
TIKTAK.ID – Ketua Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Gembong Warsono mengkritik Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan yang berencana memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Gembong menilai seharusnya Anies mengevaluasi sebelum menyatakan bakal memperpanjang PSBB.
“Evaluasi saja belum, kok sudah disampaikan pada publik mau diperpanjang dan sebagainya. Kan masih ada waktu untuk evaluasi, jangan disampaikan pada publik dulu, akhirnya kan jadi nakut-nakutin publik,” ujar Gembong, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Jumat (17/4/20).
Gembong mengaku sampai saat ini belum ada permintaan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menghelat rapat evaluasi penerapan PSBB di Ibu Kota. Padahal, ia beranggapan evaluasi PSBB bisa dilaksanakan kedua belah pihak dengan detail dan teliti.
“Itu akan membuat warga Jakarta tidak tenang dan tidak nyaman. Padahal tugas Pak Anies harus membuat warga Jakarta tenang dan nyaman, bukan membuat resah,” ucap Gembong.
Gembong mengatakan PSBB belum tentu akan berjalan efektif jika diperpanjang. Sebab, menurutnya sejauh ini Pemprov DKI Jakarta masih kurang tegas dalam menjalankan aturan-aturan dalam PSBB.
Halaman selanjutnya…
Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.
Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.










