TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Tips & Tutorial
Home›Tips & Tutorial›Ramai Istilah Stunting, Ini Penjelasan Kepala BKKBN

Ramai Istilah Stunting, Ini Penjelasan Kepala BKKBN

By Hendra Setiawan
6 Desember 2022
488
0
Ramai Istilah Stunting, Ini Penjelasan Kepala BKKBN

TIKTAK.ID – Belakangan ini istilah “stunting” ramai diperbincangkan di media sosial. Hal itu berawal dari influencer Gitasav yang merespons komentar hujatan seorang warganet dengan tudingan stunting karena dinilai lamban berpikir. Lantas apa sebenarnya penyebab stunting, dan benarkah dapat membuat seseorang lamban dalam berpikir?

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dr Hasto Wardoyo, SpOG menyatakan bahwa stunting merupakan kondisi gagal tumbuh.

Selanjutnya, dr Hasto menyebut orang dengan stunting pasti punya fisik yang pendek, dibarengi kecerdasan intelektual yang rendah, dan kualitas sistem tubuh yang lemah.

Namun demikian, dr Hasto menilai tak sepatutnya stunting dijadikan bahan olokan untuk merendahkan orang lain. Selain itu, dr Hasto mengatakan tidak serta-merta orang yang pendek dapat disimpulkan stunting.

“Pendek itu belum tentu stunting, jadi orang yang tidak cerdas juga belum tentu stunting. Stunting itu ada ciri tersendiri, kompleks tersendiri. Jadi secara ilmiah, tidak benar juga kalau orang kemudian secara spontan (mengatakan) ‘oh kamu stunting’,” ujar dr Hasto, seperti dilansir detikcom, pada Senin (28/11/22).

Menurut dr Hasto, ada tiga penyebab stunting. Berikut ini penjelasannya:

  1. Suboptimal Health

Pada kondisi tersebut, seorang bayi sering sakit-sakitan di usia 1.000 hari pertama pascakelahiran, atau di umur di bawah dua tahun. Hal ini berisiko mengalami pertumbuhan yang kurang sukses.

  1. Suboptimal Nutritional

“Dalam 1.000 hari kehidupan pertama atau usia dua tahun kurang itu barangkali sering tidak memperoleh protein hewani dan makanan yang cukup. Mungkin ASI-nya enggak cukup, termasuk saat hamil mungkin ibunya kurang mendapatkan nutrisi atau ibunya anemia, dan seterusnya. Hal seperti itu yang bisa menjadi penyebab,” ungkap dr Hasto.

  1. Parenting

Dalam hal ini, pemenuhan kebutuhan nutrisi anak dipengaruhi pola asuh orang tua. Hal itu berarti anak yang kurang mendapatkan perhatian, maka berisiko tidak bahagia. Imbasnya, anak pun menjadi sulit makan dan berisiko mengalami stunting.

“Ketika orang tidak happy, anak tidak happy, maka jangan harapkan bisa makan banyak. Jadi kalau anak diancam ‘ayo kalau tidak makan nanti disuntik’ itu kan contoh yang tidak bagus,” jelas dr Hasto.

TagsBadan Kependudukan dan Keluarga Berencana NasionalBKKBNdr Hasto WardoyostuntingTips Kesehatan

Related articles More from author

  • Makanan dan Minuman ini Cocok Dikonsumsi Saat Perut Kosong di Pagi Hari
    Tips & Tutorial

    Makanan dan Minuman ini Cocok Dikonsumsi Saat Perut Kosong di Pagi Hari

    13 April 2020
    By Hendra Setiawan
  • Waspadai Beberapa Masalah Kesehatan Akibat Stres
    Tips & Tutorial

    Waspadai Beberapa Masalah Kesehatan Akibat Stres

    15 Maret 2020
    By Hendra Setiawan
  • Perlu Dipahami, Berikut Perbedaan Alergi, Flu, dan Corona
    Tips & Tutorial

    Perlu Dipahami, Berikut Perbedaan Alergi, Flu, dan Corona

    25 Maret 2020
    By Hendra Setiawan
  • Garam Himalaya Makin Populer di Indonesia, Benarkah Lebih Sehat Ketimbang Garam Biasa?
    Tips & Tutorial

    Garam Himalaya Makin Populer di Indonesia, Benarkah Lebih Sehat Ketimbang Garam Biasa?

    22 November 2020
    By Hendra Setiawan
  • Seberapa Efektif Face Shield untuk Cegah Corona?
    Tips & Tutorial

    Seberapa Efektif Face Shield untuk Cegah Corona?

    8 Juni 2020
    By Hendra Setiawan
  • Obesitas Ternyata Bisa Lemahkan Daya Ingat Anak
    Tips & Tutorial

    Obesitas Ternyata Bisa Lemahkan Daya Ingat Anak

    5 Januari 2020
    By Hendra Setiawan

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Dibanding-bandingkan dengan Jokowi, Gerindra DKI Bela Anies: Jokowi Tak Selesaikan Tugas Gubernur
    Nasional

    Gak Nyangka! Ternyata Jokowi Sudah Siapkan Skenario Terburuk Hadapi Corona

  • Huawei Luncurkan MateBook D Series, Laptop Premium Harga Terjangkau
    Teknologi

    Huawei Luncurkan MateBook D Series, Laptop Premium Harga Terjangkau

  • Kim Tae Ri Latihan Anggar 6 Bulan untuk Syuting 'Twenty Five Twenty One'
    Selebriti

    Kim Tae Ri Latihan Anggar 6 Bulan untuk Syuting ‘Twenty Five Twenty One’

  • KPK Ungkap Alasan Cecar Dito Ariotedjo Soal Kunker Jokowi di Kasus Kuota Haji
    Nasional

    KPK Ungkap Alasan Cecar Dito Ariotedjo Soal Kunker Jokowi di Kasus Kuota Haji

  • Kim Bum Dapat Tawaran Main Drama 'Ghost Doctor' Bareng Rain
    Selebriti

    Kim Bum Dapat Tawaran Main Drama ‘Ghost Doctor’ Bareng Rain

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.