TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Kenali Bahaya Gas Air Mata seperti yang Ditembakkan di Stadion Kanjuruhan

Kenali Bahaya Gas Air Mata seperti yang Ditembakkan di Stadion Kanjuruhan

By Joni Sitohang
5 Oktober 2022
322
0
Kenali Bahaya Gas Air Mata seperti yang Ditembakkan di Stadion Kanjuruhan

TIKTAK.ID – Gas air mata merupakan salah satu senjata yang terkadang dipakai untuk membubarkan massa. Ketika terpapar gas air mata, banyak orang mengalami gejala mata berair dan perih, mulut dan tenggorokan seperti terbakar, hingga sesak napas.

Efek gas air mata potensial berbahaya, khususnya bila tembakannya dilakukan di ruang tertutup, dari jarak dekat, korban terpapar dalam waktu lama, memiliki riwayat penyakit tertentu, atau ada faktor lain seperti berdesakan di kerumunan dan ketegangan fisik.

Medical News Today menjelaskan, ada beberapa jenis bahan gas air mata yang dipakai, seperti chloroacetophenone (CN), chlorobenzylidenemalononitrile (CS), chloropicrin (PS), bromobenzylcyanide (CA), dibenzoxazepine (CR), atau semprotan merica atau capsicum.

Baca juga : Kapolri Copot 10 Polisi Buntut Tragedi Kanjuruhan, Berikut Ini Daftarnya

Setiap bahan tersebut punya efek yang berbeda-beda, tergantung pada konsentrasi paparan dan faktor di atas. Namun umumnya efek gas air mata dalam jangka pendek menyebabkan mata berair dan kemerahan, pandangan kabur, mulut dan hidung terititasi sampai panas seperti terbakar, susah menelan, kulit ruam, mual dan muntah, batuk, tersedak, serta sesak napas.

Efek itu dapat hilang dalam waktu 15 sampai 20 menit, saat seseorang yang terkena senjata ini segera dibawa ke ruang terbuka dengan sirkulasi udara yang memadai dan membersihkan diri. Oleh sebab itu, ada pedoman ketat mengenai penggunaan senjata ini untuk mengendalikan massa, seperti penembakan gas air mata harus dari jarak jauh, hanya digunakan di luar ruangan, dan jenis bahan yang dipakai harus dengan konsentrasi serendah mungkin.

Paparan gas air mata di dalam ruangan atau menggunakan konsentrasi tinggi apa pun jenisnya berpotensi menyebabkan efek kesehatan serius. Di antaranya kebutaan, luka bakar serius, gagal napas, hingga kematian. Terlepas dari konsentrasi, orang yang punya riwayat gangguan pernapasan seperti penderita asma dan penyakit paru obstruktif kronik, berisiko tinggi mengalami gagal napas jika terpapar gas air mata.

Baca juga : KPK Tetap Lanjutkan Proses Kasus Formula E Meski Anies Resmi Dicapreskan NasDem

Selain efek langsung, terdapat sejumlah risiko kesehatan yang berbahaya ketika seseorang terkena gas air mata. Seperti dilansir Kompas.com dari BBC, efek gas air mata terkadang dapat mengakibatkan kematian karena paparan senjata ini disertai faktor lain, misalnya setelah terpapar gas air mata, orang jadi panik berlarian ke ruang tertutup. Kondisi tersebut rentan menghambat pernapasan, memicu batuk parah, sampai batuk berdarah.

TagsGas Air MataTragedi Kanjuruhan

Related articles More from author

  • 1 Bulan Tragedi Kanjuruhan: Tim Bentukan Jokowi Tak Digubris Polisi dan PSSI
    Nasional

    1 Bulan Tragedi Kanjuruhan: Tim Bentukan Jokowi Tak Digubris Polisi dan PSSI

    2 November 2022
    By Joni Sitohang
  • Tragedi Kanjuruhan Tempati Urutan Kedua Kejadian Paling Mematikan dalam Sejarah Sepak Bola Dunia
    Nasional

    Tragedi Kanjuruhan Tempati Urutan Kedua Kejadian Paling Mematikan dalam Sejarah Sepak Bola Dunia

    3 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Panglima TNI Pilih Pidanakan Prajurit Terlibat Tragedi Kanjuruhan, Bukan Sanksi Etik
    Nasional

    Panglima TNI Pilih Pidanakan Prajurit Terlibat Tragedi Kanjuruhan, Bukan Sanksi Etik

    7 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Tak Ada Tembakan Gas Air Mata ke Tribun dalam Rekonstruksi Tragedi Kanjuruhan
    Nasional

    Tak Ada Tembakan Gas Air Mata ke Tribun dalam Rekonstruksi Tragedi Kanjuruhan

    21 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Muhadjir Minta Aremania Tahan Diri, Cegah Ledakan Sosial Imbas Tragedi Kanjuruhan
    Nasional

    Muhadjir Minta Aremania Tahan Diri, Cegah Ledakan Sosial Imbas Tragedi Kanjuruhan

    5 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Terus Bertambah, Mahasiswa UMM Jadi Korban ke-135 Tragedi Maut Kanjuruhan
    Nasional

    Terus Bertambah, Mahasiswa UMM Jadi Korban ke-135 Tragedi Maut Kanjuruhan

    27 Oktober 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Politikus PDIP Kritik Jokowi: Jangan Sampai Presiden Sendiri yang Malah Memancing Kegaduhan Politik
    Nasional

    Politikus PDIP Kritik Jokowi: Jangan Sampai Presiden Sendiri yang Malah Memancing Kegaduhan Politik

  • Jokowi Klaim UMKM Kunci Penggerak Ekonomi RI
    Nasional

    Jokowi Klaim UMKM Kunci Penggerak Ekonomi RI

  • Tegaskan Siap Dukung Gibran Maju Pilgub Jateng 2024, Prabowo: Pemimpin Muda Potensial
    Nasional

    Tegaskan Siap Dukung Gibran Maju Pilgub Jateng 2024, Prabowo: Pemimpin Muda Potensial

  • Ada Dugaan Pidana, Bareskrim Tingkatkan Kasus Kebakaran Kejagung ke Penyidikan
    Nasional

    Ada Dugaan Pidana, Bareskrim Tingkatkan Kasus Kebakaran Kejagung ke Penyidikan

  • Tips Hilangkan Uban di Usia Muda
    Tips & Tutorial

    Tips Hilangkan Uban di Usia Muda

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.