TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Erick Thohir Mendadak Datangi Kantor KPK Lewat Pintu Belakang

Erick Thohir Mendadak Datangi Kantor KPK Lewat Pintu Belakang

By Joni Sitohang
6 Mei 2025
193
0
Erick Thohir Mendadak Datangi Kantor KPK Lewat Pintu Belakang

TIKTAK.ID – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mendadak menyambangi Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, pada Selasa (29/4/25) petang. Namun Erick Thohir memasuki Gedung Merah Putih KPK lewat pintu belakang, sehingga awak media tak mendapatkan keterangan pers dari yang bersangkutan.

Kemudian saat dikonfirmasi terpisah, Tim Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menyebut kehadiran Erick Thohir guna membahas pencegahan korupsi di tubuh BUMN.

“Audiensi untuk program pencegahan korupsi di badan usaha BUMN,” ungkap Budi, pada Selasa (29/4/25), seperti dilansir CNN Indonesia.

Baca juga : Muzani Temui Prabowo di Istana Bahas BUMN Hingga Bantuan untuk Gaza

Untuk diketahui, pertemuan tersebut dihadiri oleh pimpinan KPK Johanis Tanak dan Agus Joko Pramono bersama Direktorat Antikorupsi Badan Usaha (AKBU)- Kedeputian Pencegahan dan Monitoring KPK.

“Selain Pak Menteri, pertemuan turut dihadiri oleh kedua Wakil Menteri,” terang Budi.

“Untuk pembahasan lebih rincinya apa saja, nanti bakal di-update setelah pertemuan ya,” imbuh Budi.

Baca juga : Surati Prabowo, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Nyatakan Mundur dari Jabatan

Lebih lanjut, Erick Thohir mengeklaim pengelolaan perusahaan negara yang makin dinamis, khususnya terkait UU BUMN terbaru, Undang-Undang Nomor 1/2025, dan keberadaan BPI Danantara membutuhkan sinkronisasi yang kuat, supaya pengawasan terhadap BUMN makin ketat.

Erick Thohir menjelaskan, dengan menggandeng KPK, pihaknya mampu menjalankan aturan tersebut secara maksimal. Ia mengatakan penugasan makin kompleks, termasuk mengawal harapan Presiden Prabowo agar BPI Danantara menjadi pengelola investasi yang sukses dan sehat.

“Kita juga membantu dengan percepatan-percepatan yang bisa kita dorong kita approve, dividen, merger, penutupan usaha, dan lainnya”, tulis Erick Thohir melalui akun sosial media Instagramnya, Rabu (30/4/25), mengutip CNBCIndonesia.com.

Baca juga : Menantu Jokowi Datangi KPK, Diperiksa Soal Kasus Apa?

Menurut Erick Thohir, terdapat penugasan dan pola kerja baru yang harus dilakukan berdasarkan UU BUMN terbaru tersebut. Dalam UU BUMN yang baru, jajaran direksi sampai komisaris, perusahaan BUMN tidak lagi termasuk dalam penyelenggara negara sehingga diperlukan definisi turunannya.

“Maka kerja sama dengan KPK harus ditingkatkan dengan cara membangun sistem yang lebih ketat, serta menyesuaikan dengan UU BUMN itu,” sambung Erick Thohir.

Selain itu, Erick Thohir menyatakan peran pengawasan terhadap BPI Danantara juga menjadi tugas yang harus dijalankan, sehingga sesuai dengan harapan Presiden Prabowo Subianto agar Danantara maksimal dalam mengelola kekayaan negara.

Baca juga : PDIP Pertanyakan Kenapa Prabowo Pilih Kirim Jokowi Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus

Erick Thohir pun menganggap langkah sinkronisasi dengan KPK untuk membuat sistem pengawasan yang baru dan lebih ketat sejalan dengan kebijakan Kementerian BUMN yang sejak lama sudah melakukan program bersih-bersih BUMN.

TagsDanantaraErick ThohirKPKMenteri BUMN

Related articles More from author

  • Hasil Survei Charta Politika: Duet Ganjar-Erick Paling Moncer Kalahkan Anies-AHY dan Prabowo-Puan
    Nasional

    Hasil Survei Charta Politika: Duet Ganjar-Erick Paling Moncer Kalahkan Anies-AHY dan Prabowo-Puan

    22 Desember 2021
    By Joni Sitohang
  • Diperiksa KPK Terkait Formula E, Harta Anies Hanya Naik Dua Kali Lipat dalam 5 Tahun
    Nasional

    Diperiksa KPK Terkait Formula E, Harta Anies Hanya Naik Dua Kali Lipat dalam 5 Tahun

    9 September 2022
    By Joni Sitohang
  • Ini 12 Item Gratifikasi Raja Salman untuk Jokowi Senilai 8,7 Miliar yang Jadi Barang Milik Negara
    Nasional

    Ini 12 Item Gratifikasi Raja Salman untuk Jokowi Senilai 8,7 Miliar yang Jadi Barang Milik Negara

    17 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Anies Tiba di Gedung KPK Jalani Pemeriksaan Soal Formula E
    Nasional

    Anies Tiba di Gedung KPK Jalani Pemeriksaan Soal Formula E

    7 September 2022
    By Joni Sitohang
  • Fahri Hamzah ke Novel Baswedan Cs: Waktu Nggak Lulus Baru Marah, Kan Gak Fair
    Nasional

    Fahri Hamzah ke Novel Baswedan Cs: Waktu Nggak Lulus Baru Marah, Kan Gak Fair

    13 Juni 2021
    By Johan Arif
  • Geledah Kantor Pusat Ditjen Pajak, KPK Sita Uang Tunai dan Dokumen
    Nasional

    Geledah Kantor Pusat Ditjen Pajak, KPK Sita Uang Tunai dan Dokumen

    18 Januari 2026
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Dua Sandera Abu Sayyaf Bebas
    Nasional

    Atas Pembebasan Suaminya, Istri Sandera Abu Sayyaf Sampaikan Terima Kasih kepada Jokowi dan Prabowo

  • Anies Tegaskan Dirinya Siap Nyapres di 2024, Dengan Syarat…
    Nasional

    Anies Tegaskan Dirinya Siap Nyapres di 2024, Dengan Syarat…

  • Klaim Prabowo-Puan Tak Lagi Menarik, Politikus PDIP ini Usulkan Duet Puan-Anies
    Nasional

    Klaim Prabowo-Puan Tak Lagi Menarik, Politikus PDIP ini Usulkan Duet Puan-Anies

  • PBNU Dukung Polisi Usut Tuntas dan Lacak ke Mana Saja Larinya Donasi ACT
    Nasional

    PBNU Dukung Polisi Usut Tuntas dan Lacak ke Mana Saja Larinya Donasi ACT

  • Sebulan Jadi Presiden, Prabowo Bikin Utang RI Naik 1,02% Jadi Rp8.560 T
    Nasional

    Sebulan Jadi Presiden, Prabowo Bikin Utang RI Naik 1,02% Jadi Rp8.560 T

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.