TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Kontroversi Vaksin Nusantara Terawan: Ditolak BPOM, Didukung DPR

Kontroversi Vaksin Nusantara Terawan: Ditolak BPOM, Didukung DPR

By Johan Arif
15 April 2021
761
0
Kontroversi Vaksin Nusantara Terawan: Ditolak BPOM, Didukung DPR

TIKTAK.ID – Vaksin Nusantara yang digagas oleh mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto kembali mengemuka ke publik. Pasalnya, vaksin virus Corona yang diklaim buatan anak negeri tersebut belakangan mulai digunakan oleh relawan, termasuk politikus senior Partai Golkar, Aburizal Bakrie.

Seperti dilansir CNNIndonesia.com, pengenalan vaksin berbasis sel dendritik tersebut dimulai ketika Terawan bersama Komisi IX DPR RI menyambangi RSUP dr Kariadi Semarang untuk meninjau persiapan uji klinis II pada 16 Februari 2021.

Akan tetapi, dalam perjalanan untuk mendapatkan Persetujuan Pelaksanaan Uji Klinik (PPUK) uji klinis fase II, tidak berjalan mulus. Hal itu karena Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tak langsung memberi restu. BPOM menyebut dokumen Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) hingga hasil penelitian uji klinis fase I Vaksin Nusantara masih belum sesuai dengan kaidah penelitian.

Keputusan BPOM tersebut pun sempat menimbulkan kontroversi antara BPOM dan Komisi IX DPR RI. Mayoritas para anggota legislatif menuding BPOM seolah berusaha menghalangi vaksin karya anak bangsa, serta dinilai tidak lagi independen.

Perlu diketahui anggota Tim Uji Klinis Vaksin Nusantara, Jajang Edi Prayitno mengklaim Vaksin Nusantara dapat menciptakan antibodi atau daya kekebalan tubuh yang mampu bertahan hingga seumur hidup. Jajang juga mengakui salah satu inisiatif pembuatan vaksin ini untuk menyasar golongan warga yang memiliki komorbid alias penyakit penyerta. Ia pun menyatakan Vaksin Nusantara diproyeksikan pasti aman untuk segala usia.

Sementara itu, Epidemiolog Universitas Airlangga Windhu Purnomo menjelaskan, seharusnya tim uji klinis secara gamblang melaporkan serta memublikasikan prosesnya sejak pra klinis hingga perampungan uji klinis fase I. Terlebih, kata Windhu, tim Vaksin Nusantara mengklaim daya tahan antibodi mampu bertahan seumur hidup.

Windhu menyatakan dengan adanya transparansi, maka akan mengurangi pertanyaan dan keraguan publik terhadap hasil keamanan vaksin tersebut. Ia juga menilai model Vaksin Nusantara tidak cocok untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal, karena metode sel dendritik yang bersifat individual akan memperlambat proses vaksinasi.

Selain itu, Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zubairi Djoerban juga mengkritik vaksin tersebut. Ia meminta tim uji klinis Vaksin Nusantara agar tidak mengeluarkan klaim sepihak sebelum keseluruhan uji klinis selesai. Ia menjelaskan, semua pihak harus bersabar menunggu hasil dari uji klinis I, II, hingga III.

TagsBPOMDPRTerawan Agus PutrantoVaksin Covid-19Vaksin Nusantara

Related articles More from author

  • Pengamat CSIS: Jokowi Aneh dan Lucu Bila Tak Teken UU Cipta Kerja
    Nasional

    Pengamat CSIS: Jokowi Aneh dan Lucu Bila Tak Teken UU Cipta Kerja

    3 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Israel Serang Rakyat Palestina di Al-Aqsa, Fadli Zon Desak PBB Ambil Langkah
    Nasional

    Israel Serang Rakyat Palestina di Al-Aqsa, Fadli Zon Desak PBB Ambil Langkah

    22 April 2022
    By Joni Sitohang
  • Bakalan makin panas nih DPR sama tanggapan demokrat sama aksi puan di rapat Omnibus Law, coba deh baca.. https://www.tiktak.id/puan-matikan-mikrofon-legislator-demokrat-saat-bahas-omnibus-law-pengamat-kekanak-kanakan.html
    Nasional

    Demokrat Ungkap Kejanggalan Rapat Pengesahan Omnibus Law, Digelar Mendadak dan Super Cepat

    6 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Survei Kepercayaan Publik: Jokowi 60 Persen, Terawan 45 Persen
    Nasional

    Survei Kepercayaan Publik: Jokowi 60 Persen, Terawan 45 Persen

    20 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Viral Video Penghinaan, Kali ini Jokowi dan Puan Disebut Keturunan Binatang
    Nasional

    Viral Video Penghinaan, Kali ini Jokowi dan Puan Disebut Keturunan Binatang

    23 November 2020
    By Joni Sitohang
  • PBB Sebut Distribusi Vaksin Covid-19 Tidak Adil dan Tidak Merata ke Seluruh Negara
    Internasional

    PBB Sebut Distribusi Vaksin Covid-19 Tidak Adil dan Tidak Merata ke Seluruh Negara

    19 Februari 2021
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Buntut Postingan 'IDI Kacung WHO', Jerinx Ditahan Polisi
    Selebriti

    Buntut Postingan ‘IDI Kacung WHO’, Jerinx Ditahan Polisi

  • Nokia G20 Rilis di Indonesia, Harga 2 Jutaan
    Teknologi

    Nokia G20 Rilis di Indonesia, Harga 2 Jutaan

  • Mantap, RI Paling Top Pemulihan Covid Se-Asia Tenggara
    Nasional

    Mantap, RI Paling Top Pemulihan Covid Se-Asia Tenggara

  • Polisi Bolivia Temukan 400 Mayat Diduga Meninggal karena Covid-19
    Internasional

    Polisi Bolivia Temukan 400 Mayat Diduga Meninggal karena Covid-19

  • Huawei Perdana Rilis Laptop Lipat MateBook Fold
    Teknologi

    Huawei Perdana Rilis Laptop Lipat MateBook Fold

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.