TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›KPK Temukan Rekening Penampung di Kasus Setoran Kanwil BPN Jatim

KPK Temukan Rekening Penampung di Kasus Setoran Kanwil BPN Jatim

By Johan Arif
28 September 2026
0
0
KPK Temukan Rekening Penampung di Kasus Setoran Kanwil BPN Jatim

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap temuan baru dalam kasus dugaan suap di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Kali ini, penyidik menemukan sejumlah rekening yang diduga dipakai untuk menampung setoran dari kantor-kantor pertanahan di wilayah Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Jawa Timur.

Contents

  • 1. Rekening Penampung Setoran Kantah
  • 2. Sitaan Dolar, Ratusan Juta Rupiah, dan Emas
  • 3. Jejak Penggeledahan ke Berbagai Lokasi
    • 3.1. Tiga Ruang Ditjen di Kementerian ATR/BPN
  • 4. Delapan Tersangka Sudah Ditetapkan

Rekening Penampung Setoran Kantah

Temuan itu didapat dari penggeledahan kantor Kanwil BPN Jawa Timur pada Kamis, 24 September. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, selain uang dan perhiasan, penyidik juga menemukan sejumlah kartu ATM yang rekeningnya diduga difungsikan sebagai wadah penampungan setoran dari kantor pertanahan (kantah) di lingkungan Kanwil Jawa Timur.

Hal itu disampaikannya di Gedung Merah Putih, Jakarta, Senin (28/9).

Menurut Budi, dana yang terkumpul lewat rekening-rekening tersebut diduga dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan taktis di luar APBN, yang bersumber dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kanwil BPN Jawa Timur.

Penyidik masih terus mendalami pola pengumpulan dana itu. Pengumpulan diduga berlangsung dari dua arah, yakni secara internal berupa dugaan setoran dari para kantah di Jawa Timur, maupun dari pihak eksternal yang berkaitan dengan layanan pertanahan.

Sitaan Dolar, Ratusan Juta Rupiah, dan Emas

Penggeledahan di Kanwil BPN Jawa Timur juga menghasilkan sejumlah sitaan. Penyidik mengamankan uang dalam pecahan dolar Singapura dan dolar Amerika Serikat, uang rupiah senilai ratusan juta, serta perhiasan yang diduga terbuat dari emas. Untuk perhiasan tersebut, estimasi awal nilainya mencapai puluhan juta rupiah.

Jejak Penggeledahan ke Berbagai Lokasi

Sehari sebelumnya, tepatnya Rabu (23/9), KPK sudah lebih dulu menggeledah kantor BPN Mojokerto. Dari sana, penyidik menyita sejumlah dokumen dan beberapa Barang Bukti Elektronik (BBE) yang diduga terkait perkara. Ada pula amplop-amplop berisi uang yang diduga merupakan penerimaan dari para pemohon layanan pertanahan di BPN Kota Mojokerto.

Sejak masa awal penyidikan, penggeledahan memang dilakukan ke banyak titik. Lokasi yang disasar antara lain kantor PT Summarecon Agung Tbk di Bogor, Jawa Barat, kantor perusahaan yang sama di Jakarta Timur, hingga rumah kediaman Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN, Lampri.

Tiga Ruang Ditjen di Kementerian ATR/BPN

Tim penyidik turut menggeledah tiga ruangan direktorat jenderal di Kementerian ATR/BPN. Ketiganya adalah ruang Ditjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang yang diampu Lampri, ruang Ditjen Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang (SPPR) yang diampu Virgo Eresta Jaya, serta ruang Ditjen Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (PHPT) yang diampu Asnaedi. Beberapa ruangan di direktorat terkait juga ikut disasar.

Dari seluruh lokasi itu, KPK mengamankan sejumlah dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara, ditambah barang bukti elektronik.

Delapan Tersangka Sudah Ditetapkan

Sejauh ini, KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap dan penerimaan lainnya di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

Related articles More from author

  • Vandalisme 'Ganjar The Next Presiden RI' di Dekat Menara Eiffel Viral
    Nasional

    Vandalisme ‘Ganjar The Next Presiden RI’ di Dekat Menara Eiffel Viral

    23 Februari 2022
    By Joni Sitohang
  • Usai Kaesang Surati Megawati, Pertemuan PDIP-PSI Segera Dijadwalkan
    Nasional

    Usai Kaesang Surati Megawati, Pertemuan PDIP-PSI Segera Dijadwalkan

    6 Oktober 2023
    By Joni Sitohang
  • Ganjar Tegaskan Ikuti Arahan Megawati Soal Capres-Cawapres 2024
    Nasional

    Ganjar Tegaskan Ikuti Arahan Megawati Soal Capres-Cawapres 2024

    19 Juni 2022
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Terkait Transparansi Data Corona, Jokowi: Dulu Bisa Bikin Panik, Kini Perlu Dibuka ke Publik
    Nasional

    Terkait Transparansi Data Corona, Jokowi: Dulu Bisa Bikin Panik, Kini Perlu Dibuka ke Publik

    14 April 2020
    By Rusli Qomar
  • Pengamat Prediksi PAN Bakal Prioritaskan Duet Ganjar-Erick Jelang Pilpres 2024
    Nasional

    Pengamat Sebut Publik Inginkan Duet Ganjar-Erick Teruskan Program Jokowi

    8 Januari 2023
    By Joni Sitohang
  • Hasto Sebut Bos Besar PDIP Tolak Perpanjangan Masa Jabatan Presiden
    Nasional

    Hasto Sebut Bos Besar PDIP Tolak Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

    13 Januari 2022
    By Joni Sitohang

Berita Menarik Lainnya

  • Curhat ke Mantan Rekan di Barcelona, Messi: Manajemen Buruk
    Olahraga

    Curhat ke Mantan Rekan di Barcelona, Messi: Manajemen Buruk

  • Tidur Saat Jam Kerja
    Tips & Tutorial

    Istirahat 20 Menit di Sela Jam Kerja Bisa Dongkrak Produktivitas

  • Resmi Gabung PSI, Kaesang Ngaku Sudah Direstui Jokowi dan Gibran
    Nasional

    Resmi Gabung PSI, Kaesang Ngaku Sudah Direstui Jokowi dan Gibran

  • GP Ansor Jateng: Agar Tak Makin 'Ngelunjak', Kelompok Intoleran Wajib Segera Ditindak
    Nasional

    GP Ansor Jateng: Agar Tak Makin ‘Ngelunjak’, Kelompok Intoleran Wajib Segera Ditindak

  • Telegram Rilis Fitur Hapus Pesan Otomatis Hingga Anggota Grup Tak Terbatas
    Teknologi

    Telegram Rilis Fitur Hapus Pesan Otomatis Hingga Anggota Grup Tak Terbatas

Artikel Terbaru

  • Apa Itu Chipset di HP dan Fungsinya? Kenali Komponen Pentingnya 28 September 2026
  • KPK Temukan Rekening Penampung di Kasus Setoran Kanwil BPN Jatim 28 September 2026
  • Cara Mengganti Nada Dering di HP Android dan iPhone dengan Mudah 28 September 2026
  • Legislator Soroti Meninggalnya ASN Peserta Komcad: Perlu Perhatian Khusus 28 September 2026
  • Cara Cek Spesifikasi Laptop Windows dengan Mudah (7 Metode) 28 September 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (57)
  • Keuangan (10)
  • Kuliner (1,057)
  • Nasional (7,941)
  • Olahraga (1,134)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,221)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.