TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Ada ‘Orang Sangat Kuat’ Terlibat, Jadi Alasan Novel Baswedan Sering Sebut Nama Jokowi dalam Kasusnya, Maksudnya?

Ada ‘Orang Sangat Kuat’ Terlibat, Jadi Alasan Novel Baswedan Sering Sebut Nama Jokowi dalam Kasusnya, Maksudnya?

By Joni Sitohang
19 Juni 2020
938
0
Ada 'Orang Sangat Kuat' Terlibat, Jadi Alasan Novel Baswedan Sering Sebut Nama Jokowi dalam Kasusnya, Maksudnya?

TIKTAK.ID – Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan mengatakan ada orang sangat kuat yang terlibat dalam kasus penyiraman air keras terhadapnya. Ia mengungkapkan keterlibatan orang kuat itu menjadi alasan Novel kerap mendorong Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk bersikap dalam kasus yang kini telah disidangkan itu.

“Kalau kita lihat, negara kita ini presidensial. Artinya, seluruh aparatur itu di bawah presiden. Ketika melihat hal itu sangat relevan sebetulnya, ditambah lagi ini masalah sudah melibatkan orang yang begitu kuatnya,” ujar Novel melalui program Mata Najwa, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Rabu (17/6/20) malam.

Meski begitu, Novel tidak menyebut gamblang siapa orang kuat yang dimaksud. Ia menyatakan dengan keberadaan orang kuat itu, mustahil kasusnya terbongkar tanpa dukungan Jokowi.

Baca juga : Jokowi Tak Bisa Intervensi Kasus Novel, Jubir Istana: Kalau Tak Puas, Ajukan Banding

“Oleh sebab itu, wajar kalau saya meminta ke Presiden,” imbuh Novel.

Seperti diketahui, saat ini sidang kasus Novel masih berjalan di pengadilan. Jaksa menuntut dua terdakwa pelaku penyiraman air keras, Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis dengan tuntutan hukuman satu tahun penjara. Kedua terdakwa yang masih berstatus anggota polisi aktif tersebut juga sudah menyampaikan pleidoi.

Lebih lanjut, Novel mengaku tak yakin persidangannya berjalan fair. Ia menilai ada banyak kejanggalan, bahkan ia juga meyakini kedua terdakwa yang disidang bukan pelaku penyiraman yang sebenarnya.

Baca juga : Banyak Pesawat TNI Jatuh Saat Prabowo Jabat Menhan, Gerindra Ikut Beri Penjelasan Bernada Pembelaan

Kemudian Novel kembali menyampaikan bahwa dirinya telah pasrah atas pengungkapan kasusnya. Namun, Novel mengingatkan bahwa kasusnya tidak berdiri sendiri. Pasalnya, ia mengungkapkan rekan-rekannya di KPK juga mendapat serangan.

“Ada lebih dari 10 kasus, tapi tidak ada satupun yang diungkap, bahkan dengan fakta-fakta sedemikian jelasnya,” tutur Novel.

“Jika sudah begitu terang-terangan, apa negara ini benci dengan upaya pemberantasan korupsi?” lanjutnya.

Baca juga : Penyiramnya Dituntut Hukuman Ringan, Novel Baswedan Anggap Jaksa ‘Hina Presiden’

Selain itu, Novel menduga kasus yang menimpa rekan-rekannya itu melibatkan pelaku dan kelompok yang sama. Novel memaparkan, pelaku merupakan orang-orang yang merasa kepentingannya terganggu oleh kerja-kerja KPK. Ia melanjutkan, orang-orang itu menjadi kuat karena semua yang dilakukan tak pernah diproses secara hukum.

“Kejahatan yang dilakukan terus menerus, menghalangi atau menghambat suatu upaya kebaikan, jika hal itu dibiarkan, seolah-olah kuat. Oleh karenanya, harus direspons agar mereka tidak kuat,” terang Novel.

TagsJokowiKPKNovel BaswedanRonny Bugis

Related articles More from author

  • Dibandingkan Cara Kapolda Jatim Tegur Anak Buah yang Tidur Saat Rapat, Sikap Prabowo Tuai Pujian
    Nasional

    Enggan Tanggapi Wartawan, Prabowo Hanya Tertawakan Ancaman Reshuffle Jokowi

    8 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • OTT Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Gebrakan Pertama Firli Cs
    Nasional

    OTT Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Gebrakan Pertama Firli Cs

    8 Januari 2020
    By Johan Arif
  • Prabowo disambut meriah saat hadiri rakernas PDIP
    Nasional

    Prabowo disambut meriah saat hadiri rakernas PDIP

    11 Januari 2020
    By Johan Arif
  • Ancam Bunuh Jokowi, Fahri Divonis Penjara 255 Hari
    Nasional

    Ancam Bunuh Jokowi, Fahri Divonis Penjara 255 Hari

    6 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Bandingkan Kondisi di RI, AS, India dan Singapura Selama Pandemi. Hasilnya?
    Nasional

    Jokowi Bandingkan Kondisi di RI, AS, India dan Singapura Selama Pandemi. Hasilnya?

    5 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Prabowo: Saya Bersyukur Gabung Jokowi, Banyak Belajar Urus Negara
    Nasional

    Prabowo: Saya Bersyukur Gabung Jokowi, Banyak Belajar Urus Negara

    19 Maret 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Analis Politik Duga Gibran ‘Dilarang’ Tampil di Debat Publik
    Nasional

    Analis Politik Duga Gibran ‘Dilarang’ Tampil di Debat Publik

  • Ini Alasan Tetap Perlu Gunakan Sunscreen Saat Iklim Dingin
    Tips & Tutorial

    Ini Alasan Tetap Perlu Gunakan Sunscreen Saat Iklim Dingin

  • Anies Ungkap PKS Bisa Jadi Pindah Dukung Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta
    Nasional

    Anies Ungkap PKS Bisa Jadi Pindah Dukung Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta

  • Risma Ngamuk ‘Lagi’, Kali ini ke Mahasiswa di Lombok Timur
    Nasional

    Risma Ngamuk ‘Lagi’, Kali ini ke Mahasiswa di Lombok Timur

  • Beijing Sewot, Pompeo Sebut Taiwan Bukan Bagian dari China
    Internasional

    Beijing Sewot, Pompeo Sebut Taiwan Bukan Bagian dari China

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.