TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›‘Keukeuh’ Tak Mau Lockdown Hadapi Corona, PKS: Jokowi Berpotensi Langgar Konstitusi

‘Keukeuh’ Tak Mau Lockdown Hadapi Corona, PKS: Jokowi Berpotensi Langgar Konstitusi

By Johan Arif
25 Maret 2020
746
0
'Keukeuh' Tak Mau Lockdown Hadapi Corona, PKS: Jokowi Berpotensi Langgar Konstitusi

TIKTAK.ID – Juru bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Fathul Bari menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpotensi melanggar konstitusi bila tidak menjalankan aturan kebijakan lockdown atau penutupan akses keluar-masuk wilayah tertentu.

Fathul mengatakan aturan tersebut tertuang di Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, yang saat ini relevan diterapkan dalam penanggulangan penyebaran virus Corona (Covid-19).

Menurut Fathul, melaksanakan ketentuan yang tertuang di UU Kekarantinaan Kesehatan adalah bentuk dari perwujudan sumpah dalam “memenuhi kewajiban sebagai presiden dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, dan menjalankan segala regulasi serta peraturan dengan selurus-lurusnya”.

Baca juga: Jadi Prioritas Tes Corona, Standar Moral Anggota DPR Dinilai Rendahan

“Jika UU (Kekarantinaan Kesehatan) tidak dijalankan, maka Jokowi berpotensi melanggar konstitusi,” ujar Fathul, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (24/3/20).

Ia mengklaim UU Kekarantinaan Kesehatan sudah mengatur secara detail tentang berbagai hal yang dibutuhkan dalam penanggulangan penyebaran virus Corona saat ini.

UU itu mengatur mulai tanggung jawab Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, hak dan kewajiban, kedaruratan kesehatan masyarakat, penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan di pintu masuk, penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan di wilayah, dokumen karantina kesehatan, sumber daya kekarantinaan kesehatan, informasi kekarantinaan kesehatan, pembinaan dan pengawasan, penyidikan, hingga ketentuan pidana.

Halaman selanjutnya…

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

1 2
TagsAhmad Fathul BariJokowiJubir PKSKonstitusiLockdownPartai Keadilan SejahteraPresiden Joko WidodoVirus Coronawabah Corona

Related articles More from author

  • PKS Ngaku Temukan Penambahan dan Penghilangan Pasal di Draf Final UU Ciptaker
    Nasional

    PKS Ngaku Temukan Penambahan dan Penghilangan Pasal di Draf Final UU Ciptaker

    20 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Demokrat: Jokowi Mestinya Pimpin Langsung Penanganan Pandemi, Bukan Sembunyi di Balik MenKo
    Nasional

    Demokrat: Jokowi Mestinya Pimpin Langsung Penanganan Pandemi, Bukan Sembunyi di Balik MenKo

    5 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • Jabat Presiden Dua Periode, Berapa Total Harta Kekayaan Jokowi?
    Nasional

    Jabat Presiden Dua Periode, Berapa Total Harta Kekayaan Jokowi?

    23 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • Ultah ke-59, Jubir Presiden: Jokowi Terus Berjuang Untuk Rakyat
    Nasional

    Ultah ke-59, Jubir Presiden: Jokowi Terus Berjuang Untuk Rakyat

    21 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Pasca Banjir, Jokowi ke Anies: Sungai di Jakarta Bukan Hanya Ciliwung
    Nasional

    Pasca Banjir, Jokowi ke Anies: Sungai di Jakarta Bukan Hanya Ciliwung

    10 Januari 2020
    By Rusli Qomar
  • Update Corona Saat Idulfitri, Wilayah Anies Terbanyak Kasus Positif Baru
    Nasional

    Update Corona Saat Idulfitri, Wilayah Anies Terbanyak Kasus Positif Baru

    27 Mei 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Sedikitnya 60 Anggota Taliban Tewas di Kandahar
    Internasional

    Sedikitnya 60 Anggota Taliban Tewas di Kandahar

  • Setelah Propaganda Soal 'Invasi' Tak Terbukti, Kini AS Tuduh Rusia Siapkan ‘Daftar Pembunuhan’ di Ukraina
    Internasional

    Setelah Propaganda Soal ‘Invasi’ Tak Terbukti, Kini AS Tuduh Rusia Siapkan ‘Daftar Pembunuhan’ di Ukraina

  • Cedera Berkepanjangan, PSG Buka Opsi Putus Kontrak Sergio Ramos
    Olahraga

    Cedera Berkepanjangan, PSG Buka Opsi Putus Kontrak Sergio Ramos

  • Jokowi Berikan Bintang Jasa ke 325 Nakes Gugur Akibat Covid
    Nasional

    Survei Indopol: Hanya 5 Persen yang Ingin Jokowi Lanjut Jabat Presiden Lagi

  • Waspada Modus Kejahatan Tukar Tas di KRL
    NasionalTips & TutorialViral

    Waspada! Ada Modus Kejahatan Tukar Tas di KRL

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.