional

    Wow! Hasil Survei Terbaru Prabowo Keok Lawan Anies Baswedan

    23 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • Prabowo Ngaku Belum Terima Surat Pamit Sandiaga Mundur dari Gerindra
    Nasional

    Prabowo Ngaku Belum Terima Surat Pamit Sandiaga Mundur dari Gerindra

    27 April 2023
    By Joni Sitohang
  • Survei Indopol Yogyakarta: Elektabilitas Ganjar Tertinggi, Anies Peringkat 4
    Nasional

    Survei Indopol Yogyakarta: Elektabilitas Ganjar Tertinggi, Anies Peringkat 4

    4 Juli 2021
    By Joni Sitohang
  • M Qodari Pakai Kaus 'Jokowi-Prabowo 2024' di Mata Najwa, Demi Apa?
    Nasional

    M Qodari Pakai Kaus ‘Jokowi-Prabowo 2024’ di Mata Najwa, Demi Apa?

    22 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • Disarankan Pindah Partai, Pengamat Sebut Fadli Zon Bisa Perkuat Partai Ummat
    Nasional

    Singgung Jasa Prabowo, Pengamat Ingatkan Anies Soal Etika Jelang Pilpres 2024

    1 Agustus 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Jelang Rapimnas Gerindra, Prabowo: Saya Siap Terima Tugas Suci jika Dicalonkan
    Nasional

    Jelang Rapimnas Gerindra, Prabowo: Saya Siap Terima Tugas Suci jika Dicalonkan

  • Kedubes Jerman Datangi Kantor FPI, Ada Maksud Politis?
    Nasional

    Kedubes Jerman Datangi Kantor FPI, Ada Maksud Politis?

  • Ganjar Deklarasi Oposisi, Politikus PDIP: Tak Wakili Partai
    Nasional

    Ganjar Deklarasi Oposisi, Politikus PDIP: Tak Wakili Partai

  • Majelis Hukum dan HAM Muhammadiyah Dampingi Din Syamsudin Perkarakan GAR ITB yang Menuduhnya Radikal
    Nasional

    Majelis Hukum dan HAM Muhammadiyah Dampingi Din Syamsudin Perkarakan GAR ITB yang Menuduhnya Radikal

  • TIKTAK.ID - Review Realme C3: Mulai Desain, Baterai, Performa, Triple Camera dan Layar
    Teknologi

    Review Realme C3: Mulai Desain, Baterai, Performa, Triple Camera dan Layar

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.