TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Pengamat: Program Makan Bergizi Gratis Berpotensi Timbulkan Masalah Baru

Pengamat: Program Makan Bergizi Gratis Berpotensi Timbulkan Masalah Baru

By Joni Sitohang
7 Januari 2025
219
0
Pengamat: Program Makan Bergizi Gratis Berpotensi Timbulkan Masalah Baru

TIKTAK.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi andalan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka resmi dimulai pada hari ini di 26 provinsi.

Menurut pengamat kebijakan publik PH&H Public Policy Interest Group, Agus Pambagio, Makan Bergizi Gratis bisa saja berandil pada penurunan kasus stunting dan kemiskinan ekstrem. Tapi dia mengatakan program ini terlalu tergesa-gesa dilaksanakan, sehingga berpotensi menimbulkan masalah baru di masa mendatang.

“Program ini niatnya memang baik, untuk ketahanan pangan, untuk anak-anak, dan mempersiapkan SDM yang handal menuju Indonesia Emas di 2045,” ujar Agus, seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Baca juga : 3 Anggota TNI AL Jadi Tersangka Kasus Penembakan Bos Rental Mobil

Agus memaparkan, salah satu persoalannya adalah program MBG tak punya payung hukum yang kuat dan hanya berlandaskan Peraturan Presiden (Perpres). Ia menyatakan program berskala nasional dengan anggaran jumbo ini seharusnya diatur melalui undang-undang.

“Ini program bagus, namun mencemaskan. Sebab, pertama, underlying hukumnya tidak kuat, hanya Perpres. Padahal banyak pelaksanaan yang harusnya diatur,” ucap Agus.

Agus menganggap dasar hukum itu sangat penting karena Pemerintah Pusat tidak sepenuhnya menanggung anggaran Makan Bergizi Gratis, namun juga meminta bantuan atau urunan dari Pemerintah Daerah. Dia menilai tidak semua Pemerintah Daerah memiliki kemampuan yang sama untuk menyelenggarakan Makan Bergizi Gratis.

Baca juga : Pj Gubernur Teguh Setyabudi Hadirkan 6 Eks Gubernur Jakarta, Ini Kata Pengamat

“Seberapa jauh Pemerintah Daerah dapat ikut membantu karena underlying hukumnya tidak kuat, hanya Perpres. Sedangkan dari Menteri Dalam Negeri juga belum terlihat, petunjuk pelaksanaan dan teknisnya seperti apa,” tutur Agus.

Agus menjelaskan, tanpa aturan yang jelas, maka publik akan bertanya-tanya mengenai pengawasan program MBG ini. Dia mencontohkan, bila terjadi keracunan makanan atau reaksi alergi dari penerima manfaat, maka siapa yang akan bertanggung jawab dan bagaimana mekanisme penanganan kesehatan jika sewaktu-waktu terjadi keracunan makanan?

“Bagaimana caranya mencegah agar hal ini tidak bermasalah. Adakah program mitigasi yang telah disiapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) atau Kantor Staf Presiden (KSP), dan apa bentuknya,” imbuh Agus.

Baca juga : Anggota DPR Desak Penggunaan Senjata Api di TNI Diperketat

Di sisi lain, Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah menegaskan, tanpa aturan yang kuat, program MBG bakal memberikan celah bagi siapa pun untuk melakukan penyelewengan dana dan penipuan.

“Bila tidak ada pengawasan berjenjang, nanti jadi seperti dana desa yang kesannya malah menjadi bancakan kalau pengawasannya tidak ketat,” terang Trubus.

TagsMakan BergiziMakan Bergizi GratisPresiden PrabowoProgram Makan BergiziProgram Makan Bergizi Gratis

Related articles More from author

  • Prabowo Minta Maaf Soal Program Makan Bergizi Gratis yang Belum Merata
    Nasional

    Prabowo Minta Maaf Soal Program Makan Bergizi Gratis yang Belum Merata

    23 Januari 2025
    By Joni Sitohang
  • Prabowo Klaim Keberhasilan MBG 99,99 Persen
    Nasional

    Prabowo Klaim Keberhasilan MBG 99,99 Persen

    8 Januari 2026
    By Johan Arif
  • Start Januari 2025, Mensesneg Minta Dimaklumi Jika Program Makan Bergizi Gratis Tak Sempurna
    Nasional

    Start Januari 2025, Mensesneg Minta Dimaklumi Jika Program Makan Bergizi Gratis Tak Sempurna

    30 Oktober 2024
    By Joni Sitohang
  • Tinggalkan Indonesia Selama 16 hari, Prabowo Kunjungi Negara Mana Saja?
    Nasional

    Tinggalkan Indonesia Selama 16 hari, Prabowo Kunjungi Negara Mana Saja?

    12 November 2024
    By Joni Sitohang
  • Nasional

    Prabowo Pimpin Ratas Bahas Isu Strategis di Kertanegara

    22 Oktober 2025
    By Johan Arif
  • 426 Siswa SMAN 1 Yogyakarta Keracunan MBG: Sakit Perut hingga Diare
    Nasional

    426 Siswa SMAN 1 Yogyakarta Keracunan MBG: Sakit Perut hingga Diare

    22 Oktober 2025
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Kunjungi KSAU, Kapolri Harap Sinergitas dari Level Atas hingga Bawah Tegakkan Disiplin Prokes Masyarakat
    Nasional

    Kunjungi KSAU, Kapolri Harap Sinergitas dari Level Atas hingga Bawah Tegakkan Disiplin Prokes Masyarakat

  • Episode Terakhir ‘Taxi Driver 2’ Cetak Rekor Tertinggi di 2023
    Selebriti

    Episode Terakhir ‘Taxi Driver 2’ Cetak Rekor Tertinggi di 2023

  • PA 212 Tak Gubris Larangan Wakil Anies Baswedan, Novel Bamukmin: Reuni Tetap Digelar
    Nasional

    Sebut Ucapan Menag Yaqut Penistaan Agama, Novel Bamukmin: Lebih Parah dari Ahok dan Sukmawati

  • Masa Tanggap Darurat Semeru Ditambah 2 Pekan, 9 Warga Masih Belum Ditemukan
    Nasional

    Masa Tanggap Darurat Semeru Ditambah 2 Pekan, 9 Warga Masih Belum Ditemukan

  • Tips Jaga Nafsu Makan Agar Tubuh Tetap Sehat Saat Pandemi
    Tips & Tutorial

    Tips Jaga Nafsu Makan Agar Tubuh Tetap Sehat Saat Pandemi

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.