TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Pengamat Sebut Pengadaan Gorden Anggota DPR Senilai 48 Miliar Tak Masuk Akal

Pengamat Sebut Pengadaan Gorden Anggota DPR Senilai 48 Miliar Tak Masuk Akal

By Joni Sitohang
31 Maret 2022
464
0

TIKTAK.ID – Pengamat politik dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun menyoroti rencana proyek pengadaan gorden rumah dinas (Rumdin) anggota DPR. Ubedilah menilai alasan pengadaan gorden sebesar Rp48 miliar untuk 505 unit rumah dinas itu tidak masuk akal.

“Harga gorden untuk satu rumah mencapai Rp90 juta juga saya menilai tidak masuk akal. Bagaimana rasionalisasinya harga gorden satu rumah sebesar Rp90 juta untuk rumah yang jarang ditempati?” ucap Ubedilah, seperti dilansir Republika, Rabu (30/3/22).

Kemudian Ubedilah mengatakan alasan gorden sudah 10 tahun lebih tidak diganti juga tidak masuk akal. Sebab, dia menyebut gorden itu termasuk kain yang tahan rusak lantaran jarang disentuh manusia.

Baca juga : Soal Pemanggilan Andi Arief, Demokrat Desak KPK Profesional dan Tak Jadi Alat Politik untuk Tekan Oposisi

“Pembelian gorden untuk rumah jabatan anggota DPR itu memenuhi indikator sia-sia. Hal itu buang-buang uang saja di tengah banyak rakyat yang sengsara. Apalagi berdasarkan informasi yang saya dapat, tidak sedikit rumah jabatan anggota DPR itu jarang ditempati atau tidak ditempati,” terang Ubedilah.

Ubedilah pun menuding anggota DPR sudah kehilangan empatinya pada rakyat banyak. Dia juga menganggap rencana pengadaan gorden tersebut telah melukai hati rakyat.

“Uang Rp48,7 miliar yang digunakan untuk membeli gorden rumah jabatan anggota DPR itu lebih baik digunakan untuk membantu rakyat kecil yang saat ini sedang susah hidupnya,” kata Ubedilah.

Baca juga : NasDem-Demokrat Bertemu, Benarkah Bahas Duet Anies-AHY di 2024?

Ubedilah menegaskan bahwa pembelian gorden rumah jabatan anggota DPR sangat tidak perlu dan tidak mendesak. Pasalnya, kata Ubedilah, tidak akan ada masalah bila gordennya tidak diganti.

“Apakah gara-gara gorden yang tidak diganti, kemudian anggota DPR tidak bisa tidur?” sergahnya.

Sementara itu, wacana pengadaan gorden tersebut rupanya tidak didukung penuh oleh anggota Dewan. Sejumlah perwakilan fraksi berpendapat pengadaan itu tidak urgen dan bisa disalurkan ke hal lain yang lebih penting.

Baca juga : Partai Berkarya Pimpinan Tommy Soeharto Tak Diakui Pemerintah

“Lebih baik anggaran Rp90 juta itu untuk hal yang lain lah. Soal gorden rumah itu kan tidak urgen, karena gorden rumah yang ada masih bisa layak digunakan,” ungkap Sekretaris Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Ahmad Baidowi saat dihubungi, Selasa (29/3/22), mengutip Kompas.com.

TagsDPRPengadaan Gorden

Related articles More from author

  • Isi Surat Jokowi ke DPR: Gabungkan 2 Kementerian Lama, Bentuk 1 Kementerian Baru
    Nasional

    Isi Surat Jokowi ke DPR: Gabungkan 2 Kementerian Lama, Bentuk 1 Kementerian Baru

    10 April 2021
    By Johan Arif
  • TIKTAK.ID - Kala Nadiem Makarim 'Ngajarin' Anggota Dewan Perwakilan Rakyat
    Nasional

    Kala Nadiem Makarim ‘Ngajarin’ Anggota Dewan Perwakilan Rakyat

    15 Desember 2019
    By Rusli Qomar
  • NasDem Respons Soal Permintaan Agar DPR Periksa Jokowi
    Nasional

    NasDem Respons Soal Permintaan Agar DPR Periksa Jokowi

    12 Juni 2023
    By Joni Sitohang
  • Ternyata ini Alasan Jokowi Bakal Anugerahi Gatot Nurmantyo Penghargaan Bintang Mahaputera
    Nasional

    Ternyata ini Alasan Jokowi Bakal Anugerahi Gatot Nurmantyo Penghargaan Bintang Mahaputera

    5 November 2020
    By Joni Sitohang
  • UU Cipta Kerja Jokowi Ditolak Buruh, Rupiah Jadi Nomor 1
    Nasional

    UU Cipta Kerja Jokowi Ditolak Buruh, Rupiah Jadi Nomor 1

    13 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • PDIP Lapor Polisi Usai Heboh Coretan 'Open BO' di Baliho Puan
    Nasional

    PDIP Lapor Polisi Usai Heboh Coretan ‘Open BO’ di Baliho Puan

    29 Juli 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Dihadang Krisis Akibat Pandemi, Bagaimana Perkembangan Infrastruktur Jokowi?
    Nasional

    Dihadang Krisis Akibat Pandemi, Bagaimana Perkembangan Infrastruktur Jokowi?

  • Soal Kades Dukung Jokowi 3 Periode, PDIP: Kalau Orangnya Mau Ya Boleh
    Nasional

    Soal Kades Dukung Jokowi 3 Periode, PDIP: Kalau Orangnya Mau Ya Boleh

  • Ini Spesifikasi dan Harga Ponsel Gaming Black Shark 4
    Teknologi

    Ini Spesifikasi dan Harga Ponsel Gaming Black Shark 4

  • Paul Pogba Loyo, Pelatih: Terpengaruh Situasi di Manchester United
    Olahraga

    Paul Pogba Loyo, Pelatih: Terpengaruh Situasi di Manchester United

  • Petinggi Khilafatul Muslimin Ditangkap Polisi, Kinerja BPIP Dipertanyakan
    Nasional

    Petinggi Khilafatul Muslimin Ditangkap Polisi, Kinerja BPIP Dipertanyakan

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.