TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Ratusan Orang Tua Serbu Kantor Kemendikbud, Tuntut Nadiem Batalkan PPDB DKI

Ratusan Orang Tua Serbu Kantor Kemendikbud, Tuntut Nadiem Batalkan PPDB DKI

By Joni Sitohang
29 Juni 2020
964
0
Ratusan Orang Tua Serbu Kantor Kemendikbud, Tuntut Nadiem Batalkan PPDB DKI

TIKTAK.ID – Ratusan orang tua menyerbu halaman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (29/6/20). Mereka menganggap seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI Jakarta tidak adil karena aturan usia. Oleh sebab itu, mereka menuntut Mendikbud, Nadiem Makarim turun tangan untuk menangani dan mengulang seleksi PPDB.

Dilansir CNNIndonesia.com, terlihat para orang tua membentangkan kertas karton berisi tuntutan perbaikan PPDB DKI di lokasi demo.

“Tidak perlu pintar, yang penting tua”, sindir salah satu orang tua dalam spanduknya.

Baca juga : Hasil Survei Capres 2024: Prabowo Memimpin, Disusul Ganjar dan Ridwan Kamil

“Anak kami punya hak di sekolah negeri meski usia muda”, tertulis pada spanduk lainnya.

Para peserta aksi tampak melakukan aksi dengan mengenakan masker. Meski begitu, mereka berdemo dalam posisi cukup berdesakan di luar pagar depan Kemendikbud.

Koordinator Lapangan aksi dari Forum Relawan PPDB DKI 2020, Rudi, menyebut peserta aksi ini didominasi oleh orang tua peserta PPDB jalur afirmasi dan zonasi yang tak lolos karena terkendala aturan usia.

Baca juga : Jokowi Marah ke PTPN yang ‘Rewel’ Soal Lahan untuk Perusahaan Amerika

“Kami ingin menyuarakan aksi anak-anak kami yang saat ini mereka gundah gulana dan stres,” terangnya.

Ia menilai aturan PPDB DKI ini telah menyalahi Permendikbud No. 44 Tahun 2019 yang mengatur jalur zonasi yang seharusnya mengutamakan jarak. Apalagi, ia mengatakan kasus aturan usia ini hanya terjadi di DKI Jakarta.

Menurut Rudi, pada PPDB provinsi lain, peserta dapat melihat pada situs PPDB jarak domisili ke sekolah sebagai faktor pemeringkat. Sedangkan pada situs PPDB DKI Jakarta hanya menampilkan faktor usia peserta. Ia juga mempertanyakan sosialisasi Permendikbud No. 44 Tahun 2019 kepada Pemerintah Daerah.

Baca juga : Tagar #GanjarNoErickYes Trending Topic, Stafsus Kementerian BUMN: Upaya Pembusukan pada Erick Thohir

Sementara Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirat menilai aturan usia pada PPDB DKI tidak adil dan melanggar konstitusi. Ia menyatakan ribuan anak merasa stres karena tak tahu harus bersekolah di mana.

Arist beranggapan Dinas Pendidikan DKI dalam hal ini gagal paham dalam mengimplementasikan Permendikbud No. 44 Tahun 2019 tentang PPDB. Untuk itu, ia meminta hasil PPDB DKI dibatalkan.

“Hak anak mendapat pendidikan itu hak pada konstitusi. Untuk mendikbud yang kita hargai, Disdik DKI, tak ada alasan untuk tidak membatalkan [PPDB],” tegasnya.

TagsKantor KemendikbudKomnas Perlindungan Anaknadiem makarimPPDB DKI

Related articles More from author

  • Jokowi Tanyakan Terobosan Nadiem Selama Jadi Menteri
    Nasional

    Jokowi Tanyakan Terobosan Nadiem Selama Jadi Menteri

    4 Mei 2021
    By Johan Arif
  • Begini Rencana Mendikbud dan Gubernur DKI Soal Kelanjutan Tahun Ajaran Baru 2020/2021
    Nasional

    Demi Bahasa Indonesia, Nadiem Tolak Usul PM Malaysia

    7 April 2022
    By Joni Sitohang
  • 'Madrasah' Hilang dari RUU Sisdiknas, NU Circle Minta Jokowi Pecat Nadiem Makarim
    Nasional

    ‘Madrasah’ Hilang dari RUU Sisdiknas, NU Circle Minta Jokowi Pecat Nadiem Makarim

    31 Maret 2022
    By Joni Sitohang
  • Khawatirkan Proses dan Kualitas Pendidikan Saat Pandemi, Mendiknas Era SBY Minta Nadiem Perhatikan Sejumlah Hal Krusial ini
    Nasional

    Khawatirkan Proses dan Kualitas Pendidikan Saat Pandemi, Mendiknas Era SBY Minta Nadiem Perhatikan Sejumlah Hal Krusial ini

    20 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Nadiem Resmi Hapus Ujian Nasional, Ini 8 Poin Utama SE Mendikbud
    Nasional

    Nadiem Resmi Hapus Ujian Nasional, Ini 8 Poin Utama SE Mendikbud

    4 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Santer Bakal 'Dibuang' Jokowi, Nadiem Gerak Cepat Sowan ke Megawati
    Nasional

    Santer Bakal ‘Dibuang’ Jokowi, Nadiem Gerak Cepat Sowan ke Megawati

    22 April 2021
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Filipina Ringkus WNI Diduga Calon Pelaku Bom Bunuh Diri
    Internasional

    Filipina Ringkus WNI Diduga Calon Pelaku Bom Bunuh Diri

  • Empat Bulan Tidak Berkompetisi Akibat Covid-19, Atlet Tenis Meja Dapat Bantuan Sembako
    Olahraga

    Empat Bulan Tidak Berkompetisi Akibat Covid-19, Atlet Tenis Meja Dapat Bantuan Sembako

  • Ma'ruf Amin: 605 Kiai dan Ulama di Indonesia Meninggal Selama Pandemi
    Nasional

    Ma’ruf Amin: 605 Kiai dan Ulama di Indonesia Meninggal Selama Pandemi

  • Sudah Ada Nama untuk Pilgub DKI, Golkar Pastikan Ridwan Kamil Maju Pilgub Jabar
    Nasional

    Sudah Ada Nama untuk Pilgub DKI, Golkar Pastikan Ridwan Kamil Maju Pilgub Jabar

  • Kalori Terbakar Saat Berkeringat, Mitos atau Fakta?
    Tips & Tutorial

    Kalori Terbakar Saat Berkeringat, Mitos atau Fakta?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.