TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Ketua Banggar Minta DPR Ikut Bersuara Soal Bengkaknya Utang Pemerintah: Ngapain Aja Ente di Senayan, Tidur?

Ketua Banggar Minta DPR Ikut Bersuara Soal Bengkaknya Utang Pemerintah: Ngapain Aja Ente di Senayan, Tidur?

By Joni Sitohang
1 Juli 2021
654
0
Ketua Banggar Minta DPR Ikut Bersuara Soal Bengkaknya Utang Pemerintah: Ngapain Aja Ente di Senayan, Tidur?

TIKTAK.ID – Ketua Badan Anggaran (Banggar), Said Abdullah mengungkapkan bahwa DPR telah menyepakati peningkatan utang Pemerintah. Ia mengatakan hal itu perlu dilakukan karena kebutuhan Pemerintah dalam penanganan pandemi.

“Kita sadar betul bahwa pelebaran defisit, dan pembiayaan utang yang tinggi itu, betul-betul karena kita butuh. Kondisi subjektif dan objektif mewajibkan hukumnya bagi Pemerintah dan Banggar untuk melakukan itu,” ujar Said, melalui rapat kerja Badan Anggaran DPR dengan Pemerintah dan Bank Indonesia, Rabu (30/6/21), seperti dilansir Kompas.com.

Said menjelaskan, peningkatan utang bukan itu berarti Pemerintah dan DPR suka berutang. Menurutnya, berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, batas atas angka utang yakni sebesar 60 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Baca juga : Polemik BEM UI, Fahri Hamzah Sindir Jokowi: Saya Pilih Benar Meski Dianggap Gak Sopan

“UU memberikan kesempatan kepada kita semua, Pemerintah dan DPR untuk menaati itu. Maksimal 60 persen dari PDB,” terang Said.

Said menilai utang Pemerintah yang bertambah bertujuan mewujudkan hukum tertinggi, yaitu keselamatan rakyat di tengah pandemi. Ia menyebut perekonomian Indonesia telah mengalami keterpurukan akibat pandemi, di mana kegiatan ekonomi sulit berjalan. Ia pun mengakui hal itu juga menjadi satu kendala. Ia mengklaim bila tidak ada pandemi, maka keseimbangan primer Indonesia pada 2022 sudah positif.

“Akan tetapi, justru karena wabah yang tidak bisa kita tolak, dan kita tidak tahu kapan akan pergi wabah satu ini,” ucap Said.

Baca juga : Ketua BEM UI Tanggapi Tudingan ‘Asuhan Cikeas dan Pro-FPI’

Untuk itu, kata Said, Banggar dan Pemerintah memiliki satu napas dalam meningkatkan utang atas nama keselamatan rakyat dari pandemi.

“Sehingga utang itu bukan semata-mata keinginan Pemerintah, melainkan juga tanggung jawab DPR,” imbuhnya.

Said menyatakan bahwa DPR juga harus bersuara terkait peningkatan utang Pemerintah, sehingga tidak menjadi polemik di masyarakat.

Baca juga : Terkait Kasus Suap Benur, Edhy Prabowo Dituntut 5 Tahun Penjara dan Dicabut Hak Pilihnya

“Kalau DPR tidak bersuara terhadap utang bagian tanggung jawab DPR, nanti rakyat akan bertanya, ‘eh DPR ngapain aja ente di Senayan, tidur?’,” tegasnya.

Sebelumnya, Said sempat menanggapi peningkatan utang Pemerintah yang belakangan ramai dibicarakan publik. Ia berpendapat, meningkatnya utang Pemerintah tak perlu direspons secara berlebihan, apalagi sampai panik.

TagsAnggaranDPR

Related articles More from author

  • Partai Umat Desak Pemerintah Jelaskan Soal Polemik Rp349 Triliun Diduga TPPU yang Diungkap Mahfud MD
    Nasional

    Partai Ummat Desak Pemerintah Jelaskan Soal Polemik Rp349 Triliun Diduga TPPU yang Diungkap Mahfud MD

    3 April 2023
    By Joni Sitohang
  • Risma Ngamuk ke Pendemo: Saya Setengah Mati Bangun Kota ini, Kamu yang Hancurin
    Nasional

    Risma Ngamuk ke Pendemo: Saya Setengah Mati Bangun Kota ini, Kamu yang Hancurin

    11 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • DPR Klaim Tak Pernah Diajak Prabowo Bahas Pembelian Pesawat Jet Tempur Bekas
    Nasional

    DPR Klaim Tak Pernah Diajak Prabowo Bahas Pembelian Pesawat Jet Tempur Bekas

    29 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • Nasihat Puan: Jangan Selalu Mengutuk Kegelapan, Apa Maksudnya?
    Nasional

    Nasihat Puan: Jangan Selalu Mengutuk Kegelapan, Apa Maksudnya?

    17 Agustus 2022
    By Joni Sitohang
  • Johan Budi Ungkap Pernah Minta Jokowi ‘Gagalkan’ Revisi UU KPK
    Nasional

    Johan Budi Ungkap Pernah Minta Jokowi ‘Gagalkan’ Revisi UU KPK

    5 November 2025
    By Joni Sitohang
  • Saran SOKSI pada Jokowi Setelah FPI Dibubarkan
    Nasional

    Saran SOKSI pada Jokowi Setelah FPI Dibubarkan

    31 Desember 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Olivier Giroud Ingin Hengkang Dari Chelsea
    Olahraga

    Olivier Giroud Akui Sudah ‘Lakukan Segalanya’ untuk Tinggalkan Chelsea

  • Elon Musk Bagikan Tips Agar Setiap Orang Bisa Inovatif
    Tips & Tutorial

    Elon Musk Bagikan Tips Agar Setiap Orang Bisa Inovatif

  • Waspadai Bahaya Terlalu Banyak Konsumsi Kafein
    Tips & Tutorial

    Waspadai Bahaya Terlalu Banyak Konsumsi Kafein

  • NasDem Bantah 'Reaksi Kimia' Pendukung PKB dan PKS Berdampak Elektabilitas
    Nasional

    NasDem Bantah ‘Reaksi Kimia’ Pendukung PKB dan PKS Berdampak Elektabilitas

  • Menantu Amien Rais Resmi Jadi Ketua Umum Partai Ummat
    Nasional

    Menantu Amien Rais Resmi Jadi Ketua Umum Partai Ummat

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.