TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Ada 3 Nama Besar di Antara 5 Kepala Daerah Penolak Omnibus Law Cipta Kerja

Ada 3 Nama Besar di Antara 5 Kepala Daerah Penolak Omnibus Law Cipta Kerja

By Joni Sitohang
10 Oktober 2020
573
0
Ada 3 Nama Besar di Antara 5 Kepala Daerah Penolak Omnibus Law Cipta Kerja

TIKTAK.ID – Terjadinya aksi unjuk rasa yang berlangsung di sejumlah daerah tentang penolakan terhadap berlakunya Undang-Undang (UU) Cipta Kerja menjadikan Kepala Daerah turut memberikan tanggapan. Misalnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan janji bakal meneruskan penolakan kaum buruh serta mahasiswa kepada Pemerintah Pusat.

Ridwan Kamil pun memberikan saran supaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) agar UU Cipta Kerja tak lantas dijalankan. “Jadi, UU ini jangan dulu disahkan untuk dijalankan,” kata Emil di Kota Bandung, Kamis (8/10/20).

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengkubuwono X turut menyikapinya dengan janji bakal melanjutkan aspirasi demonstran. Sri Sultan akan menyampaikan penolakan buruh sehubungan Omnibus Law kepada Pemerintah Pusat.

Baca juga : Kapolda Jateng: Sampai Saat ini Situasi Jawa Tengah masih Terkendali dan Kondusif

“Mereka (buruh) menyampaikan aspirasinya supaya saya bisa memfasilitasi untuk mengirim surat kepada Presiden. Saya sanggupi dengan surat yang akan ditandatangani gubernur sebagai respons dari aspirasi mereka,” jelas Sultan dalam keterangan resmi yang diutarakan Humas Pemda DIY saat Kamis (8/10/20) malam.

Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji turut bertindak senada sebagaimana Ridwan Kamil dan Sri Sultan. Dalam unggahan akun Facebook pribadinya, Bang Midji, ia mengharapkan tak ada lagi aksi unjuk rasa di Kalbar sehubungan UU Cipta Kerja. Ia pun memohon kepada Presiden Jokowi agar segera menerbitkan Perppu yang menyebutkan pencabutan Omnibus Law Cipta Kerja agar menghindari pertentangan di tengah masyarakat yang memiliki kemungkinan semakin meluas.

“Undang-Undang yang baik harusnya sesuai dengan rasa keadilan yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat. Saya sudah serap semua aspirasi pekerja, mahasiswa, masyarakat, dan lain-lain, besok (Jumat) saya sampaikan ke Pemerintah Pusat. Mari kita jaga iklim kondusif di Kalbar,” sebut Sutarmidji.

Baca juga : AHY Puji Anggota DPR Fraksi Demokrat ‘Macan Parlemen’ Direspons Sinis Arteria Dahlan

Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno termasuk pula yanng memberikan sikap seperti tiga gubernur lainnya, yang sepakat dengan aspirasi demonstran. Ia lantas menerbitkan Surat Nomor 050/1422/Nakertrans/2020 yang memuat tentang Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar untuk melanjutkan aspirasi serikat pekerja atau buruh yang menolak disahkannya UU Cipta Kerja. Surat yang dibubuhi tanda tangan Irwan itu dialamatkan kepada Pemerintah Pusat.

Pada Kamis (8/10/20) malam, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Rasyid Baswedan yang berdialog dengan demonstran berjanji melanjutkan aspirasi tentang penolakan Omnibus Law kepada Pemerintah Pusat.

Anies pun mengklaim tidak sekali pun terlibat dalam daftar penyusunan Omnibus Law, meski namanya dicatut selaku anggota Satgas.

TagsCipta KerjaGubernur Jawa BaratGubernur Kalimantan BaratJokowiKepala DaerahOmnibus LawPerppuRidwan KamilUU Cipta Kerja

Related articles More from author

  • Ketua Umum Cyber Indonesia: Pemakzulan Jokowi Penuh Berita Bohong
    Nasional

    Ketua Umum Cyber Indonesia: Pemakzulan Jokowi Penuh Berita Bohong

    8 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Pengamat Soroti Dampak Buruk Hubungan Tak Harmonis Jokowi-Megawati ke Pilpres 2024
    Nasional

    Pengamat Soroti Dampak Buruk Hubungan Tak Harmonis Jokowi-Megawati ke Pilpres 2024

    9 Juni 2022
    By Joni Sitohang
  • Ngabalin: Kemungkinan Jokowi Tak Tunjuk Jubir Pengganti Fadjroel
    Nasional

    Ngabalin: Kemungkinan Jokowi Tak Tunjuk Jubir Pengganti Fadjroel

    29 Juni 2021
    By Joni Sitohang
  • Prabowo: di Belakang Saya ada Kekuatan 3 Presiden, Jokowi, SBY dan Gus Dur
    Nasional

    Prabowo: di Belakang Saya ada Kekuatan 3 Presiden, Jokowi, SBY dan Gus Dur

    6 Februari 2024
    By Joni Sitohang
  • Saling Serang Fahri Hamzah Vs Elite KIB Soal Kabinet Jokowi Terganggu
    Nasional

    Saling Serang Fahri Hamzah Vs Elite KIB Soal Kabinet Jokowi Terganggu

    2 Agustus 2022
    By Joni Sitohang
  • Ikuti Arahan Jokowi, KSAD Dudung Minta para Komandan Tak Undang Penceramah Radikal
    Nasional

    Ikuti Arahan Jokowi, KSAD Dudung Minta para Komandan Tak Undang Penceramah Radikal

    4 Maret 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Presiden Ceko Lantik Perdana Menteri Baru dari Balik Kotak Kaca
    Internasional

    Presiden Ceko Lantik Perdana Menteri Baru dari Balik Kotak Kaca

  • Iphone 2020 Concept
    Teknologi

    Benarkah Wajah Baru iPhone Keluaran 2020 dan 2021 Bakal Bebas Notch dan Tanpa Port?

  • Dalih Moeldoko Terima Tawaran Jadi Ketum Demokrat: Demi Selamatkan Negara
    Nasional

    Dalih Moeldoko Terima Tawaran Jadi Ketum Demokrat: Demi Selamatkan Negara

  • Pakar HAM PBB: Pembunuhan Jenderal Soleimani Langgar Hukum Internasional
    Internasional

    Pakar HAM PBB: Pembunuhan Jenderal Soleimani Langgar Hukum Internasional

  • Menantu Amien Rais Resmi Jadi Ketua Umum Partai Ummat
    Nasional

    Menantu Amien Rais Resmi Jadi Ketua Umum Partai Ummat

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.