TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Istana Buka-bukaan Alasan Jokowi Terapkan Kebijakan Tapera

Istana Buka-bukaan Alasan Jokowi Terapkan Kebijakan Tapera

By Joni Sitohang
12 Juni 2024
446
0
Istana Buka-bukaan Alasan Jokowi Terapkan Kebijakan Tapera

TIKTAK.ID – Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko mengungkapkan alasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong kebijakan potong gaji buat iuran Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Dia mengatakan alasan utama kebijakan ini dilakukan demi mempercepat kepemilikan rumah di masyarakat.

Moeldoko menjelaskan bahwa hingga sejauh ini terjadi kesenjangan kepemilikan rumah atau backlog perumahan di Indonesia senilai 9,9 juta unit rumah. Sedangkan program penyediaan rumah murah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hanya mampu menyediakan rumah sebanyak 300 ribu unit per tahun saja.

Oleh sebab itu, kata Moeldoko, skema gotong-royong yang dilakukan pada Tapera dianggap mampu mempercepat penyediaan rumah murah kepada masyarakat.

Baca juga : Sebelumnya Muncul Isu Duet Anies-Ahok, Kini Muncul Anies-Andika

“Kan beliau menyampaikan ada backlog 9,9 juta. Jadi negara harus hadir untuk menangani ini. Kan pendekatan FLPP kemarin, populasinya tidak banyak, paling banyak 300 ribu unit per tahun. Kapan mau dikejar? Harus ada skema baru,” ujar Moeldoko di Gedung Krida Bhakti, Jakarta Pusat, pada Jumat (7/6/24), seperti dilansir detikcom.

Moeldoko menjelaskan bahwa selama ini tabungan perumahan sudah pernah dikembangkan di kalangan abdi negara. Dia menyebut Pemerintah ingin memperluas kebijakan itu kepada pegawai swasta supaya modal yang dimiliki Tapera bisa menjadi lebih besar dan mampu membiayai penyediaan rumah murah.

“Kan sudah ada skema Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan (Bapertarum) di Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun melihat bahwa ini cakupannya harus lebih luas, maka muncullah Tapera,” tutur purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Darat tersebut.

Baca juga : Ketum PBNU Ungkap Komposisi Menteri Prabowo-Gibran: Paling Tidak Separuhnya NU atau Malah Semua NU

Moeldoko menilai melalui program Tapera, buruh ataupun pekerja dengan gaji di atas upah minimum harus membayar 3% dari gajinya. Dia mengeklaim iuran ini bakal menjadi tabungan perumahan pekerja yang dapat digunakan untuk manfaat Kredit Pemilikan Rumah (KPR) murah, kredit pembangunan rumah, dan kredit renovasi rumah.

Di sisi lain, lanjut Moeldoko, jika pekerja tak mau menggunakan manfaat Tapera, maka nantinya tabungan tersebut akan dikembalikan saat pensiun dengan nominal ditambah pemupukan atau imbal hasil dari pengelolaan yang dilakukan BP Tapera.

TagsAPBNASNJokowiKPRMoeldokoTabungan Perumahan RakyatTapera

Related articles More from author

  • Tak Lolos Pemeriksaan Virus Corona, 3 WNI di Wuhan Batal Dipulangkan
    Nasional

    Langkahnya Tangani Corona Disindir China, Jokowi Bergeming

    10 Februari 2020
    By Johan Arif
  • Jokowi Jadi Muslim Peringkat ke-12 Paling Berpengaruh 2021
    Nasional

    Survey Kepuasan terhadap Jokowi dan Kasus Covid-19 yang Sama-sama Meningkat Tinggi

    9 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Kisruh 2 Kelompok Relawan Jokowi Projo vs Joman, Apa Sebabnya?
    Nasional

    Joman Tuding Projo Ingin Jerumuskan Jokowi Lewat Wacana ‘3 Periode’

    2 September 2022
    By Joni Sitohang
  • Klaim Sudah Evaluasi Peretasan PDNS, Jokowi: Ini Terjadi di Negara Lain, Bukan Kita Saja
    Nasional

    Klaim Sudah Evaluasi Peretasan PDNS, Jokowi: Ini Terjadi di Negara Lain, Bukan Kita Saja

    6 Juli 2024
    By Joni Sitohang
  • Moeldoko Klaim Pemeriksaan Hasto di KPK Tak Terkait Kritikan Keras ke Istana
    Nasional

    Moeldoko Klaim Pemeriksaan Hasto di KPK Tak Terkait Kritikan Keras ke Istana

    27 Juni 2024
    By Joni Sitohang
  • Denny Indrayana: Jokowi Sulit Dimakzulkan Baik Secara Konstitusional Maupun Politik
    Nasional

    Denny Indrayana: Jokowi Sulit Dimakzulkan Baik Secara Konstitusional Maupun Politik

    3 Juni 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Relawan Projo Gabung Tim Pemenangan Ganjar, Ahmad Basarah: Realistis
    Nasional

    Relawan Projo Gabung Tim Pemenangan Ganjar, Ahmad Basarah: Realistis

  • Anies dan Dirinya Masuk Daftar Prioritas Disuntik Vaksin Corona, Begini Reaksi Wagub Riza Patria
    Nasional

    Anies dan Dirinya Masuk Daftar Prioritas Disuntik Vaksin Corona, Begini Reaksi Wagub Riza Patria

  • Moeldoko Ancam Laporkan ICW, YLBHI: Ini Upaya Pemberangusan Demokrasi!
    Nasional

    Moeldoko Ancam Laporkan ICW, YLBHI: Ini Upaya Pemberangusan Demokrasi!

  • Jakarta Banjir, Djarot Cibir Kerja Anies 3 Tahun Menjabat Belum Terlihat
    Nasional

    Jakarta Banjir, Djarot Cibir Kerja Anies 3 Tahun Menjabat Belum Terlihat

  • TIKTAK.ID - Merasa Negaranya Diperas Trump, Warga Korea Selatan Demo Kedutaan Amerika di Seoul
    Internasional

    Merasa Negaranya Diperas Trump, Warga Korea Selatan Demo Kedutaan Amerika di Seoul

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.