TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Teknologi
Home›Teknologi›Mark Zuckerberg Kecam Karyawannya yang Bocorkan Sensor di Facebook

Mark Zuckerberg Kecam Karyawannya yang Bocorkan Sensor di Facebook

By Alfan Mahardika
6 Juni 2021
549
0
Mark Zuckerberg Kecam Karyawannya yang Bocorkan Sensor di Facebook

TIKTAK.ID – Facebook diduga telah menguji algoritma pada penggunanya untuk menurunkan, mengubur, dan menyembunyikan komentar, terkait dengan peristiwa atau bahkan fakta yang berpotensi memunculkan keraguan terhadap vaksin Covid-19.

CEO Facebook, Mark Zuckerberg mengecam karyawan perusahaannya yang telah mengekspos dugaan program sensor oleh raksasa media sosial itu. Ironisnya, pernyataan tersebut terekam video, yang kemudian dibocorkan oleh orang dalam Facebook. Video itu kemudian diposting online oleh outlet media investigasi nirlaba, Project Veritas.

Dilansir Sputniknews, Sabtu (5/6/21), selama percakapan dengan pejabat tinggi Facebook, Zuckerberg menekankan bahwa raksasa teknologi itu harus pandai “membasmi orang, yang membocorkan rahasia”. Ia mengeluh bahwa perusahaannya telah mendapat banyak pelapor tahun lalu tentang hal itu.

“Saya sudah jelaskan bahwa kami berulang kali berupaya untuk menemukan orang dan kami menghentikan orang dan mengejarnya ketika kami mengidentifikasi mereka,” kata Zuckerberg.

Pandangan Zuckerberg tentang pelaporan digaungkan oleh Wakil Penasihat Umum Hukum & Investigasi Ketenagakerjaan Facebook, Heidi Swartz, yang menekankan bahwa semua kebocoran –baik atau buruk– merusak perusahaan.

“Itu bukan cara yang tepat untuk membawa perubahan, terutama di perusahaan seperti ini di mana orang bebas menyampaikan pendapat mereka. Anda mungkin berpikir Anda membocorkan karena Anda ingin meminta pertanggungjawaban kepemimpinan atau bahwa Anda berada di pihak yang benar. Tetapi hal itu sangat subjektif dan Anda mungkin tidak memiliki informasi yang utuh untuk membuat pernyataan itu,” kata Swartz.

Dua minggu setelah dua karyawan Facebook berbagi dokumen internal dengan outlet media investigasi Project Veritas, terkuak bahwa perusahaan telah menguji algoritma pada 1,5 persen pengguna Facebook dan Instagram di seluruh dunia.

Menurut dokumen yang dibagikan Project Veritas, Facebook pada dasarnya menyensor komentar pengguna, yang berbicara tentang kekhawatiran vaksin virus Corona.

Raksasa media sosial itu ingin “secara drastis mengurangi paparan pengguna” terhadap komentar soal keraguan vaksin.

Pakar kesehatan dan pengusaha telah berulang kali menarik perhatian karena informasi yang salah seputar pandemi virus Corona dan vaksin, yang menurut mereka dapat menghambat perjuangan global melawan penyakit menular yang menurut Universitas Johns Hopkins telah menewaskan 3,7 juta orang.

Namun, menurut dokumen yang dibagikan oleh orang dalam itu, dalam perang melawan keragu-raguan vaksin, Facebook siap menyensor komentar yang menggambarkan “peristiwa yang berpotensi atau benar-benar nyata, atau fakta yang dapat meningkatkan masalah keamanan”.

Mengomentari paparan tersebut, Facebook mengatakan perusahaan telah memberi tahu pengguna tentang kebijakannya.

“Kami secara proaktif mengumumkan kebijakan ini di blog perusahaan kami dan juga memperbarui pusat bantuan kami dengan informasi ini,” kata seorang Juru Bicara.

Salah satu orang dalam, Morgan Kahmann mengatakan sebaliknya.

Berbicara baru-baru ini di acara Fox “Tucker Carlson Tonight” dia mengatakan dia yakin tindakan Facebook “sangat tidak bermoral”.

“Pengguna di Facebook tidak menyadari bahwa ini sedang terjadi dan jika Anda menggunakan Facebook atau platform sosial dan mereka menyensor konten komentar Anda tanpa sepengetahuan Anda,” katanya.

Kahmann, seorang pelapor yang membocorkan dokumen internal yang mengungkap “keragu-raguan vaksin”, mengungkapkan bahwa dia dipecat Facebook karena “melanggar kebijakan perusahaan”.

Dia mengatakan dia dikawal ke mobilnya oleh manajer, yang mengumpulkan barang-barangnya saat keluar dari kantor Facebook.

Tagsalgoritma facebookCEO FacebookFacebookMark ZuckerbergVaksin Covid-19

Related articles More from author

  • Ribuan Warga Prancis Demo Kebijakan Vaksin Macron
    Internasional

    Ribuan Warga Prancis Demo Kebijakan Vaksin Macron

    19 Juli 2021
    By Alfan Mahardika
  • Pesertanya Malah Alami Penyakit Misterius, AstraZeneca Hentikan Uji Coba Vaksin Covid-19 Buatannya
    Internasional

    Pesertanya Malah Alami Penyakit Misterius, AstraZeneca Hentikan Uji Coba Vaksin Covid-19 Buatannya

    10 September 2020
    By William Putra Wijaya
  • Mengejutkan! Kardinal Meksiko Sebut Vaksin Covid-19 Mengandung ‘Setan’
    Internasional

    Mengejutkan! Kardinal Meksiko Sebut Vaksin Covid-19 Mengandung ‘Setan’

    20 Januari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Wakil Presiden Komisi Eropa: Vaksinasi UE Dipenuhi Kesalahan
    Internasional

    Wakil Presiden Komisi Eropa: Vaksinasi UE Dipenuhi Kesalahan

    16 Maret 2021
    By William Putra Wijaya
  • Rusia Rencanakan Vaksinasi Covid-19 Massal pada Oktober Nanti
    Internasional

    Rusia Rencanakan Vaksinasi Covid-19 Massal pada Oktober Nanti

    3 Agustus 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Kontroversi Vaksin Nusantara Terawan: Ditolak BPOM, Didukung DPR
    Nasional

    Kontroversi Vaksin Nusantara Terawan: Ditolak BPOM, Didukung DPR

    15 April 2021
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TIKTAK.ID - Persipura Jayapura vs Arema FC
    Olahraga

    Preview Laga Persipura Jayapura vs Arema FC

  • Wagub DKI Imbau Reuni 212 Ditunda
    Nasional

    Wagub Riza Singgung Dampak Positif Pemindahan Ibu Kota untuk Jakarta

  • TIKTAK.ID - Pejabat China Sebut Covid-19 Dibawa Angkatan Darat Amerika ke Wuhan pada Awalnya
    Internasional

    Pejabat China Sebut Covid-19 Dibawa Angkatan Darat Amerika ke Wuhan pada Awalnya

  • Ganjar Janji Percepat Kebijakan ‘Menuju Indonesia Emas 2045’ ala Jokowi
    Nasional

    Ganjar Janji Percepat Kebijakan ‘Menuju Indonesia Emas 2045’ ala Jokowi

  • Gen Z Gagalkan Skenario Elite di Pilkada-Pilpres
    Nasional

    Gen Z Gagalkan Skenario Elite di Pilkada-Pilpres

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.