TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Venezuela Kecam AS dan Barat yang Ngotot Hancurkan Rusia

Venezuela Kecam AS dan Barat yang Ngotot Hancurkan Rusia

By Bagas F Sinaga
12 April 2022
527
0
Venezuela Kecam AS dan Barat yang Ngotot Hancurkan Rusia

TIKTAK.ID – Presiden Venezuela, Nicolas Maduro menuduh Barat dan AS berusaha “menghancurkan” Rusia di tengah sanksi besar-besaran terhadap Moskow atas aksi militernya di Ukraina. Venezuela di bawah pimpinan Maduro juga telah hidup di bawah sanksi embargo besar AS sejak 2019.

“Mereka berbaris, secara ekonomi, politik, dan diplomatik [di Barat] untuk perang besar melawan Rusia. Dari Venezuela, kami mengecamnya,” kata Maduro dalam pidato yang disiarkan televisi pada Jumat (8/4/22), seperti dilansir Russian Today.

“Mereka ingin perang memecah-belah Rusia, menghancurkannya berkeping-keping dan mengakhiri harapan dunia multipolar di mana kita semua bisa hidup.”

Negara Amerika Selatan itu mengutuk pemungutan suara pada Kamis kemarin di Majelis Umum PBB untuk menangguhkan Rusia dari Dewan Hak Asasi Manusia organisasi global itu.

Menteri Luar Negeri Felix Plasencia mengatakan langkah itu “menghancurkan jembatan” yang diperlukan untuk dialog dan “sangat mengancam keamanan, ketertiban, dan perdamaian global”.

AS memberlakukan beberapa putaran sanksi terhadap Venezuela, antara lain memukul industri minyaknya. Washington secara terbuka mendukung lawan politik Maduro, Juan Guaido yang didaulat sebagai Presiden Venezuela oleh Barat dan AS, sementara Maduro menuduh Barat berusaha menggulingkannya dari kekuasaan.

Banyak negara, termasuk NATO dan negara-negara anggota Uni Eropa, memberlakukan sanksi terhadap Moskow sebagai tanggapan atas aksi militernya ke Ukraina.

Moskow menyerang negara tetangganya itu pada akhir Februari, menyusul kegagalan Ukraina untuk mengimplementasikan ketentuan perjanjian Minsk yang ditandatangani pada 2014, dan akhirnya membuat Rusia mengakui kemerdekaan Republik Donbass, Donetsk dan Luhansk. Protokol Minsk yang ditengahi Jerman dan Prancis dirancang untuk memberikan status khusus kepada daerah-daerah yang memisahkan diri di dalam negara Ukraina, termasuk Donetsk dan Luhansk.

Rusia sejak itu menuntut agar Ukraina secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral yang tidak akan pernah bergabung dengan blok militer NATO yang dipimpin AS dan didukung Barat. Namun, Kiev menuduh serangan Rusia benar-benar tidak beralasan dan membantah klaim bahwa pihaknya berencana untuk merebut kembali kedua Republik dengan paksa.

TagsAmerika SerikatNicolas Maduroperang Ukraina RusiaPresiden VenezuelaRusiaVenezuela

Related articles More from author

  • CIA Diduga Dukung Ekperimen Rahasia terhadap Ratusan Anak di Denmark
    Internasional

    CIA Diduga Dukung Ekperimen Rahasia terhadap Ratusan Anak di Denmark

    31 Desember 2021
    By William Putra Wijaya
  • Di Sidang PBB, Rusia Tegaskan Tak Ada Rencana Duduki Ukraina
    Internasional

    Di Sidang PBB, Rusia Tegaskan Tak Ada Rencana Duduki Ukraina

    2 Maret 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Dokumen Rahasia Bocor, AS Ketahuan Terlibat Rencana Kudeta di Bolivia
    Internasional

    Dokumen Rahasia Bocor, AS Ketahuan Terlibat Rencana Kudeta di Bolivia

    19 Juni 2021
    By William Putra Wijaya
  • Beijing Kecam Pernyataan Menlu AS
    Internasional

    Beijing Kecam Pernyataan Menlu AS

    28 Mei 2022
    By Bagas F Sinaga
  • AS Bantah Langgar 'Kesepakatan Doha' dengan Taliban
    Internasional

    AS Bantah Langgar ‘Kesepakatan Doha’ dengan Taliban

    20 Oktober 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Warga AS Bingung, Gedung Putih Beda Suara dengan Otoritas Pencegahan Penyakit Soal Vaksin
    Internasional

    Warga AS Bingung, Gedung Putih Beda Suara dengan Otoritas Pencegahan Penyakit Soal Vaksin

    25 Februari 2021
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Meski Mengecam, Namun Jerman Mengaku Masih Butuh Rusia
    Internasional

    Meski Mengecam, Namun Jerman Mengaku Masih Butuh Rusia

  • Ganjar Tegaskan Ikuti Arahan Megawati Soal Capres-Cawapres 2024
    Nasional

    Ganjar Tegaskan Ikuti Arahan Megawati Soal Capres-Cawapres 2024

  • Ini Perbandingan Spesifikasi Galaxy Note 20 dan Versi Ultra dengan Selisih Harga 3 Jutaan
    Teknologi

    Ini Perbandingan Spesifikasi Galaxy Note 20 dan Versi Ultra dengan Selisih Harga 3 Jutaan

  • Jokowi: Pandemi, Krisis dan Resesi seperti Api, Membakar Sekaligus Menerangi. Maksudnya?
    Nasional

    Jokowi: Pandemi, Krisis dan Resesi seperti Api, Membakar Sekaligus Menerangi. Maksudnya?

  • Dua Orang Tewas Akibat Ledakan Bom Lahore
    Internasional

    Dua Orang Tewas Akibat Ledakan Bom Lahore

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.