TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Buntut Kasus Sambo, Demokrat Usul Kapolri Diberhentikan Sementara

Buntut Kasus Sambo, Demokrat Usul Kapolri Diberhentikan Sementara

By Joni Sitohang
23 Agustus 2022
345
0
Buntut Kasus Sambo, Demokrat Usul Kapolri Diberhentikan Sementara

TIKTAK.ID – Anggota Komisi III DPR fraksi Partai Demokrat, Benny K Harman mengusulkan agar Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo diberhentikan sementara. Dia juga meminta kasus kematian Brigadir J diambil alih oleh Kemenko Polhukam. Sebab, dia menilai publik sudah tidak percaya dengan kepolisian dalam mengusut kasus pembunuhan berencana yang melibatkan Irjen Ferdy Sambo tersebut.

“Harusnya Kapolri diberhentikan sementara, dan diambil alih oleh Menko Polhukam untuk menangani kasus ini, sehingga bisa objektif dan transparan,” ujar Benny dalam rapat di Komisi III DPR bersama Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), pada Senin (22/8/22), seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Benny mengklaim bahwa saat ini masyarakat sudah tidak percaya dengan Polri dalam mengusut kasus kematian Brigadir J. Dia menjelaskan, ketidakpercayaan itu muncul lantaran Polri mulanya mengumumkan kepada publik kalau Brigadir J tewas akibat baku tembak. Akan tetapi, kata Benny, usai keluarga curiga dan publik menyoroti lebih jauh, lantas Polri mengusut kembali, lalu mengumumkan hal yang berbeda.

Baca juga : Jokowi Minta Relawannya Tidak Kesusu: Jangan Keliru Pilih Pemimpin

“Kita enggak percaya pada polisi. Polisi memberi keterangan publik. Publik ditipu juga kan. Kita tanggapi ternyata salah, jadi publik dibohongi sudah oleh polisi,” tegas Benny.

Seperti diketahui, awalnya Polri sempat menyampaikan kepada publik kalau Brigadir J tewas akibat baku tembak dengan Bharada E di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo. Namun pihak keluarga meminta agar Brigadir J diautopsi ulang.

Pasalnya, keluarga melihat terdapat luka-luka yang tidak disebabkan oleh tembakan. Kemudian seiring berjalannya waktu dan kasus menjadi sorotan publik, Polri pun membentuk tim khusus untuk mengusut kasus tersebut.

Baca juga : UAS, JK dan Gatot Nurmantyo Bertemu di Masjid Agung Al Azhar, Ada Apa?

Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo sendiri telah mengakui proses hukum yang dilakukan sebelumnya sarat dengan kejanggalan. Setelah itu, tim khusus Polri mengusut kembali dan menetapkan lima orang sebagai tersangka, yaitu Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bharada E, Bripka R, dan KM.

Tidak hanya itu, puluhan personel polisi juga diperiksa terkait dugaan tidak profesional dalam menangani kasus kematian Brigadir J. Bahkan terdapat belasan petinggi Polri yang dimutasi dari jabatannya.

TagsDemokratFerdy SamboKapolriListyo Sigit Prabowo

Related articles More from author

  • Kapolda Jateng Sematkan Pin Emas Kapolri dan Penghargaan untuk 97 Anggotanya yang Berprestasi
    Nasional

    Kapolda Jateng Sematkan Pin Emas Kapolri dan Penghargaan untuk 97 Anggotanya yang Berprestasi

    1 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Di Tengah Heboh Kudeta Demokrat, Jokowi Ungkap Niatnya Lanjutkan Proyek Hambalang, Kebetulan?
    Nasional

    Di Tengah Heboh Kudeta Demokrat, Jokowi Ungkap Niatnya Lanjutkan Proyek Hambalang, Kebetulan?

    17 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • Sindir Prabowo yang Keliru Menilai Investor China, Demokrat: Jadi Ingat Waktu Gebrak-Gebrak Podium!
    Nasional

    Sindir Prabowo yang Keliru Menilai Investor China, Demokrat: Jadi Ingat Waktu Gebrak-Gebrak Podium!

    12 Desember 2019
    By Johan Arif
  • Demokrat: Pertemuan Surya Paloh-Prabowo Wujud Sinergi Lawan Penundaan Pemilu
    Nasional

    Demokrat: Pertemuan Surya Paloh-Prabowo Wujud Sinergi Lawan Penundaan Pemilu

    7 Maret 2023
    By Joni Sitohang
  • Imigrasi Loloskan 153 WNA China Masuk RI, Demokrat: Pemerintah Diskriminatif, Inkonsisten dan Gagal Jadi Teladan Hadapi Pandemi
    Nasional

    Imigrasi Loloskan 153 WNA China Masuk RI, Demokrat: Pemerintah Diskriminatif, Inkonsisten dan Gagal Jadi Teladan Hadapi Pandemi

    26 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Saat Anies Duduk Satu Meja dengan Para Bos Tiga Partai di Pernikahan Putri Salim Segaf
    Nasional

    Saat Anies Duduk Satu Meja dengan Para Bos Tiga Partai di Pernikahan Putri Salim Segaf

    21 Oktober 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • GP Mania Siap Beralih Dukung Prabowo Jika Ganjar Tak Dapat Tiket Capres
    Nasional

    GP Mania Siap Beralih Dukung Prabowo Jika Ganjar Tak Dapat Tiket Capres

  • Jokowi Teken Perpres Proyek Putar Kunci Turunan UU Cipta Kerja, Apa Manfaatnya?
    Nasional

    Minta Publik Terus Isi Konten Positif, Jokowi: Radikalisme Digital Perlu Diwaspadai

  • 3 Hal Utama yang Membuat Khabib Nurmagomedov Jadi Petarung Terbaik UFC
    Olahraga

    3 Hal Utama yang Membuat Khabib Nurmagomedov Jadi Petarung Terbaik UFC

  • Gemblung! Bule Amerika ini Ajak Bule Lain Ramai-ramai Tinggal di Bali dengan Akali Aturan Imigrasi
    Viral

    Gemblung! Bule Amerika ini Ajak Bule Lain Ramai-ramai Tinggal di Bali dengan Akali Aturan Imigrasi

  • Ganjar Tegas Nyatakan Tak Akan Gabung Pemerintahan, PDIP Juga?
    Nasional

    Ganjar Tegas Nyatakan Tak Akan Gabung Pemerintahan, PDIP Juga?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.