TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Teknologi
Home›Teknologi›Apple Watch Mampu Deteksi Efek Jangka Panjang Covid-19

Apple Watch Mampu Deteksi Efek Jangka Panjang Covid-19

By Alfan Mahardika
9 Juli 2021
425
0
Apple Watch Mampu Deteksi Efek Jangka Panjang Covid-19

TIKTAK.ID – Sejak awal pandemi, sejumlah penelitian dilakukan untuk melihat apakah jam tangan pintar dan sejenisnya bisa mendeteksi tanda dan gejala awal Covid-19. Kemudian sebuah makalah yang baru diterbitkan dalam jurnal JAMA Network Open, menyatakan perangkat seperti Apple Watch dan Fitbits dapat memberikan data tentang efek jangka panjang dari Covid-19.

Seperti dikutip detik.com dari New York Times, studi tersebut berasal dari uji coba Digital Engagement and Tracking for Early Control and Treatment (DETECT) yang dijalankan oleh para ilmuwan di Scripps Research Translational Institute di California. Studi ini berlangsung sejak 25 Maret 2020 hingga 24 Januari 2021 dan melibatkan lebih dari 37.000 orang yang memakai Fitbits, Apple Watch, dan perangkat yang dapat dikenakan lainnya. Studi tersebut juga menggunakan aplikasi penelitian MyDataHelps.

Pada Oktober, para peneliti pertama kali mengungkapkan, bahwa menggabungkan data dari Apple Watch dan Fitbit dengan gejala yang dilaporkan akan menyebabkan deteksi kasus Covid-19 yang lebih akurat.

Saat ini para peneliti tengah menggali lebih dalam terkait data dengan fokus pada efek kesehatan dari Covid-19 atau sering disebut sebagai “Long Covid”.

Mulanya, para peneliti berfokus pada data dari pengguna Fitbit, yang menunjukkan perangkat tersebut mampu mendeteksi perubahan yang bertahan lama.

“Terdapat perubahan yang jauh lebih besar dalam detak jantung istirahat untuk individu yang memiliki Covid, dibandingkan dengan infeksi virus lainnya,” ujar Dr Jennifer Radin, ahli epidemiologi di Scripps.

“Kami pun mempunyai perubahan yang jauh lebih drastis dalam langkah dan tidur,” imbuhnya.

Selain itu, para ilmuwan mengatakan sekitar sembilan hari usai peserta dengan Covid pertama kali mulai melaporkan gejala, detak jantung mereka turun. Namun setelah penurunan tersebut, yang tidak diamati pada mereka dengan penyakit lain, detak jantung mereka naik lagi dan tetap tinggi selama berbulan-bulan.

Lebih lanjut, perlu rata-rata selama 79 hari agar detak jantung istirahat mereka kembali normal, dibandingkan dengan hanya empat hari bagi mereka yang berada di kelompok non-Covid. Kemudian tingkat tidur dan aktivitas fisik mereka kembali lebih lambat pada mereka dengan Covid-19, jika dibandingkan dengan mereka yang memiliki penyakit lain.

TagsApple WatchCoronaCOVID-19Kasus Covid-19Virus Corona

Related articles More from author

  • PKS: Prabowo Sudah Menjadi Pribadi yang Berbeda Sejak Jadi Menteri Pertahanan
    Nasional

    PKS: Prabowo Sudah Menjadi Pribadi yang Berbeda Sejak Jadi Menteri Pertahanan

    29 April 2020
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Marah, Targetkan Wabah Virus Corona Harus Turun Akhir Mei 2020, Pakar Epidemiolog: Bisa Dicapai!
    Nasional

    Kasus Positif Covid-19 Melonjak 2 kali Lipat, Jokowi Sentil DKI Jakarta

    13 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • Makin Rajin Kritik Pemerintah, Benarkah PDIP Bakal Tinggalkan Jokowi di Tengah Gelanggang?
    Nasional

    Makin Rajin Kritik Pemerintah, Benarkah PDIP Bakal Tinggalkan Jokowi di Tengah Gelanggang?

    3 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Kontak Tani Nelayan Andalan
    Nasional

    Sebut Instruksi Cetak Sawah Baru Jokowi Sesat Pikir, Politisi Demokrat ini Beberkan Alternatif Solusi

    30 April 2020
    By Joni Sitohang
  • Namanya Hilang di Daftar Pengurus Gerindra, Benarkah Poyuono Dapat Tugas Khusus dari Prabowo?
    Nasional

    Dicoret Prabowo dari Posisi Waketum, Arief Poyuono Malah Jadi Ketua Umum

    25 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Sandiaga Uno Buka Suara Soal Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
    Nasional

    Sandiaga Uno Buka Suara Soal Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi

    26 Desember 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Gus Dur dan KH Hasyim Asyari Tak Ada tapi Abu Bakar Ba'asyir dan Amien Rais Muncul di Kamus Sejarah Kemendikbud
    Nasional

    Aneh, Nama Gus Dur dan KH Hasyim Asyari Tak Ada tapi Abu Bakar Ba’asyir dan Amien Rais Muncul di Kamus Sejarah Kemendikbud

  • Modem Orbit N2 Janjikan Sinyal WiFi Stabil dan Harga Terjangkau
    Teknologi

    Modem Orbit N2 Janjikan Sinyal WiFi Stabil dan Harga Terjangkau

  • TIKTAK.ID - Disorot Dunia, China Pilih Isolasi Kota Wuhan, Biang Asal Muasal Munculnya Virus Corona
    InternasionalTips & Tutorial

    Disorot Dunia, China Pilih Isolasi Kota Wuhan, Biang Asal Muasal Munculnya Virus Corona

  • Prabowo Siap Bahas Usulan Gibran Cawapres di Rapat Koalisi
    Nasional

    Prabowo Siap Bahas Usulan Gibran Cawapres di Rapat Koalisi

  • Bangladesh Kurang Sepadan Jadi Lawan Timnas Indonesia
    Olahraga

    Bangladesh Kurang Sepadan Jadi Lawan Timnas Indonesia

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.