TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Demokrat Ngotot Minta Jokowi Klarifikasi Kudeta Moeldoko

Demokrat Ngotot Minta Jokowi Klarifikasi Kudeta Moeldoko

By Joni Sitohang
8 Februari 2021
480
0
Demokrat Ngotot Minta Jokowi Klarifikasi Kudeta Moeldoko

TIKTAK.ID – Istana menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak akan menanggapi surat dari Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengenai permintaan klarifikasi kudeta Partai Demokat.

Merespons hal itu, politisi Demokrat, Andi Mallarangeng menyebut ada pihak yang mencoba untuk mengintervensi dan mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat.

“Terdapat upaya dari elemen kekuasaan yang mencoba untuk mengintervensi dan mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat. Hal ini pun tidak bisa kita biarkan,” ujar Andi Mallarangeng, seperti dilansir KompasTV, Jumat (5/2/21).

Baca juga : Moeldoko Berpeluang Jadi Kuda Hitam di Pilpres 2024

Istana sendiri sempat mengatakan persoalan yang disampaikan oleh Ketua Umum Demokrat adalah urusan internal partai. Akan tetapi, Andi menilai, sebaiknya Jokowi tetap membalas surat yang dikirim oleh AHY.

“Sebab, surat itu dengan sangat sopan menanyakan kepada Bapak Presiden dan meminta klarifikasi mengenai Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko yang diduga terlibat dalam rencana kudeta,” ucap Andi.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengimbau agar Istana melakukan koreksi secara internal. Menurutnya, seorang pejabat negara tidak boleh melakukan intervensi kepada partai politik apalagi parpol oposisi.

Baca juga : Andi Mallarangeng Bandingkan Langkah Moeldoko Kudeta AHY Mirip Kudeta terhadap Presiden Myanmar

“Pejabat negara harus bersikap non-partisan, serta tidak boleh intrusif,” tutur Burhanuddin, Jumat (5/2/21).

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya menuding Moeldoko memberikan dana awal sebesar 25 persen kepada sejumlah kader Partai Demokrat. Menurutnya, dana itu melancarkan gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat.

Harsya menjelaskan, tidak mungkin segelintir kader dan eks kader Demokrat berani dan yakin gerakannya akan sukses jika tidak ada keterlibatan orang kuat dan dukungan dana yang besar untuk melakukan gerakan itu.

Baca juga : Anies Baswedan Bantah Statement Riza Patria, PDIP: Beda Pandangan itu Biasa

“Mereka mendengar langsung apa yang dijanjikan dan akan dilakukan Moeldoko jika kelak menjadi Ketua Umum Partai Demokrat. Selain itu, menurut kesaksian sejumlah kader yang merasa dijebak, mereka telah dibagikan dana awal sekitar 25%,” terang Harsya dalam keterangannya lewat unggahan video, Jumat (5/2/21).

Namun dia tidak merinci berapa nominal dari dana awal yang dimaksud. Ia juga memaparkan bahwa sisa dana akan diberikan jika Kongres Luar Biasa (KLB) selesai dilaksanakan, dan Moeldoko telah menjadi Ketua Umum Demokrat yang baru.

TagsAgus Harimurti YudhoyonoAHYDemokratJokowiKepala Staf KepresidenanKudetaMoeldoko

Related articles More from author

  • Kisruh RUU Pemilu, Demokrat Sebut PDIP Gila Kuasa
    Nasional

    Kisruh RUU Pemilu, Demokrat Sebut PDIP Gila Kuasa

    12 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Sri Mulyani Terkenang 22 Tahun Lalu: Jokowi Dapat Berkah Luar Biasa dari Krisis Ekonomi
    Nasional

    Sri Mulyani Terkenang 22 Tahun Lalu: Jokowi Dapat Berkah Luar Biasa dari Krisis Ekonomi

    14 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Sandiaga Uno: Apabila Benar Terpilih Harus Kita Dukung
    Nasional

    Ahok di BUMN, Sandiaga: Jika Benar Terpilih, Harus Kita Dukung

    16 November 2019
    By Adam Humain
  • Lewat Perpres ini Jokowi Jadikan Sri Mulyani Makin 'Sakti'
    Nasional

    Lewat Perpres ini Jokowi Jadikan Sri Mulyani Makin ‘Sakti’

    7 April 2020
    By Johan Arif
  • Bantah Ikut Campur Soal Golkar-PAN Gabung KKIR, Jokowi: Itu Urusannya Partai
    Nasional

    Bantah Ikut Campur Soal Golkar-PAN Gabung KKIR, Jokowi: Itu Urusannya Partai

    15 Agustus 2023
    By Joni Sitohang
  • Isu Reshuffle Mencuat, PA 212 Tantang Jokowi Lengserkan Luhut
    Nasional

    Isu Reshuffle Mencuat, PA 212 Tantang Jokowi Lengserkan Luhut

    2 Juli 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Nasional

    Dedi Mulyadi Tanggapi Cap ‘Gubernur Konten’ Mirip Gaya Jokowi

  • TIKTAK.ID - Presiden Jokowi Meresmikan Tol Pematang Sumatera
    Nasional

    Jokowi Kebut Pembangunan Nasional, 5 Tol Lagi di Sumatera Siap Diresmikan Tahun Depan

  • TIKTAK.ID - Ikatan Dokter Indonesia Tepis Klaim Jokowi Soal Obat Anti Malaria Chloroquine Ampuh Obati Pasien Corona
    Nasional

    Ikatan Dokter Indonesia Tepis Klaim Jokowi Soal Obat Anti Malaria Chloroquine Ampuh Obati Pasien Corona

  • Deretan Bansos yang Diminta Jokowi Cair Bulan Juli, Berikut Daftarnya
    Nasional

    Deretan Bansos yang Diminta Jokowi Cair Bulan Juli, Berikut Daftarnya

  • Kader Heboh Usai Rakernas PAN Munculkan Anies dan Ganjar Jadi Bakal Capres 2024
    Nasional

    Kader Heboh Usai Rakernas PAN Munculkan Anies dan Ganjar Jadi Bakal Capres 2024

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.