TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Mantan Presiden Ekuador Divonis Delapan Tahun Penjara

Mantan Presiden Ekuador Divonis Delapan Tahun Penjara

By William Putra Wijaya
22 Juli 2020
562
0
Mantan Presiden Ekuador Divonis Delapan Tahun Penjara

TIKTAK.ID – Mantan Presiden Ekuador, Rafael Correa menuduh hukuman delapan tahun yang dijatuhkan Pengadilan Nasional Ekuador bermotif politik. Pengadilan menolak banding yang diajukan Rafael atas kasus suap yang menimpanya, tulis RT News.

Correa dan 17 pejabat Ekuador lainnya didakwa dan dihukum in absentia pada bulan April lalu, dengan tuduhan menerima suap dan membelanjakan uangnya untuk kampanye politik. Banding mantan presiden itu ditolak pada Senin kemarin dan dia dijatuhi hukuman delapan tahun penjara.

Melalui akun Twitter-nya, dia meluapkan kekecewaannya atas vonis pengadilan dengan mengatakan bahwa keputusan seperti itu “direkayasa” sambil menyebut seluruh kasus yang dituduhkan kepadanya “konyol.” Dia juga mengecam keputusan pengadilan sebagai “salah satu masa paling gelap” dalam sejarah Ekuador.

Mantan presiden ini telah berulang kali mengklaim tuduhan itu didasarkan pada bukti “penipuan” dan merupakan bagian dari kampanye politik yang diluncurkan oleh lawan-lawannya untuk mencegahnya mencalonkan diri kembali sebagai presiden. Ekuador dijadwalkan akan mengadakan pemilihan presiden dan parlemen pada tahun depan.

Akibat vonis itu, Correa terdiskualifikasi untuk mencalonkan diri sebagai pejabat publik apa pun selama 25 tahun ke depan.

Dewan Pemilihan Nasional Ekuador (CNE) juga membekukan beberapa partai politik pada Minggu kemarin, dengan mengutip beberapa “penyimpangan” dalam proses pendaftaran mereka. Di antara partai-partai itu adalah partai Force of Social Commitment (FCS) yang mendukung Correa. Keempat partai diberi waktu sepuluh hari untuk membela diri, dalam proses yang bisa membuat mereka kehilangan hak untuk berpartisipasi dalam pemilihan tahun depan.

Correa juga mengutuk keputusan itu. “Demokrasi kita dirampok lagi, CNE menyerah pada tekanan dari Celi, (Menteri Dalam Negeri, María Paula) Romo dan Pemerintah yang secara ilegal dan dengan sengaja menghilangkan Komitmen Sosial,” tulis Correa di akun Twitter-nya.

Mantan Presiden Correa berulang kali menjadi salah satu target utama pelecehan politik terus-menerus di bawah Presiden Lenin Moreno.

Pada Agustus, tahun lalu, perintah penahanan preventif diberikan kepadanya dalam kasus korupsi yang disebutkan di atas. Pada Juli 2018, pengadilan memerintahkan penahanan preventif terhadap Correa, menuduhnya terlibat dalam penculikan yang gagal terhadap pemimpin oposisi sayap kanan Fernando Balda.

Correa memimpin Ekuador selama 10 tahun dari 2007 hingga 2017, dan dikenal antara lain karena memberikan suaka politik kepada penerbit WikiLeaks, Julian Assange. Dia kemudian pindah ke Belgia dan saat ini menjadi pembawa acara talk show di RT Spanyol.

TagsBerita dunia hari niEkuadorKasus suapMantan PresidenPengadilan Nasional EkuadorRafael CorreaVonis Penjara

Related articles More from author

  • Bentrokan di Penjara Ekuador Tewaskan 100 Tahanan
    Internasional

    Bentrokan di Penjara Ekuador Tewaskan 100 Tahanan

    1 Oktober 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Rocky Gerung Ramal Jokowi 'Jatuh' Sebelum 2024
    Nasional

    Rocky Gerung Ramal Jokowi ‘Jatuh’ Sebelum 2024

    20 Januari 2020
    By Johan Arif
  • Parlemen Ekuador Setujui Penyidikan terhadap Presiden Guillermo terkait Pandora Papers
    Internasional

    Parlemen Ekuador Setujui Penyidikan terhadap Presiden Guillermo terkait Pandora Papers

    12 Oktober 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Vonis Rizieq Shihab dan 5 Petinggi FPI Diputuskan Hari Ini
    Nasional

    Vonis Rizieq Shihab dan 5 Petinggi FPI Diputuskan Hari Ini

    29 Mei 2021
    By Johan Arif
  • Harry Maguire Divonis 21 Bulan Penjara Akibat Kasus Penyerangan di Yunani
    Olahraga

    Harry Maguire Divonis 21 Bulan Penjara Akibat Kasus Penyerangan di Yunani

    28 Agustus 2020
    By Mahdi Yahya
  • Puluhan Tahanan Tewas dalam Bentrokan di Penjara Ekuador
    Internasional

    Puluhan Tahanan Tewas dalam Bentrokan di Penjara Ekuador

    15 November 2021
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Wamenkumham Akan Godog Ulang Pasal Soal Santet dan Ilmu Gaib di RKUHP
    Nasional

    Wamenkumham Akan Godog Ulang Pasal Soal Santet dan Ilmu Gaib di RKUHP

  • Pemerintahan Prabowo Raih Kepuasan Tinggi di 100 Hari Pertama
    Nasional

    Pemerintahan Prabowo Raih Kepuasan Tinggi di 100 Hari Pertama

  • TIKTAK.ID - Bibir Kering Saat Puasa? Begini Cara Atasinya
    Tips & Tutorial

    Bibir Kering Saat Puasa? Begini Cara Atasinya

  • PDIP Pastikan Sanksi Kader yang Sebut Capres 2024 Sebelum Megawati
    Nasional

    PDIP Pastikan Sanksi Kader yang Sebut Capres 2024 Sebelum Megawati

  • Usai Bertemu di Istana, Surya Paloh Bocorkan Soal Jokowi Tanya Cawapres Anies
    Nasional

    Usai Bertemu di Istana, Surya Paloh Bocorkan Soal Jokowi Tanya Cawapres Anies

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.