Anwar Usman Ungkap Alasan Sering Absen Sidang

TIKTAK.ID – Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman mengeklaim sering absen dari sidang Mahkamah Konstitusi (MK) pada 2025 akibat jatuh sakit. Anwar menyampaikan hal itu untuk merespons laporan Majelis Kehormatan MK (MKMK) yang menyebut Anwar sebagai hakim MK yang paling sering absen sidang dan rapat sepanjang 2025.
“Yang tadinya saya bilang itu sakit, itu kan sejak Januari. Ya masih untunglah saya masih dapat bernapas,” ujar Anwar di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, pada Rabu (21/1/26), seperti dilansir Kompas.com.
Anwar mengaku mulai merasakan sakit usai tiba-tiba terjatuh di rumahnya pada Januari 2025.
Baca juga : TNI AU Kuasai 82.244 Hektar Lahan di Lampung, Mau Dipakai Apa?
“Tahu-tahu saya sudah tergeletak di lantai. Akhirnya dibawa ke rumah sakit dan tak ada kata lain, harus diopname. Begitu ceritanya,” ucap Anwar.
Anwar mengatakan walaupun sudah disarankan dokter untuk opname, tapi dia menyempatkan diri menghadiri pernikahan anaknya pada awal Januari 2025.
“Dokter menyarankan untuk tidak boleh keluar, tapi kan anak nikah. (Diperbolehkan) dengan catatan harus kembali lagi untuk berobat,” tutur Anwar.
Baca juga : Yusril Sebut Putusan MK Bikin Aturan Jabatan Polisi Aktif Sah Secara Hukum
Kemudian Anwar menyebut dokter menyarankannya untuk menjalani perawatan pemulihan sampai dua tahun ke depan. Hal inilah yang menjadi alasan dirinya sering absen dalam agenda sidang dan rapat permusyawaratan hakim.
“Bukan hanya istirahat ya, melainkan perawatan pemulihan antara satu hingga dua tahun. Kebetulan sekarang Januari sudah tahun pertama, mudah-mudahan setelah saya kembali berdoa di Kabah, di Masjid Nabawi, penyakit saya bisa hilang,” terang Anwar.
Sebelumnya, MKMK sudah memperingatkan Anwar terkait angka ketidakhadirannya di sidang dan Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH). Menurut tabel rekapitulasi kehadiran hakim yang ditunjukkan MKMK, Anwar tercatat menjadi hakim konstitusi yang paling banyak tak hadir dalam sidang pleno dan panel.
Baca juga : BGN: Kasus Keracunan MBG Turun, tapi Belum ‘Zero Accident’
Anwar dilaporkan tidak hadir sebanyak 81 kali dari 589 sidang pleno, serta tak hadir 32 kali dari total 160 sidang panel sepanjang 2025. Di urutan kedua soal ketidakhadiran terbanyak, terdapat Arief Hidayat yang tidak hadir 28 kali dalam sidang pleno dan 4 kali dalam sidang panel. Kemudian di urutan ketiga soal ketidakhadiran ditempati Enny Nurbaningsih yang tidak hadir 9 kali dalam sidang pleno dan 2 kali tidak hadir sidang panel.










