TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Jabatan Sipil Banyak Diisi Perwira TNI Polri, Pengamat: Pimpin Batalion Beda dengan Lembaga Pemerintah

Jabatan Sipil Banyak Diisi Perwira TNI Polri, Pengamat: Pimpin Batalion Beda dengan Lembaga Pemerintah

By Joni Sitohang
5 Mei 2026
1
0
Jabatan Sipil Banyak Diisi Perwira TNI Polri, Pengamat: Pimpin Batalion Beda dengan Lembaga PemerintahJabatan Sipil Banyak Diisi Perwira TNI Polri, Pengamat: Pimpin Batalion Beda dengan Lembaga Pemerintah

TIKTAK.ID – Analis Politik dan Militer Universitas Nasional (UNAS), Selamat Ginting, mengatakan bahwa memimpin batalion sangat berbeda dengan memimpin lembaga pemerintah. Dia menyampaikan hal itu untuk merespons sejumlah jabatan sipil yang banyak diisi oleh perwira tinggi TNI dan Polri, tapi beberapa justru berujung pada kasus hukum.

“Ilmu organisasi modern menunjukkan kalau kepemimpinan bukanlah kemampuan yang sepenuhnya universal. Memimpin batalion militer berbeda dengan memimpin perusahaan perkebunan negara,” ujar Selamat, seperti dilansir Kompas.com, pada Sabtu (6/6/26).

“Mengelola operasi keamanan beda dengan mengelola sistem kepabeanan. Mengendalikan pasukan juga berbeda dengan merancang tata kelola pangan nasional,” imbuh Selamat.

Baca juga : IDAI Ungkap Alasan Campak dan Difteri Lebih Mendesak dari Hantaviruss

Selamat menyatakan selama ini berkembang anggapan bahwa jenderal yang sukses memimpin pasukan bakal otomatis berhasil memimpin perusahaan negara, lembaga ekonomi, atau institusi pelayanan publik.

Sekilas, anggapan tersebut memang tampak masuk akal. Terlebih, militer dan kepolisian dikenal punya tradisi disiplin yang kuat, struktur komando yang tegas, serta pengalaman mengelola organisasi besar. Meski begitu, pengalaman itu tak serta-merta menjamin keberhasilan ketika memimpin lembaga sipil yang memiliki karakter, tantangan, dan tata kelola yang berbeda.

“Masing-masing bidang mempunyai kompetensi teknis, regulasi, budaya organisasi, dan tantangan yang berbeda. Keberhasilan di satu bidang tak otomatis menjamin keberhasilan di bidang lain,” tutur Selamat.

Baca juga : Bahlil Lapor ke Prabowo: Stok BBM dan LPG Aman

Selamat pun menilai kesalahan berpikir semacam itu kerap muncul dalam praktik politik kekuasaan. Dia menyebut jabatan sipil strategis kerap diberikan kepada mereka yang memiliki pangkat tinggi dan pengalaman memimpin, tanpa terlebih dahulu melihat apakah kompetensinya sesuai dengan tugas yang akan dijalankan.

Kemudian Selamat menyinggung sejumlah kasus yang melibatkan purnawirawan TNI dan Polri di jabatan sipil. Dia memaparkan, Jenderal Kehormatan (Purn) Agus Sutomo dicopot dari jabatannya sebagai Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero).

Selain itu, Letjen Kehormatan (Purn) Lodewijk Pusung serta Irjen Pol (Purn) Sonny Sanjaya diberhentikan dari jabatan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dan sedang menjalani proses hukum terkait dugaan korupsi. Terdapat pula Letjen (Purn) Djaka Budi Utama yang kini menjabat Direktur Jenderal Bea dan Cukai turut disebut dalam perkara dugaan suap yang sedang ditangani aparat penegak hukum.

Baca juga : Novel Baswedan Kritik Keras Proses Hukum Kasus Andrie Yunus

Menurut Selamat, dalam teori birokrasi modern yang diperkenalkan Max Weber, jabatan publik idealnya diisi berdasarkan merit atau kompetensi profesional. Dia menjelaskan, mereka yang punya keahlian di bidang keuangan mengelola keuangan, yang memahami perdagangan mengurus perdagangan, dan yang menguasai kesehatan publik memimpin sektor kesehatan.

TagsHantavirusIDAIPerwira TNIPolri

Related articles More from author

  • Polri Tangkap 26 Orang Teroris Afiliasi JAD-ISIS, Sebagian Besar Anggota FPI
    Nasional

    Polri Tangkap 26 Orang Teroris Afiliasi JAD-ISIS, Sebagian Besar Anggota FPI

    5 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • DPR: Perwira TNI-Polri Aktif Boleh Jadi Penjabat Kepala Daerah
    Nasional

    DPR: Perwira TNI-Polri Aktif Boleh Jadi Penjabat Kepala Daerah

    26 Mei 2022
    By Joni Sitohang
  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Kunjungi KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa
    Nasional

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Kunjungi KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa

    3 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Polri Tegaskan Terduga Teroris FA Bukan Pengurus Muhammadiyah
    Nasional

    Polri Tegaskan Terduga Teroris FA Bukan Pengurus Muhammadiyah

    11 April 2021
    By Johan Arif
  • Komisi III DPR Sebut Publik Ingin Hasil Kasus Batu Bara, Bukan Polemik Antarlembaga
    Nasional

    Komisi III DPR Sebut Publik Ingin Hasil Kasus Batu Bara, Bukan Polemik Antarlembaga

    17 Juli 2026
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Jengkel, Banyak Instansi Tak Mau Pakai Produk UMKM: Bodoh Banget Kita ini
    Nasional

    Jokowi Minta Polri Fokus Soal Pemindahan Ibu Kota dan Pengawalan Pemilu 2024

    6 Juli 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TIKTAK.ID - Ilustrasi Habib Rizieq Shihab Di Arab Saudi
    Nasional

    Misteri Surat Cekal Versi Habib Rizieq Shihab

  • Tak Kenakan Masker Saat Hadiri Acara, PM Bulgaria Didenda 2,5 Juta
    Internasional

    Tak Kenakan Masker Saat Hadiri Acara, PM Bulgaria Didenda 2,5 Juta

  • Kominfo Bangun Super WiFi Gratis di Labuan Bajo
    Teknologi

    Kominfo Bangun Super WiFi Gratis di Labuan Bajo

  • TIKTAK.ID - Ikatan Dokter Indonesia Tepis Klaim Jokowi Soal Obat Anti Malaria Chloroquine Ampuh Obati Pasien Corona
    Nasional

    Ikatan Dokter Indonesia Tepis Klaim Jokowi Soal Obat Anti Malaria Chloroquine Ampuh Obati Pasien Corona

  • Tak Ada Dasar Konstitusi, Romo Benny Sebut Jabatan Presiden 3 Periode Hanya Ilusi
    Nasional

    Tak Ada Dasar Konstitusi, Romo Benny Sebut Jabatan Presiden 3 Periode Hanya Ilusi

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.