
TIKTAK.ID – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menyampaikan surat penghargaan dan rasa terima kasih kepada para tenaga medis yang menangani pasien Corona (Covid-19). Surat itu diletakkan di masing-masing kamar petugas medis di hotel Grand Cempaka yang merupakan milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Seorang wanita tenaga kesehatan yang mendapatkan surat itu kemudian merekam video saat membacakan surat tersebut. Video yang diunggah oleh akun @ZAEffendy pada Kamis (26/3/20) ini viral di Twitter, bahkan diretweet sebanyak 1.840 kali dan disukai 3.594 akun.
“Oh my god, di kamar dapat surat dari Gubernur DKI. Gila, gue merinding cuy,” ujar wanita dalam video tersebut, seperti dilansir Republika.co.id.
Baca juga: Tragis! Tenaga Medis Diusir dari Kosan Terpaksa Nginap di RS Gara-gara Tangani Pasien Covid-19
Surat itu diketik di atas kertas berlogo Burung Garuda Emas, dan ditandatangani Anies.
Berikut isi suratnya:
“Terima kasih kami pada para pejuang kemanusiaan.
Assalammualaikum Wr. Wb, dan salam sejahtera.
Ibu, Bapak dan rekan-rekan yang kami banggakan, atas nama seluruh warga Jakarta izinkan saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga untuk segala pengorbanan dan keikhlasan.
Ibu, Bapak, dan rekan-rekan telah berjuang, turun tangan melayani warga Jakarta menjalani masa sulit. Perjuangan yang sangat mulia, penuh tantangan, dan risiko. Perjuangan ini yang menguatkan harapan, bahwa Insya Allah kita akan dapat segera melewati masa penuh cobaan ini.
Halaman selanjutnya…
Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.
Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.










