TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Jokowi Khawatirkan Ekspansi Ideologi Transnasional Radikal

Jokowi Khawatirkan Ekspansi Ideologi Transnasional Radikal

By Johan Arif
8 Juni 2021
548
0
Jokowi Khawatirkan Ekspansi Ideologi Transnasional Radikal

TIKTAK.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung ideologi transnasional radikal saat memberikan sambutan dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2021. Jokowi mengungkapkan sejumlah tantangan Pancasila di tengah globalisasi, mulai dari rivalitas dengan ideologi transnasional radikal hingga perkembangan teknologi.

Jokowi mengatakan bahwa ideologi itu menyebar massif di era revolusi industri 4.0, ditambah dengan jaringan internet mutakhir 5G.

“Kecepatan ekspansi ideologi transnasional radikal dapat melampaui standar normal saat memanfaatkan disrupsi teknologi ini,” ujar Jokowi, seperti dikutip CNNIndonesia.com dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (1/6/21).

Sementara itu, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menyebut ideologi transnasional sendiri adalah ideologi yang berasal dari luar dan bertentangan dengan Pancasila, salah satunya yaitu Khilafah.

“Itu merupakan produk pemikiran dan gerakan politik dari luar. Dalam banyak hal, bertentangan dengan napas dan semangat Pancasila yang sebenarnya sudah menjadi titik kompromi antara agama dan nilai nasionalis,” terang Adi, Rabu (2/6/21).

Menurut Adi, ideologi transnasional radikal menganjurkan agar agama diformalkan sebagai dasar. Ia menjelaskan, mulai dari dasar hukum sampai dasar berperilaku dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Lantas Adi mengingatkan bahwa Indonesia bukanlah negara agama. Ia menilai meskipun agama menjadi praktik kehidupan sehari-hari, tetapi hal itu tidak diformalkan, sama seperti keadilan, kesejahteraan, dan lain sebagainya.

“Kita memang masih berlafaskan agama. Namun agama itu tidak diformalkan. Kita juga bukan negara agama yang menjadikan agama tertentu seperti Islam sebagai dasar negara, melainkan nilai-nilai agama itu cukup menjadi inspirasi,” tegas Adi.

Adi pun menganggap pernyataan Jokowi yang sempat menyinggung ideologi transnasional, bisa diartikan sebagai bentuk kekhawatiran atas berkembangnya ideologi tersebut di Indonesia. Pasalnya, Adi menyatakan belakangan memang muncul kelompok pro dan mendakwahkan ideloogi transnasional itu di Indonesia, meski tidak signifikan.

“Terdapat kekhawatiran di tengah dunia yang semakin terbuka, ideologi transnasional begitu gampang masuk ke hidup kita. Mulai dari YouTube, internet, media sosial dan lain-lain, yang kemudian secara perlahan akan menggantikan Pancasila sebagai dasar dan ideologi,” jelas Adi.

Tagsideologi transnasionalJokowiPresiden Joko WidodoRadikalisme

Related articles More from author

  • Tepis Tudingan Intervensi dan Pelemahan, Jokowi Siap Terbitkan 7 Aturan Baru Penguatan KPK
    Nasional

    Tepis Tudingan Intervensi dan Pelemahan, Jokowi Siap Terbitkan 7 Aturan Baru Penguatan KPK

    21 Januari 2020
    By Johan Arif
  • Aliansi BEM Indonesia Gelar Demo ‘Menghitung Hari Menuju Pengadilan Jokowi’ di DPR
    Nasional

    Aliansi BEM Indonesia Gelar Demo ‘Menghitung Hari Menuju Pengadilan Jokowi’ di DPR

    18 Oktober 2024
    By Joni Sitohang
  • Ekonom Muda Indef Tantang Debat Terbuka Staf Milenial Jokowi
    Nasional

    Ekonom Muda Indef Tantang Debat Terbuka Staf Milenial Jokowi

    20 April 2020
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Tak Hadiri Penutupan PON, Menpora: Bukan karena Bobrok
    Nasional

    Jokowi Tak Hadiri Penutupan PON, Menpora: Bukan karena Bobrok

    24 September 2024
    By Joni Sitohang
  • Soal Jokowi Kumpulkan Relawan di Istana, PDIP Anggap Biasa, PKS Sebut Tak Etis
    Nasional

    Soal Jokowi Kumpulkan Relawan di Istana, PDIP Anggap Biasa, PKS Sebut Tak Etis

    2 Agustus 2022
    By Joni Sitohang
  • Kak Seto Dorong Perlindungan Anak dari Virus Radikalisme dan Intoleransi
    Nasional

    Kak Seto Dorong Perlindungan Anak dari Virus Radikalisme dan Intoleransi

    23 Juli 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TIKTAK.ID - daun kratom selundupan berhasil diamankan
    NasionalViral

    Polisi Amankan 12 Ton Daun Kratom Siap Kirim ke Luar Negeri

  • Pasca Indonesian Idol, Tiara Andini Ingin Kolaborasi dengan Artis K-Pop
    Selebriti

    Pasca Indonesian Idol, Tiara Andini Ingin Kolaborasi dengan Artis K-Pop

  • 10 Ribu Relawan Siap Gelar Parade Rakyat Merah Putih untuk Lawan Radikalisme
    Nasional

    10 Ribu Relawan Siap Gelar Parade Rakyat Merah Putih untuk Lawan Radikalisme

  • Penyebab Olahraga Bisa Bikin Bahagia
    Olahraga

    Penyebab Olahraga Bisa Bikin Bahagia

  • Gerindra Sindir Anies Baswedan: Pemimpin yang Dipegang Omongan
    Nasional

    Gerindra Sindir Anies Baswedan: Pemimpin yang Dipegang Omongan

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.