TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Ngotot Jarah Minyak Suriah, Trump Panen Kecaman

Ngotot Jarah Minyak Suriah, Trump Panen Kecaman

By William Putra Wijaya
28 Oktober 2019
820
0
TIKTAK.ID - Pertambangan Minyak di Timur Tengah

TIKTAK.ID – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, ingin membuat kesepakatan dengan Exxon Mobil atau perusahaan minyak AS lainnya untuk mengeksplorasi ladang minyak di Suriah. Pernyataan ini disampaikan Trump saat konferensi pers tentang keberhasilan operasi pasukan khusus AS yang menyebabkan kematian pimpinan ISIS, Abu Bakar al-Baghdadi.

“Apa yang ingin saya lakukan, adalah membuat kesepakatan dengan Exxon Mobil atau salah satu perusahaan besar kami untuk masuk ke sana dan melakukannya (eksplorasi) dengan benar … dan menghasilkan kekayaan,” kata Trump dalam konferensi pers, Minggu (27/10/19), dikutip dari Reuters.

TIKTAK.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Exxon Mobil Corp dan Chevron Corp, dua perusahaan minyak AS terbesar yang beroperasi di Timur Tengah, menolak mengomentari pernyataan presiden Amerika tersebut.

Keinginan Trump agar perusahaan minyak terbesar di AS itu mengoperasikan ladang minyak Suriah mendapat kecaman dari para pakar hukum dan energi.

Baca Juga: Langkah Trump Tarik Pasukan, Picu Turki Serang Kurdi Suriah

Laurie Blank, seorang profesor Sekolah Hukum Emory dan direktur Center for International dan Comparative Law mereaksi pernyataan Trump mengatakan, “Hukum internasional melarang eksploitasi semacam ini.”

“Ini bukan hanya langkah yang ilegal, ini adalah pengumuman ke seluruh wilayah dan dunia bahwa Amerika ingin mencuri minyak,” kata Bruce Riedel, mantan penasihat keamanan nasional dan sekarang anggota senior di lembaga pemikir Brookings Institution.

“Gagasan bahwa Amerika Serikat akan ‘mengambil minyak’ melalui tangan Exxon Mobil atau perusahaan AS lainnya tidak bermoral dan ilegal,” kata Jeff Colgan, seorang profesor ilmu politik dan studi internasional di Brown University.

Baca Juga: Nasib Kurdi Suriah, Dicerai AS Digasak Turki

Suriah memproduksi sekitar 380.000 barel minyak per hari sebelum perang di negara itu meletus tahun 2011. Laporan Dana Moneter Internasional pada 2016 memperkirakan bahwa produksi telah menurun menjadi hanya 40.000 barel per hari

TagsAbu Bakar al-BaghdadiChevron CorpDonald TrumpExxon MobilISIS

Related articles More from author

  • TIKTAK.ID - Waduh, Trump Ancam Sanksi Indonesia Usai Prabowo Minta Rusia Tuntaskan Transaksi 11 Jet Sukhoi
    Nasional

    Waduh, Trump Ancam Sanksi Indonesia Usai Prabowo Minta Rusia Tuntaskan Transaksi 11 Jet Sukhoi

    15 Maret 2020
    By Rusli Qomar
  • Nasional

    Himpunan Pengusaha Pribumi: WNI Eks Kombatan ISIS Pulang, Ekonomi RI Terancam Tumbang

    10 Februari 2020
    By Johan Arif
  • Kocak! Hasil Survei Sebut Warga Amerika Anggap Trump Lelet Tangani Corona, Netizen Sarankan Presiden AS Sewa Lembaga Survei Indonesia
    Internasional

    Kocak! Hasil Survei Sebut Warga Amerika Anggap Trump Lelet Tangani Corona, Netizen Sarankan Presiden AS Sewa Lembaga Survei Indonesia

    18 April 2020
    By William Putra Wijaya
  • WHO Desak Trump dan Amerika Serikat Akhiri Politisasi Wabah Covid-19
    Internasional

    WHO Desak Trump dan Amerika Serikat Akhiri Politisasi Wabah Covid-19

    11 April 2020
    By William Putra Wijaya
  • PM Kanada: Ulahnya Picu Ketegangan di Kawasan, Trump Harusnya Ikut Bertanggung Jawab Atas Jatuhnya Pesawat Ukraina
    Internasional

    PM Kanada: Ulahnya Picu Ketegangan di Kawasan, Trump Harusnya Ikut Bertanggung Jawab Atas Jatuhnya Pesawat Ukraina

    14 Januari 2020
    By William Putra Wijaya
  • Menteri Luar Negeri China, Wang Yi
    Internasional

    China Harap Hubungannya dengan AS Kembali Pulih Saat Biden Gantikan Trump

    10 Desember 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Perbedaan Online Meeting dan Webinar, Hindari Salah Istilah dan Fasilitas
    Teknologi

    Perbedaan Online Meeting dan Webinar, Hindari Salah Istilah dan Fasilitas

  • Mesut Ozil Mau Minggat dari Arsenal dengan Syarat Gajinya Dibayar Hingga 2023
    Olahraga

    Mesut Ozil Mau Minggat dari Arsenal dengan Syarat Gajinya Dibayar Hingga 2023

  • Elektabilitas Ganjar Unggul dari Prabowo Hingga Anies di Hasil Survei SMRC
    Nasional

    Elektabilitas Ganjar Unggul dari Prabowo Hingga Anies di Hasil Survei SMRC

  • Ultah Awkarin Habiskan 800 Juta Rupiah
    Selebriti

    Awkarin Gelar Pesta Mewah Ultah ke-22 Berbiaya 870 Juta

  • Digempur Jajaran iPhone 11, Harga iPhone X Series Terjun Bebas
    Teknologi

    Digempur Jajaran iPhone 11, Harga iPhone X Series Terjun Bebas

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.