TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›AS Tarik Separuh Pasukannya dari Afghanistan

AS Tarik Separuh Pasukannya dari Afghanistan

By Bagas F Sinaga
8 Juni 2021
417
0
AS Tarik Separuh Pasukannya dari Afghanistan

TIKTAK.ID – Militer AS telah menarik setidaknya setengah pasukannya dari Afghanistan. Langkah ini sesuai dengan rencana batas waktu penarikan September, kata Kepala Komando Pusat AS (CENTCOM) Jenderal Kenneth McKenzie pada Senin (7/6/21).

“Kami terus melakukan penarikan pasukan AS yang aman dan disengaja dari Afghanistan atas arahan Presiden kami dan bersama dengan sekutu dan mitra NATO kami. Kami telah menyelesaikan sekitar setengah dari seluruh proses kemunduran, dan kami akan bertemu September, batas waktu untuk menyelesaikan penarikan penuh dari Afghanistan,” kata McKenzie, seperti yang dilansir Sputniknews.

McKenzie menambahkan bahwa AS memang berencana untuk mempertahankan kedutaannya di Afghanistan, atas undangan Pemerintah Kabul. Namun lanjutnya, terserah pada pasukan lokal untuk menjaga perdamaian di daerah tersebut. Dia mencatat bahwa sebagian besar peran AS saat ini di kawasan itu adalah sebagai penasihat keamanan lokal selain melakukan operasi kontraterorisme.

Meskipun pasukan AS pada awalnya seharusnya telah keluar dari negara itu pada Mei tahun ini, para pejabat mencapai kesepakatan untuk memperpanjang batas waktu penarikan hingga 11 September, tepat pada peringatan 20 tahun serangan teror 9/11 di World Trade Center.

Dilansir DW, eskalasi kekerasan di Afghanistan terus belanjut. Dari laporan terbarunya yang dirilis pekan ini, PBB menyimpulkan kekerasan yang dilakukan oleh kelompok Taliban itu terkesan dijalankan dengan niat melemahkan kapasitas Pemerintah Afghanistan dan mengintimidasi kelompok advokasi.

Laporan setebal 33 halaman itu menuduh Taliban melancarkan pembunuhan berencana sebagai bagian dari strategi perang. Mereka yang kerap dijadikan target adalah pejabat Pemerintah, perempuan, penggiat HAM atau wartawan.

“Retorika Taliban dan laporan tentang persiapan aktif mereka untuk menyambut musim perang di awal tahun mengindikasikan peningkatan operasi militer pada 2021”, tulis para pakar PBB.

Mereka juga meragukan kemampuan militer Afghanistan tanpa bantuan koalisi internasional.

Penarikan mundur pasukan AS dan NATO pada 11 September 2021 diyakini akan “menyusutkan kemampuan militer Afghanistan, yang harus beroperasi dengan jumlah drone, perlengkapan radar atau pengintaian, serta dukungan logistik, artileri atau terganggunya program pelatihan, yang lebih sedikit.”

Sementara, saat ini Taliban sedang menegosiasikan perdamaian dengan Pemerintah Afghanistan. Dalam perundingan di Doha, Qatar, kedua pihak akan merumuskan bentuk pemerintahan dan pembagian kekuasaan. Sebab itu tindak kekerasan yang dilancarkan Taliban terhadap jurnalis atau aktivis dinilai membiaskan model kekuasaan para Taliban di masa depan.

TagsAfghanistanAmerika SerikatBerita Dunia Hari IniBerita timur tengahPasukan ASPenarikan Pasukan

Related articles More from author

  • Kelompok Kiri Menangkan Pemilu Bolivia Versi Hitung Cepat
    Internasional

    Kelompok Kiri Menangkan Pemilu Bolivia Versi Hitung Cepat

    20 Oktober 2020
    By William Putra Wijaya
  • Masjid di Tepi Barat Dibakar, Pejabat Palestina: Pelakunya Pemukim Israel
    Internasional

    Masjid di Tepi Barat Dibakar, Pejabat Palestina: Pelakunya Pemukim Israel

    28 Juli 2020
    By William Putra Wijaya
  • Lagi, China Balas Sanksi Amerika
    Internasional

    Lagi, China Balas Sanksi Amerika

    11 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya
  • Untuk Kedua Kalinya, Politisi Selandia Baru Bersepeda ke Rumah Sakit untuk Melahirkan Bayinya
    Internasional

    Untuk Kedua Kalinya, Politisi Selandia Baru Bersepeda ke Rumah Sakit untuk Melahirkan Bayinya

    2 Desember 2021
    By William Putra Wijaya
  • Auckland, Selandia Baru Dinobatkan sebagai Kota Layak Huni 2021
    Internasional

    Auckland, Selandia Baru Dinobatkan sebagai Kota Layak Huni 2021

    11 Juni 2021
    By Bagas F Sinaga
  • NATO Usir 8 Delegasi Rusia yang Dianggap Mata-mata
    Internasional

    NATO Usir 8 Delegasi Rusia yang Dianggap Mata-mata

    9 Oktober 2021
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • ‘Hujan Duit’ di AS Sebabkan Jalan Tol Macet Total
    Internasional

    ‘Hujan Duit’ di AS Sebabkan Jalan Tol Macet Total

  • Kenali Bahaya Gas Air Mata seperti yang Ditembakkan di Stadion Kanjuruhan
    Nasional

    Kenali Bahaya Gas Air Mata seperti yang Ditembakkan di Stadion Kanjuruhan

  • Jokowi Tak Hadiri Penutupan PON, Menpora: Bukan karena Bobrok
    Nasional

    Jokowi Tak Hadiri Penutupan PON, Menpora: Bukan karena Bobrok

  • Ceroboh Sebut Demonstran sebagai ‘Teroris’, Trump Dinilai Langgar Sumpah Jabatan dan Lampaui Batas
    Internasional

    Ceroboh Sebut Demonstran sebagai ‘Teroris’, Trump Dinilai Langgar Sumpah Jabatan dan Lampaui Batas

  • Susu Murni Lebih Sehat dari Susu Pasteurisasi, Mitos Atau Fakta?
    Tips & Tutorial

    Susu Murni Lebih Sehat dari Susu Pasteurisasi, Mitos Atau Fakta?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.