TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Kubu Gus Dur Buka Suara Soal Kisruh PKB di Era SBY

Kubu Gus Dur Buka Suara Soal Kisruh PKB di Era SBY

By Joni Sitohang
9 Maret 2021
595
0
Kubu Gus Dur Buka Suara Soal Kisruh PKB di Era SBY

TIKTAK.ID – Perwakilan Presiden ke-4 RI almarhum Abdurrahman Wahid alias Gus Dur ikut berkomentar mengenai pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD yang menyebut Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak berbuat banyak terkait dualisme kepengurusan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada 2008.

Menurut Jubir Yenny Wahid, Imron Rosyadi Hamid, perkataan Mahfud tersebut ingin menegaskan bahwa Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak ingin mengintervensi konflik internal partai politik yang saat ini tengah menimpa Partai Demokrat, demi menghormati hukum.

“Pernyataan Pak Mahfud itu harus dilihat sebagai bentuk komitmen Pemerintahan Jokowi yang ingin menegakkan aturan hukum mengenai UU Parpol,” ujar Imron, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Minggu (7/3/21).

Baca juga : Bela Jokowi Terkait Seruan Benci Produk Asing, Sandiaga: Ini Alarm Buat Kita

Imron menyebut pernyataan Mahfud ihwal “SBY tidak berbuat banyak” juga dapat diartikan bahwa SBY tidak menegur Menteri Hukum dan HAM saat itu, supaya tidak mengintervensi internal PKB dengan melakukan korespondensi bersama kubu Ancol atau kelompok Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

“Korespondensi DPP PKB Muhaimin Iskandar ke Depkumham dan KPU juga tanpa adanya tanda tangan KH. Abdurrahman Wahid yang seharusnya ada, namun semuanya dibiarkan terjadi,” terangnya.

Untuk diketahui, Mahfud sempat mengklaim SBY saat menjabat sebagai Presiden RI tidak melarang kegiatan salah satu kubu saat PKB mengalami kisruh kepengurusan pada 2008, sehingga melahirkan kubu Parung (Gus Dur) dan kubu Ancol (Cak Imin). SBY ketika itu masih menjabat sebagai Presiden RI.

Baca juga : Pemerintah Terkesan ‘Tak Mau Ambil Pusing’ Soal Kisruh Partai Demokrat

Mahfud menjelaskan, partai mana pun dan siapa pun yang memerintah tak bisa turun tangan atau ikut campur dalam kisruh di internal partai. Dalam hal ini, Mahfud menilai kisruh Partai Demokrat sebagai masalah internal.

Mahfud menyampaikan hal itu guna menjawab keinginan DPP Partai Demokrat yang meminta Pemerintah turun tangan atas konflik yang terjadi hingga berujung Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/21) lalu.

Halaman selanjutnya…

Lebih lanjut, forum KLB di Deli Serdang telah menetapkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) otomatis demisioner.

Baca juga : Sindir Pedas Jargon Kampanye ‘Benci Produk Asing’, Rocky Gerung: Jokowi Produk Gagal

Di sisi lain, pihak DPP Partai Demokrat menganggap KLB itu ilegal karena tidak sesuai dengan AD/ART partai. Lantas DPP Partai Demokrat mengaku bahwa kejadian ini bukan lagi menjadi konflik internal partai, lantaran melibatkan pihak eksternal yang kemudian dipilih menjadi Ketua Umum Demokrasi, yakni Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko.

TagsGus DurJokowimahfud mdMenkopolhukamPKBSBY

Related articles More from author

  • Anies Baswedan Sudah Dipanggil Jokowi Sebelum Umumkan PSBB Jilid 2, Artinya?
    Nasional

    Ternyata Anies Baswedan Sempat Dipanggil Jokowi Sebelum Umumkan PSBB Jilid 2

    14 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Bambang Susantono Blak-blakan Ungkap Alasan Jokowi Memilihnya Jadi Kepala IKN
    Nasional

    Bambang Susantono Blak-blakan Ungkap Alasan Jokowi Memilihnya Jadi Kepala IKN

    14 Maret 2022
    By Joni Sitohang
  • Meski Penggugat Ditetapkan Tersangka, Sidang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Tetap Digelar
    Nasional

    Setelah Ditahan Polri, Bambang Tri Akhirnya Cabut Gugatan Ijazah Palsu Jokowi

    29 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Kritik Pedas Jokowi Gagap Tangani Corona, Sandiaga Uno: Rakyat Butuh Pemerintahan yang Tanggap
    Nasional

    Kritik Pedas Jokowi Gagap Tangani Corona, Sandiaga Uno: Rakyat Butuh Pemerintahan yang Tanggap

    21 Maret 2020
    By Rusli Qomar
  • PKB Prediksi Pilpres 2024 Bakal Diramaikan Tokoh Anyar
    Nasional

    PKB Prediksi Pilpres 2024 Bakal Diramaikan Tokoh Anyar

    9 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • Kades Ngotot Minta Jabatan 9 Tahun, Jokowi Beri Jawaban Begini
    Nasional

    Kades Ngotot Minta Jabatan 9 Tahun, Jokowi Beri Jawaban Begini

    26 Januari 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Tak Ada Pekerjaan Lagi, Mpok Atiek Jualan Puding Kelapa di Harmoni
    Selebriti

    Tak Ada Pekerjaan Lagi, Mpok Atiek Jualan Puding Kelapa di Harmoni

  • Beberapa Menteri Kena Semprot Jokowi: Ini yang Untung Siapa? Harus Dicari dan Ditindak!
    Nasional

    Beberapa Menteri Kena Semprot Jokowi: Ini yang Untung Siapa? Harus Dicari dan Ditindak!

  • FAO Peringatkan Ancaman Krisis Pangan Dunia, Jokowi Perintahkan BUMN Buka Lahan Sawah Baru
    Nasional

    FAO Peringatkan Ancaman Krisis Pangan Dunia, Jokowi Perintahkan BUMN Buka Lahan Sawah Baru

  • Comeback Lewat Drama 'The Glory', Song Hye Kyo Khawatir Main Genre Baru
    Selebriti

    Comeback Lewat Drama ‘The Glory’, Song Hye Kyo Khawatir Main Genre Baru

  • Pemerintah Tolak Sahkan Demokrat Kubu Moeldoko dan Marzuki Alie, AHY Sampaikan Terima Kasih ke Jokowi
    Nasional

    Pemerintah Tolak Sahkan Demokrat Kubu Moeldoko dan Marzuki Alie, AHY Sampaikan Terima Kasih ke Jokowi

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.