TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›IDAI Ungkap Alasan Campak dan Difteri Lebih Mendesak dari Hantavirus

IDAI Ungkap Alasan Campak dan Difteri Lebih Mendesak dari Hantavirus

By Joni Sitohang
8 Juni 2026
1
0
IDAI Ungkap Alasan Campak dan Difteri Lebih Mendesak dari Hantavirus

TIKTAK.ID – Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap hantavirus, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyatakan ancaman penyakit infeksi yang telah lama ada di Indonesia seperti campak dan difteri justru lebih mendesak ditangani.

Menurut Anggota Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik IDAI, Prof. Dr. Dominicus Husada, dr., DTM&H., MCTM(TP)., Sp.A., Subsp.IPT., CTH, Indonesia saat ini masih menghadapi banyak kasus penyakit infeksi yang belum tertangani secara optimal.

“Yang membuat saya prihatin bahwa saat ini rumah kita telah terbakar. Kasus-kasus infeksi di Indonesia ini begitu banyaknya dan kita tidak punya sumber daya yang cukup dalam tanda kutip untuk mengatasinya,” ujar Dr. Dominicus, seperti dilansir ANTARA, pada Sabtu (9/5/26).

Baca juga : Bahlil Lapor ke Prabowo: Stok BBM dan LPG Aman

Dr. Dominicus menjelaskan, penyakit seperti campak, difteri, tetanus, hingga pertusis masih menjadi persoalan kesehatan yang nyata di berbagai daerah. Bahkan dia menyebut beberapa penyakit itu sudah berlangsung selama bertahun-tahun, tapi belum sepenuhnya terkendali.

“Sudah sekian belas tahun difteri di kita. Campak ini mulai 2-3 tahun yang lalu, tapi hingga hari ini belum tuntas juga,” tegas Dr. Dominicus.

Dominicus menganggap perhatian terhadap hantavirus tetap penting. Namun dia mengatakan masyarakat dan Pemerintah tak boleh melupakan penyakit yang jumlah kasusnya jauh lebih tinggi dan berdampak besar terhadap anak-anak.

Baca juga : Novel Baswedan Kritik Keras Proses Hukum Kasus Andrie Yunus

Dr. Dominicus menyatakan masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan perlindungan optimal terhadap penyakit infeksi yang sebenarnya bisa dicegah, salah satunya lewat imunisasi.

“Maksud saya, pencegahan kita terhadap (difteri dan campak) misalnya, itu menurut saya tetap lebih penting, lantaran kita lebih banyak kasusnya. Dan fakta menunjukkan kalau orang-orang kita itu sangat banyak yang belum terlindungi dengan memadai,” tutur Dr. Dominicus.

Hantavirus sendiri adalah kelompok virus yang dibawa hewan pengerat seperti tikus dan bisa menimbulkan penyakit serius pada manusia, walaupun kasusnya relatif jarang. Penularan umumnya terjadi saat seseorang menghirup partikel virus di udara yang berasal dari urine, feses, atau air liur tikus, khususnya di ruang tertutup.

Baca juga : Tanggapi Pembubaran Nobar Film ‘Pesta Babi’, Puan: Harus Diantisipasi dengan Baik

Tidak hanya melalui saluran pernapasan, penularan juga dapat terjadi lewat kulit yang terluka, meski kasusnya lebih jarang. Gejala hantavirus biasanya muncul satu sampai delapan minggu usai terpapar virus.

TagsCampakDifteriHantavirusIDAI

Related articles More from author

  • Jabatan Sipil Banyak Diisi Perwira TNI Polri, Pengamat: Pimpin Batalion Beda dengan Lembaga PemerintahJabatan Sipil Banyak Diisi Perwira TNI Polri, Pengamat: Pimpin Batalion Beda dengan Lembaga Pemerintah
    Nasional

    Jabatan Sipil Banyak Diisi Perwira TNI Polri, Pengamat: Pimpin Batalion Beda dengan Lembaga Pemerintah

    5 Mei 2026
    By Joni Sitohang
  • Kecam Serangan Israel di Gaza, IDAI Desak Lindungi Hak Anak-anak
    Nasional

    Kecam Serangan Israel di Gaza, IDAI Desak Lindungi Hak Anak-anak

    21 Oktober 2023
    By Joni Sitohang
  • Kenali Penyebab Gangguan Ginjal Akut Misterius Pada Anak
    Tips & Tutorial

    Kenali Penyebab Gangguan Ginjal Akut Misterius Pada Anak

    21 Oktober 2022
    By Hendra Setiawan
  • Ketahui Pertolongan Pertama Saat Anak Kejang
    Tips & Tutorial

    Ketahui Pertolongan Pertama Saat Anak Kejang

    14 Desember 2023
    By Hendra Setiawan
  • IDAI Bagikan Tips Aman Mudik Bersama Anak
    Tips & Tutorial

    IDAI Bagikan Tips Aman Mudik Bersama Anak

    23 April 2023
    By Hendra Setiawan
  • Tolak Wacana 3 Periode, PKP: Mas AHY dan Puan Tak Bisa Nyapres
    Nasional

    Tolak Wacana 3 Periode, PKP: Mas AHY dan Puan Tak Bisa Nyapres

    28 September 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Makna Ramadan di Tengah Pandemi Corona Bagi Dewi Sandra
    Selebriti

    Makna Ramadan di Tengah Pandemi Corona Bagi Dewi Sandra

  • Koalisi Perubahan untuk Persatuan Siap Umumkan Bakal Cawapres Anies pada Juli 2023
    Nasional

    Koalisi Perubahan untuk Persatuan Siap Umumkan Bakal Cawapres Anies pada Juli 2023

  • Tips Keuangan Pribadi ini Bisa Membuat Anda Jadi Kaya
    Tips & Tutorial

    Tips Keuangan Pribadi ini Bisa Membuat Anda Jadi Kaya

  • Jokpro Klaim Tolak Tegas Pemilu Ditunda tapi Tetap Ingin Presiden 3 Periode
    Nasional

    Jokowi Sebut Usulan Presiden Tiga Periode Boleh-boleh Saja, Jokpro: Realisasikan

  • Erick Thohir Copot Dirut Asabri, Benarkah Ada Campur Tangan dan Deal Khusus dengan Prabowo?
    Nasional

    Erick Thohir Copot Dirut Asabri, Benarkah Ada Campur Tangan dan Deal Khusus dengan Prabowo?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.