TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Prancis Sebut Turki Kirim Kelompok Jihadis ke Nagorno-Karabakh

Prancis Sebut Turki Kirim Kelompok Jihadis ke Nagorno-Karabakh

By William Putra Wijaya
3 Oktober 2020
665
0
Prancis Sebut Turki Kirim Kelompok Jihadis ke Nagorno-Karabakh

TIKTAK.ID – Presiden Prancis, Emmanuel Macron pada Jumat (2/10/20) menuntut Turki menjelaskan apa yang dia sebut sebagai kedatangan kelompok jihadis di Azerbaijan dan mendesak NATO untuk menyikapi tindakan sekutunya.

“Garis merah telah dilintasi, hal yang tidak dapat diterima,” kata Macron. “Saya mendesak semua mitra NATO untuk menyikapi perilaku anggota NATO,” tulis France24.

“Tanggapan Prancis adalah meminta penjelasan Turki tentang hal ini,” katanya.

Macron berbicara setelah pertemuan puncak di Brussel di mana para pemimpin Uni Eropa setuju untuk mengancam Turki dengan sanksi atas pengeboran gas yang dilakukannya di perairan Siprus.

Tetapi pemimpin Prancis itu juga marah dengan kejadian di Nagorno-Karabakh yang disengketakan, di mana telah terjadi pertempuran sengit antara pasukan Armenia dan Azerbaijan.

Dia menuduh bahwa laporan intelijen telah menetapkan ada 300 pejuang Suriah yang ditarik dari “kelompok-kelompok jihadis” dari kota Aleppo di Suriah telah melewati kota Gaziantep di Turki dan kini dalam perjalanan ke Azerbaijan.

“Para pejuang ini dikenal, dilacak dan diidentifikasi,” katanya, seraya menambahkan bahwa dia akan memanggil Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan “dalam beberapa hari mendatang”.

Armenia menuduh Turki mengirim tentara bayaran untuk mendukung sekutunya Azerbaijan dan pada Senin kemarin, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris mengatakan Ankara telah mengirim setidaknya 300 proxy dari Suriah utara ke Azerbaijan.

Macron minggu ini mengutuk apa yang dia sebut sebagai pernyataan Turki yang “sembrono dan berbahaya” yang mendukung Azerbaijan.

Jika apa yang dituduhkan Presiden Prancis Emanual Macron bahwa Turki mengirim tentara bayaran dari kelompok di Suriah, maka ini artinya Turki telah terlibat dalam sengketa di sejumlah negara. Yaitu di Suriah, Libya, Irak, dan kini di Nagorno-Karabakh.

Nagorno-Karabakh, wilayah pemisahan etnis mayoritas Armenia di Azerbaijan, mendeklarasikan kemerdekaan setelah jatuhnya Tirai Besi, memicu perang di awal 1990-an yang merenggut 30.000 jiwa.

Wilayah itu tidak diakui sebagai negara merdeka oleh negara mana pun, termasuk Armenia, dan pembicaraan untuk menyelesaikan konflik sebagian besar terhenti sejak perjanjian gencatan senjata pada 1994.

TagsAzerbaijanEmmanuel MacronKarabakhKelompok JihadisNagornoNATOPrancisPresiden PrancisTurki

Related articles More from author

  • Penampar Presiden Prancis Mengaku Tak Menyesal
    Internasional

    Penampar Presiden Prancis Mengaku Tak Menyesal

    13 September 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Dianggap Tersangkut Pembunuhan Jamal Khashoggi, Prancis Tolak Pangeran Saudi Kunjungi Istananya di Paris
    Internasional

    Dianggap Tersangkut Pembunuhan Jamal Khashoggi, Prancis Tolak Pangeran Saudi Kunjungi Istananya di Paris

    11 Maret 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Amerika Simulasi Perang Nuklir Lawan Rusia, Pertanda Apa?
    Internasional

    Amerika Simulasi Perang Nuklir Lawan Rusia, Pertanda Apa?

    26 Februari 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Cara Membuat French Toast Pisang Karamel untuk Menu Sarapan Keluarga
    Kuliner

    Cara Membuat French Toast Pisang Karamel untuk Menu Sarapan Keluarga

    5 Juli 2021
    By
  • Presiden Prancis Perintahkan Selidiki Kasus Spyware Pegasus
    Internasional

    Presiden Prancis Perintahkan Selidiki Kasus Spyware Pegasus

    22 Juli 2021
    By William Putra Wijaya
  • Kecam Amerika dan NATO soal Pembantaian di Palestina, MUI Berharap PBB dan OKI Beri Solusi
    Nasional

    Kecam Amerika dan NATO soal Pembantaian di Palestina, MUI Berharap PBB dan OKI Beri Solusi

    13 November 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Hikmahanto Juwana Mengatakan Soal Natuna Cobaan Soliditas Kabinet Jokowi
    Nasional

    Natuna, Ujian Bagi Soliditas Kabinet Baru Jokowi

  • Nasional

    MUI: Banyak Pihak di Tanah Air Sangat Rindukan Habib Rizieq

  • Ditemani Cak Imin Saat Daftarkan Gerindra ke KPU, Ini yang Dibicarakan Prabowo
    Nasional

    Ditemani Cak Imin Saat Daftarkan Gerindra ke KPU, Ini yang Dibicarakan Prabowo

  • TIKTAK.ID - Jokowi inginkan sistem senjata AWS, mesin pembunuh otomatis yang masih dianggap kontroversial
    Nasional

    Jokowi Inginkan Sistem Senjata AWS, Mesin Pembunuh Otomatis yang Dianggap Kontroversial

  • AS Batalkan Pertemuan Blinken dan Lavrov
    Internasional

    AS Batalkan Pertemuan Blinken dan Lavrov

Artikel Terbaru

  • Putin Konfirmasi Dialog Rusia-AS-Ukraina Digelar di Abu Dhabi Pekan Depan 7 November 2026
  • Senyum Bahlil Usai Ditelepon Prabowo di Tengah Pidato Gubernur Maluku 7 November 2026
  • KDM Soroti Kasus Jari Karyawati di Cikarang Putus Terjepit Mesin 7 November 2026
  • DKPP Terima 5 Aduan Terhadap KPU Terkait Syarat Pencalonan Gibran 7 November 2026
  • Politikus NasDem dan Demokrat Bakal Berebut Kursi Wagub Sulbar 7 November 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (103)
  • Keuangan (25)
  • Kuliner (1,071)
  • Nasional (8,062)
  • Olahraga (1,148)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,322)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.