TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Hasto: Pemilu 2024 Perpaduan Kecurangan Pemilu Era Orde Baru dan 2009

Hasto: Pemilu 2024 Perpaduan Kecurangan Pemilu Era Orde Baru dan 2009

By Joni Sitohang
23 Maret 2024
461
0
Hasto: Pemilu 2024 Perpaduan Kecurangan Pemilu Era Orde Baru dan 2009

TIKTAK.ID – Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto mengungkapkan bahwa Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 adalah perpaduan sempurna dari seluruh kecurangan yang terjadi dalam Pemilu 1971 era Orde Baru dan Pemilu 2009 era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Hasto menjelaskan, hal itu karena kecurangan Pemilu pada tahun ini diduga terjadi dari hulu ke hilir. Dia memaparkan, mulai dari rekayasa di Mahkamah Konstitusi (MK) hingga pengerahan aparat negara untuk pemenangan salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden.

“Kalau dulu (Pemilu 1971 dan 2009) memakai instrumen kekerasan yang dilakukan oleh ABRI dengan sumber daya, yang tidak terbatas. Saat ini pun juga sama dilakukan oleh instrumen negara yang mestinya netral dengan sumber-sumber daya dari negara,” ujar Hasto dalam acara diskusi publik di Sekretariat Barikade 98, Jakarta Pusat, pada Senin (18/3/24), seperti dilansir Tempo.co.

Baca juga : Kakak Cak Imin Datangi Istana Temui Jokowi, Mau Merapat ke Pemerintahan Berikutnya?

Kemudian Hasto juga menyatakan Sirekap Komisi Pemilihan Umum (KPU) hanya menjadi salah satu instrumen yang dipergunakan untuk membangun suatu persepsi baik. Padahal, pria berusia 57 tahun ini menilai Sirekap bisa didesain secara berjenjang di KPU yang menurutnya tidak ada metadatanya.

“Bagaimana suatu peristiwa yang sangat penting sebagai cermin dari kedaulatan rakyat itu ternyata metadatanya tidak ada,” tegas Hasto.

Hasto lantas mengatakan kalau upaya Presiden Jokowi untuk memperpanjang kekuasaannya melalui abuse of power (penyalahgunaan kekuasaaan) itu betul-betul dilakukan. Politikus asal Yogyakarta tersebut pun merasa sedih melihat seluruh kejahatan demokrasi Orde Baru kembali hadir pada Pemilu 2024.

Baca juga : Airlangga Sebut Belum Diskusi dengan Prabowo Soal Jatah 5 Menteri Golkar

“Kejahatan demokrasi bukan lagi menyangkut persoalan kekuasaan, melainkan menyangkut persoalan masa depan,” tutur Hasto.

“Bagaimana ketika suatu bangunan negara, supremasi hukum bahkan mereka yang menjadi aparat penegak hukum, itu nyata-nyata terlibat di dalam suatu proses dari hulu hingga ke hilir,” imbuh Hasto.

Hasto pun menegaskan bahwa berbagai pengakuan sudah menunjukkan adanya rekayasa hukum di Mahkamah Konstitusi (MK), atau suatu intervensi yang melobi suatu lembaga yang seharusnya merdeka bebas dari campur tangan kekuasaan presiden.

TagsHasto KristiyantoMahkamah KonstitusiOrde BaruPDIPPemilu 2024Pilpres 2024

Related articles More from author

  • Jusuf Kalla Komentari Wacana Anies Maju Pilgub Jakarta
    Nasional

    Jusuf Kalla Komentari Wacana Anies Maju Pilgub Jakarta

    22 Juni 2024
    By Joni Sitohang
  • Soal Sanksi PDIP ke Ganjar dan FX Rudy, Apa Maksud Megawati?
    Nasional

    Soal Sanksi PDIP ke Ganjar dan FX Rudy, Apa Maksud Megawati?

    28 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Dianggap Bukan Cebong Maupun Kampret, Ulama Jatim Gelar Dukungan Ridwan Kamil Capres 2024
    Nasional

    Dianggap Bukan Cebong Maupun Kampret, Ulama Jatim Gelar Dukungan Ridwan Kamil Capres 2024

    27 Mei 2022
    By Joni Sitohang
  • Bantah Klaim Moeldoko, Nasdem: Gak Masuk Daftar Capres 2024 di Kami, Tuh!
    Nasional

    Bantah Klaim Moeldoko, Nasdem: Gak Masuk Daftar Capres 2024 di Kami, Tuh!

    8 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Khawatir Pembangunan Mandek, Pengamat Minta Jokowi Tak Sembarangan Reshuffle Menteri
    Nasional

    Soal Rencana PDIP Umumkan Capres pada Juni 2023, Begini Kata Pengamat

    13 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Media Inggris Soroti Fenomena Dinasti Politik Keluarga di Indonesia, Mulai Jokowi, Ma'ruf Amin Hingga Prabowo
    Nasional

    Media Inggris Soroti Fenomena Dinasti Politik Keluarga di Indonesia, Mulai Jokowi, Ma’ruf Amin Hingga Prabowo

    5 Desember 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • PA 212: Kalau HRS Penuhi Panggilan Polisi, Umat Akan Turun ke Jalan
    Nasional

    PA 212: Kalau HRS Penuhi Panggilan Polisi, Umat Akan Turun ke Jalan

  • Ini Penyebab dan Gejala Pendarahan Otak seperti yang Dialami Indra Bekti
    Tips & Tutorial

    Ini Penyebab dan Gejala Pendarahan Otak seperti yang Dialami Indra Bekti

  • Ngaku Hidupnya Sekarang Jauh Lebih Enak, Ahok Buka-Bukaan Soal Gaji Komisaris Utama Pertamina
    Nasional

    Ngaku Hidupnya Sekarang Jauh Lebih Enak, Ahok Buka-Bukaan Soal Gaji Komisaris Utama Pertamina

  • Jika Benar Shopee Liga 1 Bakal Dilanjutkan Lagi, Persib Minta Wasit yang Kinerjanya 'Lebih Baik dan Bersih'
    Olahraga

    Jika Benar Shopee Liga 1 Bakal Dilanjutkan Lagi, Persib Minta Wasit yang Kinerjanya ‘Lebih Baik dan Bersih’

  • Tegaskan Dirinya Tak di Partai, Yenny Wahid: Saya PKB Gus Dur, Bukan PKB Cak Imin
    Nasional

    Tegaskan Dirinya Tak di Partai, Yenny Wahid: Saya PKB Gus Dur, Bukan PKB Cak Imin

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.