TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Ketika Prabowo Tiba-tiba Jadi ‘Rebutan’ AS dan China, Ada Apa Sebenarnya?

Ketika Prabowo Tiba-tiba Jadi ‘Rebutan’ AS dan China, Ada Apa Sebenarnya?

By Joni Sitohang
11 Oktober 2020
1130
0
Menhan Prabowo Kunjungi Istana

TIKTAK.ID – Setelah 20 tahun di-blacklist, kini Amerika Serikat (AS) memberikan visa kepada Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto. Melalui Menteri Pertahanan AS Mark Esper, Pentagon (markas atau kantor utama Angkatan Bersenjata AS) bahkan mengundang Prabowo ke Negeri Paman Sam. Prabowo rencananya akan menghadiri undangan itu pada 15 Oktober mendatang.

Mengutip South China Morning Post, sejumlah pengamat mengatakan hal itu terjadi karena AS tak mau RI terlalu dekat dengan China. Apalagi, saat ini kedua negara sedang berebut pengaruh, terutama soal Laut China Selatan (LCS).

Bahkan peneliti di S Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University, Alex Arifianto menyebut penting bagi AS untuk menyeimbangkan pengaruh China.

Baca juga : Jokowi Bantah Omnibus Law Cipta Kerja Permudah PHK, Bagaimana Faktanya?

“Hal itu memastikan Indonesia tidak terlalu jauh ke pihak China,” ujar Arifianto, seperti dikutip CNBCIndonesia.com dari SCMP, Sabtu (10/10/20).

Apalagi, ia menilai sejak pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjabat pada 2014, China telah secara signifikan meningkatkan investasi militer dan ekonomi di Indonesia, terutama pada infrastruktur dan pertambangan. Belum lagi, lanjutnya, pemerintahan Presiden AS Donald Trump yang dipandang kurang terlibat dengan Indonesia dan negara Asia, berbeda dengan pemerintahan era Barack Obama.

“Pertemuan itu dapat menjadi kesempatan bagi Washington untuk menunjukkan bahwa mereka masih tertarik dengan sekutu Asia Tenggara. Meskipun lebih bersifat bilateral daripada multilateral,” ucapnya.

Baca juga : Lawan Puan Maharani, Rocky Gerung Siap Dampingi Nikita Mirzani yang ‘Lekuk Pikirannya Lebih Sexy’

Akan tetapi, ia juga mengungkap kenyataan lain mengenai modernisasi militer RI.

“TNI Angkatan Darat tengah menjalani program modernisasi militer skala besar untuk menggantikan infrastruktur pertahanan yang sudah tua. Termasuk pesawat, kapal, tank, serta teknologi persenjataan,” tutur Arifianto.

Ia menjelaskan, dalam beberapa bulan terakhir Prabowo telah menyatakan minatnya untuk memperoleh 15 Eurofighter Typhoon Aircraft bekas dari Austria, F-16 Viper dari AS, dan jet tempur Rafale dari Prancis. Kemudian pada Juli lalu, Rusia mengatakan kesepakatan untuk menjual 11 jet tempur Sukhoi Su-35 ke Indonesia senilai US $ 1,14 miliar masih berjalan.

Baca juga : Ini Alasan Walhi Minta Jokowi Tak Bikin Gaduh dan Seenaknya Main Tuduh Penolak UU Ciptaker Termakan Hoaks

Di sisi lain, masih dikutip dari SCMP, pengamat dari National War College di Washington, Zachary Abuza menyatakan selain pemberian visa adalah kemenangan Prabowo dari AS, ia menyatakan AS jelas membebaskan sanksi demi hubungan bilateral.

TagsASChinaDonald TrumpJokowiMenteri PertahananPrabowo

Related articles More from author

  • Jokowi Buka Suara Soal Pengakuan PKB Diminta Usung Prabowo-Erick Thohir saat Bertemu di Istana
    Nasional

    Jokowi Buka Suara Soal Pengakuan PKB Diminta Usung Prabowo-Erick Thohir saat Bertemu di Istana

    21 September 2023
    By Joni Sitohang
  • Bekerja
    Nasional

    Prabowo: Siapapun yang Jadi Presiden Tak Masalah yang Penting Bekerja untuk Rakyat

    28 November 2022
    By Joni Sitohang
  • Demokrat Klaim Gibran Tak Masuk 2 Kandidat Kuat Cawapres Prabowo, Lalu Siapa?
    Nasional

    Demokrat Klaim Gibran Tak Masuk 2 Kandidat Kuat Cawapres Prabowo, Lalu Siapa?

    18 Oktober 2023
    By Joni Sitohang
  • Yusril Klaim Tak Lama Lagi Prabowo Akan Putuskan Cawapres Pendampingnya
    Nasional

    Yusril Klaim Tak Lama Lagi Prabowo Akan Putuskan Cawapres Pendampingnya

    28 Agustus 2023
    By Joni Sitohang
  • Petinggi PDIP: Oligarki Ngotot Renggangkan Hubungan Megawati-Jokowi
    Nasional

    Petinggi PDIP: Oligarki Ngotot Renggangkan Hubungan Megawati-Jokowi

    5 Juni 2022
    By Joni Sitohang
  • Positif Covid, Trump dan Istrinya Dikarantina
    Internasional

    Positif Covid, Trump dan Istrinya Dikarantina

    3 Oktober 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TikTok Uji Coba Format Video Lanskap
    Teknologi

    TikTok Uji Coba Format Video Lanskap

  • China: Amerika Sebut Demonstran Hong Kong 'Pejuang', Tapi Cap Rakyatnya Sendiri yang Tolak Rasisme sebagai 'Perusuh'
    Internasional

    China: Amerika Sebut Demonstran Hong Kong ‘Pejuang’, Tapi Cap Rakyatnya Sendiri yang Tolak Rasisme sebagai ‘Perusuh’

  • Anggap Pemerintah Plinplan Soal RUU HIP, PKS: Tiap Menteri Terkait Tunjukkan Beda Sikap
    Nasional

    PKS Ngotot Minta Ahok Dipecat dari Komut Pertamina, Apa Alasannya?

  • Oppo Reno 8 Z 5G Dibekali Fitur Smart Sidebar
    Teknologi

    Oppo Reno 8 Z 5G Dibekali Fitur Smart Sidebar

  • Wacana Pemulangan 600 WNI eks ISIS dari Suriah ke Indonesia Tuai Pro-Kontra
    Nasional

    Wacana Pemulangan 600 WNI eks ISIS dari Suriah ke Indonesia Tuai Pro-Kontra

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.