TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Analisa KPK Usai Kaesang Klarifikasi ‘Nebeng’ Jet Pribadi Tuntas, Apa Hasilnya?

Analisa KPK Usai Kaesang Klarifikasi ‘Nebeng’ Jet Pribadi Tuntas, Apa Hasilnya?

By Joni Sitohang
24 September 2024
141
0
Analisa KPK Usai Kaesang Klarifikasi ‘Nebeng’ Jet Pribadi Tuntas, Apa Hasilnya?

TIKTAK.ID – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (Ketum PSI), Kaesang Pangarep, telah mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengklarifikasi dugaan gratifikasi menggunakan jet pribadi saat pergi ke Amerika Serikat (AS). Kemudian KPK mengeklaim sudah menyelesaikan proses penelaahan laporan dugaan gratifikasi tersebut.

“Proses telaah laporan gratifikasi telah selesai,” ungkap Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan, pada Jumat (20/9/24), seperti dilansir detikcom.

Akan tetapi, Pahala enggan menyampaikan lebih lanjut soal hasil proses telaah tersebut. Ia hanya mengatakan hal itu bakal diinformasikan oleh pimpinan.

Baca juga : Munculnya Sinyal PDIP Bakal Gabung Pemerintahan Prabowo-Gibran

“Nanti informasinya akan disampaikan oleh pimpinan,” kata Pahala.

Untuk diketahui, pada Selasa (18/9/24), Kaesang mengatakan atas inisiatif sendiri mendatangi KPK untuk melapor dugaan gratifikasi terkait jet pribadi. Dia menyatakan sejatinya menumpang atau nebeng jet pribadi temannya ke AS.

Setelah itu, Pahala mengungkapkan bahwa Kaesang tidak sendirian saat nebeng jet pribadi temannya yang hanya disebut berinisial Y itu.

“Yang bersangkutan (Kaesang), istri, kakak istri, dan staf. Tidak ada Paspampres,” terang Pahala usai Kaesang membuat laporan terkait gratifikasi tersebut.

Baca juga : Mencuatnya Wacana Muktamar Luar Biasa NU Ternyata Gara-gara ini…

Lebih lanjut, ketika wartawan bertanya apakah teman Kaesang turut ikut dalam jet pribadi itu, Pahala tidak menjawab jelas. Namun, yang pasti, Pahala menyampaikan kalau teman Kaesang itu bisa jadi akan dimintai keterangan.

Di sisi lain, KPK mengapresiasi langkah Ketum PSI, Kaesang Pangarep yang mendatangi gedung Dewas KPK perihal dugaan gratifikasi fasilitas jet pribadi yang ramai disorot. KPK menjelaskan, Kaesang datang untuk meminta arahan.

“Nah, oleh sebab itu, kami dari KPK pasti mengapresiasi warga negara datang gitu atas berita yang menimpa dirinya gitu ya, terlepas dari dia PN (pejabat negara), nggak PN, itu cerita yang lain lah. Namun dia datang minta arahan,” tutur Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan di gedung Dewas KPK, Jakarta Selatan, pada Selasa (17/9/24).

Baca juga : Jokowi Minta Bola Panas Kisruh Kadin Tak Disorong ke Dirinya

Menurut Pahala, saat itu Kaesang mengisi dokumen yang sudah diunduh. Selanjutnya Tim Direktorat Gratifikasi menanyakan tentang kronologi penggunaan fasilitas jet pribadi kepada Kaesang.

TagsKaesangKaesang PangarepKetua Umum PSIKPKPSI

Related articles More from author

  • Tak Terima Ucapan Giring PSI Soal 'Pejabat Pembohong Pecatan Jokowi', Gerindra: Mereka ini Hanya Nyari Panggung Saja
    Nasional

    Tak Terima Ucapan Giring PSI Soal ‘Pejabat Pembohong Pecatan Jokowi’, Gerindra: Mereka ini Hanya Nyari Panggung Saja

    24 Desember 2021
    By Joni Sitohang
  • Prediksi Pertamina Alami Krisis Keuangan 2 Tahun Mendatang, Pengamat Ungkap Akuisisi Blok Migas yang Dituduhkan ke Ahok
    Nasional

    Prediksi Pertamina Alami Krisis Keuangan 2 Tahun Mendatang, Pengamat Ungkap Akuisisi Blok Migas yang Dituduhkan ke Ahok

    20 September 2020
    By Joni Sitohang
  • KPK Respons Dingin Kubu Moeldoko yang Ungkit Kasus Hambalang dan Seret-seret Nama Ibas
    Nasional

    KPK Respons Dingin Kubu Moeldoko yang Ungkit Kasus Hambalang dan Seret-seret Nama Ibas

    29 Maret 2021
    By Johan Arif
  • Kepala Daerah Kena OTT, Mendagri Singgung Pilkada dan Sistem
    Nasional

    Kepala Daerah Kena OTT, Mendagri Singgung Pilkada dan Sistem

    28 Januari 2026
    By Joni Sitohang
  • Setelah 2,5 Tahun, 2 Penyiram Novel Baswedan Berhasil Dibekuk Polisi
    Nasional

    Setelah 2,5 Tahun, 2 Penyiram Novel Baswedan Berhasil Dibekuk Polisi

    28 Desember 2019
    By Johan Arif
  • Begini Analisis Pengamat Soal Kunjungan Kaesang ke Markas PKS
    Nasional

    Begini Analisis Pengamat Soal Kunjungan Kaesang ke Markas PKS

    13 Juli 2024
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ratusan Orang Tua Serbu Kantor Kemendikbud, Tuntut Nadiem Batalkan PPDB DKI
    Nasional

    Ratusan Orang Tua Serbu Kantor Kemendikbud, Tuntut Nadiem Batalkan PPDB DKI

  • Inginkan Negara Republik, Barbados akan Copot Ratu Elizabeth sebagai Kepala Negara
    Internasional

    Inginkan Negara Republik, Barbados akan Copot Ratu Elizabeth sebagai Kepala Negara

  • TIKTAK.ID - Jokowi Teken PP Pelaksanaan Kebiri Kimia Predator Seksual terhadap Anak
    Nasional

    Jokowi Teken PP Pelaksanaan Kebiri Kimia Predator Seksual terhadap Anak

  • Penyakit Pada Manula
    Tips & Tutorial

    14 Gangguan Kesehatan pada Manula, Kenali Sebelum Terlambat

  • Prabowo: Ciri Negara Gagal adalah Bila Tentara dan Polisinya Gagalv
    Nasional

    Prabowo: Ciri Negara Gagal adalah Bila Tentara dan Polisinya Gagal

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.