TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Ribuan Warga Prancis Demo Kebijakan Vaksin Macron

Ribuan Warga Prancis Demo Kebijakan Vaksin Macron

By Alfan Mahardika
19 Juli 2021
453
0
Ribuan Warga Prancis Demo Kebijakan Vaksin Macron

TIKTAK.ID – Ribuan orang berunjuk rasa di seluruh Prancis untuk mengecam apa yang mereka sebut sebagai campur tangan Pemerintah ke dalam kehidupan pribadi mereka. Protes itu sebagai tanggapan atas peluncuran sertifikat Covid-19 dan rencana diwajibkannya vaksinasi di negara itu.

Demonstrasi berlangsung di kota-kota besar Prancis pada Sabtu (16/7/21), dengan total 137 titik demonstrasi dilaporkan oleh Kementerian Dalam Negeri. Pawai terbesar juga terjadi di Paris yang menarik sekitar 18.000 orang.

Para aktivis meneriakkan “Kebebasan!” dan membawa spanduk yang memprotes kebijakan Presiden Emmanuel Macron dan menuntut pengunduran dirinya, seperti yang dilaporkan RTnews.

Ledakan kemarahan publik terjadi sebagai tanggapan atas langkah-langkah yang diambil Pemerintah Macron untuk mengendalikan epidemi Covid-19. Pada Senin lalu, diumumkan bahwa petugas kesehatan harus divaksinasi pada pertengahan September atau kehilangan pekerjaannya.

Pada Agustus nanti, Prancis juga akan membuat paspor Covid-19 yang diperlukan untuk mengunjungi tempat-tempat umum seperti restoran. Sertifikat itu akan berisi keterangan bahwa seseorang telah divaksinasi, baru saja pulih dari penyakit, atau hasil tes negatif terbaru.

Para pengunjuk rasa melihat kebijakan kesehatan itu seperti pemaksaan yang tidak dapat diterima, diskriminasi terhadap mereka yang skeptis akan vaksin, dan pergeseran Pemerintah ke arah tirani. Sebelumnya, demonstrasi yang lebih kecil terhadap usulan aturan itu terjadi di Prancis sepanjang minggu.

Tidak seperti beberapa peristiwa sebelumnya, unjuk rasa pada Sabtu kemarin sebagian besar berlangsung damai, kecuali beberapa insiden kecil. Polisi dilaporkan menembakkan gas air mata di Dijon dan Nantes dan melakukan beberapa penangkapan di Lyon.

Kekuatan politik memanfaatkan perbedaan pendapat publik atas Covid-19. Rapat umum di Ibu Kota dihadiri oleh politisi sayap kanan Florian Philippot dan Nicolas Dupont-Aignan.

Mantan Wakil Presiden Front Nasional, Philippot mengumumkan pencalonannya untuk pemilihan presiden tahun depan pada minggu ini. Selama rapat umum, dia memperkenalkan seorang pria yang tampak merobek sertifikat vaksinasinya menjadi potongan-potongan kecil sebagai tanda protes.

Ada juga beberapa persimpangan antara pengunjuk rasa Covid-19 dan gerakan Rompi Kuning anti-Pemerintah, yang bergabung dalam pawai. Rompi Kuning telah menggelar protes massal reguler terhadap Macron selama lebih dari dua tahun sejak 2018. Mereka menentang upaya penghematan ekonomi yang dicanangkan Macron.

Prancis telah memvaksinasi sekitar setengah dari populasinya, dengan 55,5% telah menerima setidaknya satu dosis. Tetapi pejabat kesehatan baru-baru ini melaporkan lonjakan infeksi harian di negara itu sekitar seperempat dari tingkat puncak pertengahan April yang terjadi selama gelombang kedua. Pemerintah khawatir tren itu akan terus berlanjut.

“Varian Delta ada di sini, kita tidak boleh menyembunyikan kebenaran, ini lebih menular daripada yang sebelumnya. Kita harus beradaptasi dan menghadapinya,” kata Perdana Menteri Jean Castex, pada Sabtu kemarin.

TagsCoronaCOVID-19Emmanuel MacronVaksin CoronaVaksin Covid-19Virus Corona

Related articles More from author

  • Sukarelawan Virus Corona
    Berita Unik

    Disuntik Virus Corona dengan Imbalan Rp 63 Juta, Mau Coba?

    11 Maret 2020
    By Burhan Adiatma
  • Survei Kepercayaan Publik: Jokowi 60 Persen, Terawan 45 Persen
    Nasional

    Dicopot dari Menkes, Terawan: Pak Jokowi Sayang Saya

    26 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Setelah Pangeran Monako, Kini Giliran PM Inggris Boris Johnson Tegaskan Dirinya Positif Corona
    Internasional

    Setelah Pangeran Monako, Kini Giliran PM Inggris Boris Johnson Tegaskan Dirinya Positif Corona

    27 Maret 2020
    By William Putra Wijaya
  • Survey Anies-AHY Teratas, Demokrat: Rakyat Berharap Regenerasi Kepemimpinan di 2024
    Nasional

    Survey Anies-AHY Teratas, Demokrat: Rakyat Berharap Regenerasi Kepemimpinan di 2024

    5 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • (Cek Hoaks atau Fakta) Anies Baswedan Edarkan Seruan Penghentian Sementara Hubungan Suami-Istri
    Nasional

    (Cek Hoaks atau Fakta) Anies Baswedan Edarkan Seruan Penghentian Sementara Hubungan Suami-Istri

    27 Maret 2020
    By Joni Sitohang
  • Amnesty International Indonesia Beri Tenggat 7x24 Jam kepada Jokowi Penuhi Ketersediaan APD
    Nasional

    Amnesty International Indonesia Beri Tenggat 7×24 Jam kepada Jokowi Penuhi Ketersediaan APD

    29 Maret 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Batal Dukung Ganjar dan Bubar Jalan, Eks Ketum GP Mania: Dorong Puan Sajalah
    Nasional

    Batal Dukung Ganjar dan Bubar Jalan, Eks Ketum GP Mania: Dorong Puan Sajalah

  • PSI Tanggapi Pemecatan Jokowi oleh PDIP
    Nasional

    PSI Tanggapi Pemecatan Jokowi oleh PDIP

  • Handphone Buatan Dalam Negeri
    Teknologi

    5 Smartphone Lokal yang Sering Disangka Merek China

  • Gara-gara PDIP Nomor 1, Megawati Khawatir
    Nasional

    Gara-gara PDIP Nomor 1, Megawati Khawatir

  • Komisi HAM Laporkan Kelompok Bersenjata Bantai Puluhan Orang di Ethiopia
    Internasional

    Komisi HAM Laporkan Kelompok Bersenjata Bantai Puluhan Orang di Ethiopia

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.