TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Tanggapi Usulan Tunda Pemilu, Pengamat: Mereka Remehkan Pemimpin Indonesia Selanjutnya

Tanggapi Usulan Tunda Pemilu, Pengamat: Mereka Remehkan Pemimpin Indonesia Selanjutnya

By Joni Sitohang
4 Maret 2022
447
0
Diskusi 'Ekonomi Politik Pandemi', Pengamat Sorot Kinerja Menteri Jokowi

TIKTAK.ID – Pendiri lembaga survei KedaiKOPI, Hendri Satrio mengatakan orang yang mengusulkan wacana penundaan pemilihan umum (Pemilu) 2024, berarti meremehkan kemampuan calon pemimpin bangsa Indonesia pascakepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Saya menyimpulkan mereka ini menganggap remeh intelijensia rakyat Indonesia, dan meremehkan pemimpin-pemimpin Indonesia selanjutnya,” terang pria yang akrab disapa Hensat itu, melalui diskusi LP3ES bertajuk “Menunda Pemilu, Membajak Demokrasi” secara daring, seperti dilansir Sindonews.com, Selasa (1/3/22).

Kemudian Hensat mengungkapkan hasil temuannya pada bulan Desember 2020 lalu.

Baca juga : Ancam Gelar Aksi Demo Berjilid-jilid, PA 212: Sampai Yaqut Dipenjara atau Dicopot

Hensat menjelaskan, saat itu dia sempat bertanya kepada respondennya mengenai sosok yang dianggap pantas untuk menjadi calon pemimpin di 2024 mendatang.

Hensat melanjutkan, hasilnya terdapat ratusan nama calon yang dinilai layak untuk memimpin bangsa Indonesia di periode mendatang. Lantas Hensat menyatakan hasil tersebut pun membantah argumentasi yang digunakan pengusul tentang Presiden Jokowi masih menjadi yang terbaik untuk Indonesia.

“Jadi bila kemudian alasannya belum ada tokoh Indonesia yang sebagus Pak Jokowi dalam memimpin Indonesia, apakah memang ini usaha-usaha untuk meremehkan kemampuan pemimpin Indonesia selanjutnya?” tegas Hensat.

Baca juga : Sukses Ungguli Elektabilitas Prabowo dan Anies, Pengamat Sebut Ganjar Pandai ‘Jual Diri’ di Media

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar melontarkan wacana penundaan Pemilu. Menurutnya, ada banyak akun di media sosial yang setuju dengan usulan pelaksanaan Pemilu 2024 ditunda satu hingga dua tahun.

Muhaimin mengklaim analisis big data perbincangan di media sosial menyebut dari 100 juta subjek akun di medsos, 60 persen di antaranya mendukung penundaan Pemilu dan 40 persen menolak.

“Big data mulai menjadi referensi kebijakan dalam mengambil keputusan. Pengambilan sikap bergeser dari sebelumnya mengacu pada survei, kini beralih pada big data,” ucap Muhaimin, mengutip Kompas.com, Sabtu (26/2/22).

Baca juga : Isu Penundaan Pemilu Makin Hangat, Begini Kata Jubir Prabowo

Muhaimin memaparkan, survei hanya memotret suara responden pada kisaran 1.200-1.500 orang, sedangkan responden big data dapat mencapai angka 100 juta orang.

“Pro-kontra pilihan kebijakan ini bakal terus terjadi seiring dengan memanasnya kompetisi dan persaingan menuju 2024,” ujarnya.

Selain itu, Wakil Ketua DPR ini menilai temuan big data tersebut berbeda dengan hasil survei yang kebanyakan menyatakan tidak setuju dengan wacana penundaan Pemilu atau penambahan masa jabatan presiden. Meski begitu, dia mengakui usulan penundaan Pemilu murni merupakan inisiatif dirinya.

TagsJokowiKedaiKOPIPemilu 2024

Related articles More from author

  • Ada 3 Nama Besar di Antara 5 Kepala Daerah Penolak Omnibus Law Cipta Kerja
    Nasional

    Ada 3 Nama Besar di Antara 5 Kepala Daerah Penolak Omnibus Law Cipta Kerja

    10 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Benarkan Tudingan PKS Soal 'Rezim Jokowi Banyak Utang', PDIP: Tapi DPR Menyetujui
    Nasional

    Benarkan Tudingan PKS Soal ‘Rezim Jokowi Banyak Utang’, PDIP: Tapi DPR Menyetujui

    4 Januari 2022
    By Joni Sitohang
  • Muncul Isu Duet Prabowo-Ganjar, PKB Tak Terima
    Nasional

    Hasil Survei Indikator: Elektabilitas Prabowo di Puncak, Ganjar Anjlok Usai RI Batal Gelar Piala Dunia U-20

    21 April 2023
    By Joni Sitohang
  • Ketus Tanggapi Rizieq yang Ajak Jokowi Rekonsiliasi, Nasdem: Memang Salahnya Apa?
    Nasional

    Ketus Tanggapi Rizieq yang Ajak Jokowi Rekonsiliasi, Nasdem: Memang Salahnya Apa?

    14 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Akan Bangkitkan Kembali Hambalang untuk Pusat Pelatihan Atlet
    Nasional

    Jokowi Akan Bangkitkan Kembali Hambalang untuk Pusat Pelatihan Atlet

    17 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • Kritik Jokowi Soal Pertemuan Ketum Parpol di Istana, ICW: Tak Etis dan Timbulkan Konflik Kepentingan
    Nasional

    Kritik Jokowi Soal Pertemuan Ketum Parpol di Istana, ICW: Tak Etis dan Timbulkan Konflik Kepentingan

    8 Mei 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Viral! Situs Resmi DPR Diretas, Tampilan Berandanya Berubah Jadi 'Dewan Pengkhianat Rakyat Republik Indonesia'
    Nasional

    Viral! Situs Resmi DPR Diretas, Tampilan Berandanya Berubah Jadi ‘Dewan Pengkhianat Rakyat Republik Indonesia’

  • Dilarang di AS, TikTok Pastikan Gugat Trump ke Pengadilan
    InternasionalTeknologi

    Dilarang di AS, TikTok Pastikan Gugat Trump ke Pengadilan

  • Dampak pada Tubuh jika Berhenti Makan Sayur dan Buah
    Tips & Tutorial

    Dampak pada Tubuh jika Berhenti Makan Sayur dan Buah

  • Baca juga : Arief Poyuono Yakin Prabowo Dukung Jokowi Tiga Periode
    Nasional

    Anies Kunjungi Luhut, Gerindra: Kemesraan itu Janganlah Cepat Berlalu!

  • Siap Nyapres 2024, Anies Ngaku Belum Dapat Panggilan Partai
    Nasional

    Siap Nyapres 2024, Anies Ngaku Belum Dapat Panggilan Partai

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.