TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Jokowi Disebut Tak Bisa Tolak Jika Diusung PDIP Lagi di 2024

Jokowi Disebut Tak Bisa Tolak Jika Diusung PDIP Lagi di 2024

By Joni Sitohang
21 Juni 2021
347
0
Jokowi Disebut Tak Bisa Tolak Jika Diusung PDIP Lagi di 2024

TIKTAK.ID – Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak bisa menolak bila partai yang membesarkan namanya, dalam hal ini PDI Perjuangan, memintanya untuk maju kembali sebagai calon presiden dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Qodari menyatakan hal itu, menyusul adanya rencana peluncuran Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi-Prabowo untuk Pilpres 2024.

Sekadar informasi, Qodari sendiri merupakan salah satu orang yang melantangkan wacana Jokowi 3 periode.

Baca juga : PDIP: Saat Pembahasan, Demokrat Setuju UU Ciptaker, Namun WO Saat Diliput Media

“Saya kira Pak Jokowi tak akan bisa menolak apalagi kalau parpol termasuk PDIP yang meminta beliau untuk kembali untuk maju,” ujar Qodari kepada wartawan, Jumat (18/6/21), seperti dilansir Sindonews.com.

Menurut analisis politiknya, Qodari mengatakan pencalonan Jokowi menjadi Capres di 2024 mendatang dapat memberikan keuntungan politik bagi partai besutan Megawati Soekarnoputri itu sendiri. Untuk itu, lanjut Qodari, pencalonan ini dirasa sangat tepat diambil oleh PDIP.

“Jika bicara mengenai PDIP, hemat saya PDIP kalau mau menang lagi 2024, maka lebih aman Pak Jokowi yang maju ketimbang simulasi dan kombinasi lainnya,” tutur Qodari.

Baca juga : Alasan Jokowi Tak Akan Tolak Jabatan Presiden Tiga Periode

Di sisi lain, pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas), Robi Nurhadi menilai wacana presiden tiga periode dengan menduetkan Jokowi-Prabowo merupakan preseden buruk.

“Ini preseden buruk untuk wujudkan presiden baik, karena rakyat itu bukan hanya perlu presiden, melainkan perlu presiden yang baik. Presiden yang baik itu tidak hanya lahir dari pribadinya, namun juga dari sistem dan lingkungannya,” terang Robi, Jumat (18/6/21).

Menurut Robi, para pengusung Reformasi telah menyepakati bahwa presiden itu maksimal dua periode, dengan masing-masing periode selama lima tahun.

Baca juga : Warga NTT Suarakan Referendum Masa Jabatan Presiden untuk Jokowi

“Bila hal ini diutak-atik, maka akan jadi preseden buruk. Alasannya, pertama, seperti tidak ada lagi kader terbaik Indonesia yang mampu menjadi presiden. Alasan kedua, distribusi kekuasaan itu tidak hanya horizontal, tetapi vertikal. Ada anak bangsa lainnya yang juga perlu diberi kesempatan untuk menjadi pemimpin,” tegas Robi.

Oleh sebab itu, Robi menyarankan Jokowi agar tidak menerima rayuan politik menjadi presiden tiga periode.

“Pak Jokowi jangan terima rayuan politik seperti itu, cukup dua periode. Jadilah guru bangsa, jadilah bapak bangsa,” ucapnya.

TagsJokowiM QodariMuhammad QodariPDIPPilpres 2024Presiden Tiga Periode

Related articles More from author

  • PDIP Siap Temui Susi Pudjiastuti Soal Kesiapan Maju Pilgub Jawa Barat
    Nasional

    PDIP Siap Temui Susi Pudjiastuti Soal Kesiapan Maju Pilgub Jawa Barat

    6 Juli 2024
    By Joni Sitohang
  • Muncul Mendadak dan Bikin Heboh, Amien Rais Kritik Pedas Jokowi-Luhut
    Nasional

    Muncul Mendadak dan Bikin Heboh, Amien Rais Kritik Pedas Jokowi-Luhut

    6 April 2022
    By Joni Sitohang
  • Menakar Peluang Politisi Tua di Pilpres 2024, Antara Mega, JK dan Prabowo
    Nasional

    Menakar Peluang Politisi Tua di Pilpres 2024, Antara Mega, JK dan Prabowo

    26 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Reaksi PA 212 Tentang Mundurnya Kapitra Kuasa Hukum HRS
    Nasional

    Tokoh Ini Yang Dulunya Bela Habib Rizieq, Sekarang Berbalik Bela Ahok, Ini Reaksi PA 212

    9 Maret 2020
    By Rusli Qomar
  • Tak Lagi Kritis Lagi ke Pemerintah, Ahmad Dhani Tegaskan Dirinya Petugas Partai
    Nasional

    Tak Lagi Kritis Lagi ke Pemerintah, Ahmad Dhani Tegaskan Dirinya Petugas Partai

    25 Desember 2023
    By Joni Sitohang
  • Ekonomi Berat di Era Jokowi, SBY Pilih Jualan Nasi Goreng sebagai Opsi
    Nasional

    Ekonomi Berat di Era Jokowi, SBY Pilih Jualan Nasi Goreng sebagai Opsi

    26 Januari 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Amien Rais Jelaskan Beda Pemerintahan Jokowi dan Era SBY
    Nasional

    Amien Rais Jelaskan Beda Pemerintahan Jokowi dan Era SBY

  • Ganjar Bakal Makamkan Jenazah Tenaga Medis Positif Corona di Taman Makam Pahlawan
    Nasional

    Ganjar Bakal Makamkan Jenazah Tenaga Medis Positif Corona di Taman Makam Pahlawan

  • TIKTAK.ID - Aneh, Istana Larang Semua Instansi Pemerintah Pajang Gambar Jokowi di Atribut 17 Agustusan
    Nasional

    Aneh, Istana Larang Semua Instansi Pemerintah Pajang Gambar Jokowi di Atribut 17 Agustusan

  • Turki Buru 158 Tersangka Diduga Terlibat Kudeta 2016
    Internasional

    Turki Buru 158 Tersangka Diduga Terlibat Kudeta 2016

  • Diisukan Lompat ke PKS, Romahurmuziy Klaim Sandiaga Uno Sudah 96 Persen Gabung PPP
    Nasional

    Diisukan Lompat ke PKS, Romahurmuziy Klaim Sandiaga Uno Sudah 96 Persen Gabung PPP

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.