TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Diserang Malware, Ratusan Bank Rugi 100 Juta Dolar AS

Diserang Malware, Ratusan Bank Rugi 100 Juta Dolar AS

By Bagas F Sinaga
6 Desember 2019
525
0
TIKTAK.ID - Diserang Malware, Ratusan Bank Rugi 100 Juta Dolar AS

TIKTAK.ID – Amerika Serikat menjatuhkan sanksi kepada 17 orang yang diduga terlibat dalam organisasi kejahatan di dunia maya. Orang-orang berbasis di Rusia dengan nama Evil Corp ini, kata Departemen Keuangan dalam siaran persnya, telah mengoordinasi serangan malware untuk mencuri uang sekitar 100 juta dolar Amerika di 40 negara, seperti yang dikutip media Rusia, Sputniknews, Kamis (5/12/19).

Departemen Keuangan juga mengatakan bahwa para tersangka memberikan “bantuan langsung” upaya cyber bagi Pemerintah Rusia. Lebih jauh, Departemen mengatakan bahwa malware merasuki komputer di ratusan bank dan lembaga keuangan di lebih dari 40 negara dan menyebabkan kerugian lebih dari 100 juta dolar AS atau sekitar 1,4 triliun rupiah.

Baca juga: Jerman Usir 2 Diplomat Rusia yang Dituduh Terlibat Konspirasi Pembunuhan

“Evil Corp menggunakan malware Dridex untuk menginfeksi komputer dan memanen sandi masuk dari ratusan bank dan lembaga keuangan di lebih dari 40 negara. Ini menyebabkan pencurian lebih dari 100 juta dolar Amerika,” kata Departemen Keuangan. “Tindakan hari ini menarget 17 individu dan tujuh entitas dengan memasukkan Evil Corp, operator cyber intinya, beberapa bisnis yang terkait dengan anggota grup, dan fasilitator keuangan yang digunakan kelompok itu.”

Sementara itu, Departemen Kehakiman dan Departemen Luar Negeri AS mengumumkan hadiah hingga 5 juta dolar AS bagi mereka yang bisa memberikan informasi untuk dapat menangkap pemimpin Evil Corp, Maksim Yakubets.

Baca juga: Trump Juluki Kim Jong Un ‘Rocket Man’

Maksim adalah warga Rusia dan dia dituduh secara langsung terkait dengan Pemerintah Rusia.

Pada surat dakwaan yang diajukan pada November lalu di Pengadilan Distrik Pennsylvania Barat, Amerika Serikat, disebutkan bahwa Maksim Yakubets dan Igor Turashev berkonspirasi dengan sekelompok penjahat di dunia maya. Mereka diduga menjalankan skema phishing dengan menggunakan malware Bugat untuk mencuri informasi perbankan.

Baca juga: Rusia Terbitkan Aturan Media ‘Agen Asing’

Dalam tiga kuartal pertama 2019, securitymagazine mencatat adanya 7,2 miliar serangan malware dan 151,9 juta serangan ransomware. Jumlah itu sebenarnya menurun 5 persen dari serangan tahun-tahun sebelumnya.

Laporan SonicWall mengatakan, sementara tren serangan mungkin menurun untuk saat ini. Namun pada kenyataannya, jumlah serangan masih sangat tinggi dan bahkan lebih jahat dari sebelumnya.

Baca juga: Aktivis Kemanusiaan Jepang Peraih ‘Nobel Asia’ Tewas di Afghanistan

TagsAmerika SerikatEvil CorpMaksim YakubetsMalwaremalware DridexphishingransomwareRusia

Related articles More from author

  • Pentagon Sebut Penempatan Pasukannya di Timur Jauh untuk 'Mencegah' Serangan Rusia
    Internasional

    Pentagon Sebut Penempatan Pasukannya di Timur Jauh untuk ‘Mencegah’ Serangan Rusia

    11 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya
  • Jadi Rebutan AS, China dan Rusia, Benarkah Kepergian Prabowo ke Amerika Demi Pesawat F-35?
    Nasional

    Jadi Rebutan AS, China dan Rusia, Benarkah Kepergian Prabowo ke Amerika Demi Pesawat F-35?

    17 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Dukung Seruan Rusia, China Sebut NATO 'Sisa Perang Dingin' yang Tak Seharusnya Ada
    Internasional

    Dukung Seruan Rusia, China Sebut NATO ‘Sisa Perang Dingin’ yang Tak Seharusnya Ada

    10 Februari 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Pasukan Terakhir AS Tinggalkan Afghanistan, Taliban Berpesta
    Internasional

    Pasukan Terakhir AS Tinggalkan Afghanistan, Taliban Berpesta

    7 September 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Setelah Iran, Presiden Meksiko Nyatakan Siap Pasok Bensin Venezuela Meski Harus Hadapi Sanksi Amerika
    Internasional

    Setelah Iran, Presiden Meksiko Nyatakan Siap Pasok Bensin Venezuela Meski Harus Hadapi Sanksi Amerika

    17 Juni 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Jenderal Sanders: Inggris Harus Siapkan Tentaranya Bantu Ukraina Perangi Rusia
    Internasional

    Jenderal Sanders: Inggris Harus Siapkan Tentaranya Bantu Ukraina Perangi Rusia

    22 Juni 2022
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Teknologi

    Andalkan Kecerdasan Buatan ala TikTok, Instagram Reels Makin Diminati Pengguna

  • Kebersamaan Olivier Giroud dan Chelsea Ditentukan Januari Nanti
    Olahraga

    Kebersamaan Olivier Giroud dan Chelsea Ditentukan Januari Nanti

  • Lakukan Hal Ini untuk Atasi Kualitas Udara Buruk
    Tips & Tutorial

    Lakukan Hal Ini untuk Atasi Kualitas Udara Buruk

  • Netizen Kaget Campur Kagum, Veronica Tan Mantan Istri Ahok Ketahuan Jualan Sandal di Instagram
    Nasional

    Netizen Kaget Campur Kagum, Veronica Tan Mantan Istri Ahok Ketahuan Jualan Sandal di Instagram

  • Wall Street Terjun Bebas Akibat Corona, Harta Jeff Bezos Ambyar Rp 100 T Perhari, Kebayang Gimana Rasanya?
    Internasional

    Wall Street Terjun Bebas Akibat Corona, Harta Jeff Bezos Ambyar Rp 100 T Perhari, Kebayang Gimana Rasanya?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.