TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Nilai Jokowi Tak Mampu Hadirkan Pemilu Jurdil, Kelompok Masyarakat Tuntut Pemakzulan

Nilai Jokowi Tak Mampu Hadirkan Pemilu Jurdil, Kelompok Masyarakat Tuntut Pemakzulan

By Joni Sitohang
1 Maret 2024
319
0
Nilai Jokowi Tak Mampu Hadirkan Pemilu Jurdil, Kelompok Masyarakat Tuntut Pemakzulan

TIKTAK.ID – Gerakan Aksi Rakyat Gugat Pemilu 2024 telah mendeklarasikan maklumat untuk memprotes dugaan kecurangan Pemilu yang diduga melibatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Mereka pun menuntut pemakzulan Presiden Jokowi sebagai buntut dari kecurangan tersebut.

Dalam maklumat itu, Gerakan Aksi mengaku kecewa dengan Jokowi yang dianggap tidak bisa menyelenggarakan Pemilu dengan netral, jujur dan adil. Mereka menyatakan menolak Pemilu curang pada 14 Februari 2024, menuntut semua pihak yang terlibat kecurangan ditangkap dan diadili, serta menuntut memecat semua Komisioner Komisi Pemilihan Umum atau KPU.

Selain itu, mereka mendukung aksi mahasiswa menegakkan demokrasi. Mereka turut mendesak DPR untuk menggulirkan Hak Angket dan memakzulkan Jokowi.

Baca juga : SBY-Prabowo Bertemu di Cikeas, AHY Buka Suara

Perwakilan Gerakan Aksi, Cepi Budi Muliawan mengungkapkan bahwa aspirasi utamanya adalah memprotes kecurangan Pemilu 2024. Dia menilai kecurangan Pemilu tidak hanya merugikan pasangan calon, fraksi politik, hingga partai, namun juga merugikan rakyat luas.

“Inilah yang menjadi dasar gerakan kami,” ucap Cepi di kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur, pada Sabtu (24/2/24), seperti dilansir Tempo.co.

Menurut Cepi, indikasi kecurangan itu tak hanya muncul secara administratif ataupun normatif seperti biasa terjadi dalam Pemilu, melainkan merupakan kecurangan politik. Dia menganggap kecurangan politik tidak hanya sebatas administrasi, tapi melibatkan abuse of power atau penyalahgunaan kewenangan, baik dalam urusan teknis maupun kekuasaan.

Baca juga : Ganjar Desak Hak Angket DPR, AHY Malah Respons Begini

Cepi menegaskan bahwa Komisi Pemilihan Umum atau KPU dan Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu yang mestinya menjadi pelaksana sekaligus wasit Pemilu justru terlibat dalam kecurangan itu. Dia lantas menyoroti keterlibatan para kepala desa dan para penjabat kepala daerah dalam Pemilu.

“Ini bukan hanya sekadar kecurangan administratif, namun sudah kecurangan politik,” tutur Cepi.

Cepi sendiri mengaku tak peduli siapa yang diuntungkan dari kecurangan itu, yang jelas kecurangan Pemilu sudah merugikan rakyat Indonesia.

Baca juga : Apa Mungkin Hak Angket DPR Bisa Batalkan Hasil Pemilu?

Oleh sebab itu, Cepi menuntut pemakzulan Jokowi. Dia menyatakan kecurangan Pemilu disebabkan oleh haus kuasa orang nomor satu di Indonesia tersebut. Dia juga menuding kehausan akan kekuasaan membuat Jokowi hirau dengan nepotisme dan etika.

“Masalah usai pemakzulan mau ada Pemilu ulang atau apa pun yang dipilih oleh stakeholder bangsa ini, silakan,” kata Cepi.

Cepi menyebut pemakzulan merupakan solusi, bukan lagi pilihan atau opsi.

TagsJokowiKPUPemilu 2024Pilpres 2024

Related articles More from author

  • Jabat Presiden Dua Periode, Berapa Total Harta Kekayaan Jokowi?
    Nasional

    Ternyata Tak Sedikit Parpol yang Pecah Selama Era Jokowi, Parpol Apa Saja?

    8 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Gusdurian Desak Jokowi Tarik Rem Darurat
    Nasional

    Gusdurian Desak Jokowi Tarik Rem Darurat

    27 Juni 2021
    By Joni Sitohang
  • Sri Mulyani Diisukan Ikut Mundur dari Kabinet Jokowi, Mahfud MD: Saya Enggak Ngajak-ngajak
    Nasional

    Sri Mulyani Diisukan Ikut Mundur dari Kabinet Jokowi, Mahfud MD: Saya Enggak Ngajak-ngajak

    6 Februari 2024
    By Joni Sitohang
  • Respons Soal Anomali Quick Count, Akademisi UGM: Harusnya PDIP Pecat Jokowi
    Nasional

    Respons Soal Anomali Quick Count, Akademisi UGM: Harusnya PDIP Pecat Jokowi

    23 Februari 2024
    By Joni Sitohang
  • Ngabalin: Penghambat Upaya Penanganan Covid-19 adalah 'Musuh Negara'
    Nasional

    Ngabalin: Penghambat Upaya Penanganan Covid-19 adalah ‘Musuh Negara’

    30 Juli 2021
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Luhut Bilang Tak Ada Prosedur yang Ilegal, Info Status 49 TKA China Kian Simpang Siur
    Nasional

    Luhut Bicara Strategi Dunia Industri Tanggapi Instruksi Jokowi Soal Penyiapan Skema New Normal

    25 Mei 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Xiaomi 12T Pro, Dibekali Kamera 200MP
    Teknologi

    Xiaomi 12T Pro, Dibekali Kamera 200MP

  • Usung Khofifah di Pilgub Jatim, PDIP Siap Kerja Sama dengan Gerindra
    Nasional

    Usung Khofifah di Pilgub Jatim, PDIP Siap Kerja Sama dengan Gerindra

  • Agatha Imanuela Mundur dari PBSI Home Tournament Akibat Cedera
    Olahraga

    Agatha Imanuela Mundur dari PBSI Home Tournament Akibat Cedera

  • Seorang Tentara Myanmar Nekad Membelot dan Mendukung Demonstran Anti Kudeta
    Internasional

    Seorang Tentara Myanmar Nekad Membelot dan Mendukung Demonstran Anti Kudeta

  • Arah Dukungan PSI Usai Dinakhodai Kaesang, Prabowo atau Ganjar?
    Nasional

    Arah Dukungan PSI Usai Dinakhodai Kaesang, Prabowo atau Ganjar?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.