TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Dilema, Nasib Harta Karun RI di Tangan Prabowo dan Luhut, Pilih Dikelola China atau AS?

Dilema, Nasib Harta Karun RI di Tangan Prabowo dan Luhut, Pilih Dikelola China atau AS?

By Joni Sitohang
9 Agustus 2020
1215
0
Dilema, Nasib Harta Karun RI di Tangan Prabowo dan Luhut, Pilih Dikelola China atau AS?

TIKTAK.ID – Nasib harta karun rare earth Indonesia kini berada di tangan Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto. Namun apakah keduanya akan menyerahkan pengelolaan rare earth kepada China atau AS?

Luhut sendiri mengaku sudah menawarkan ke negara-negara yang siap menjadi investor, seperti Amerika Serikat (AS). Ia mengatakan untuk saat ini investor yang sudah siap adalah China. Tetapi demi menjaga iklim investasi di Indonesia, Luhut enggan menyerahkan ke negara tersebut.

“Kita memang dilematis, karena rare earth kan paling banyak diproduksi di Tiongkok. Amerika sendiri begitu di banned oleh Tiongkok, mereka kelabakan juga. Nah investor yang paling cepet sekarang adalah Tiongkok, tapi kalau kita semua kasih ke Tiongkok nanti semua mental,” ujar Luhut dalam diskusi virtual, seperti dilansir CNBCIndonesia.com, Minggu (2/8/20).

Baca juga : Geram Soal Penggunaan TOA 4 M untuk Banjir, Anies: This is Not a System, ini TOA!

Kini Luhut pun tengah mencari investor lain selain China, agar negara lain berkesempatan untuk mengembangkan tanah jarang ini.

“Jadi kita ya memelihara ekuilibrium. Kita cari investor, apakah Amerika mau, kita coba, atau yang lain,” ucapnya.

Luhut menyatakan mencari investor bukanlah perkara yang mudah, tidak seperti yang orang-orang lain bayangkan. Namun, lanjut Luhut, juga harus pas dengan kepentingan nasional kita.

Baca juga : Sampaikan Belasungkawa Tragedi Ledakan Beirut, Jokowi: Indonesia Berdiri Bersama Lebanon

Lebih lanjut, usulan penggunaan rare earth sebagai bahan pembuatan senjata merupakan hasil pembicaraan antara Luhut dan Prabowo.
Tanah jarang tersebut banyak ditemukan di daerah yang menghasilkan timah, seperti di Bangka Belitung. Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosma Djohan, mengklaim sudah bertemu dengan Prabowo perihal potensi besar tanah jarang ini.

“Ini adalah mineral-mineral yang memiliki potensi untuk ketahanan negara kita,” terang Erzaldi di gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Ia juga menyebut Prabowo sudah mendiskusikan potensi besar tanah jarang dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Alhamdulillah dengan Pak Prabowo sudah menindaklanjuti ke Pak Presiden. Kita tunggu nanti kebijakan dari Pemerintah,” kata Erzaldi.

Baca juga : Ini Alasan Logis Politikus Senior PDIP Tak Terima Jokowi Sering Marahi Menterinya di Masa Pandemi

Sementara itu, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana melakukan survei untuk mengetahui potensi dari rare earth alias tanah jarang tahun depan.

Plt Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Saleh Abdurrahman mengungkapkan bahwa rare earth sangat potensial, salah satunya bisa digunakan untuk membuat chips.

TagsASChinaLuhutMahkamah KonstitusiMenko Kemaritiman dan InvestasiMenteri PertahananPrabowoTiongkok

Related articles More from author

  • Sempat Dukung Ganjar, Relawan Jokowi Mania Akhirnya Deklarasi Dukung Prabowo di Pilpres 2024
    Nasional

    Sempat Dukung Ganjar, Relawan Jokowi Mania Akhirnya Deklarasi Dukung Prabowo di Pilpres 2024

    16 Februari 2023
    By Joni Sitohang
  • MK Bakal Putuskan Sidang Sengketa Pilpres, Kubu Anies: Hanya Perlu Hati Nurani
    Nasional

    MK Bakal Putuskan Sidang Sengketa Pilpres, Kubu Anies: Hanya Perlu Hati Nurani

    18 April 2024
    By Joni Sitohang
  • Respons Isu Luhut Mundur dari Kabinet, Erick Thohir: Jangan Dong
    Nasional

    Respons Isu Luhut Mundur dari Kabinet, Erick Thohir: Jangan Dong

    17 Oktober 2023
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Setuju Luas Kompleks Istana Presiden 100 Hektare
    Nasional

    Begini Pandangan Prabowo, Ganjar, Anies dan Ridwan Kamil Soal Pemindahan IKN

    10 Februari 2022
    By Joni Sitohang
  • Nasional

    Dicap Koalisi Orang Kalah di Pilpres 2019, KAMI: Yang Kalah itu Prabowo Subianto

    23 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Singgung Tingginya Utang Negara, Din Syamsuddin Tolak Pemindahan Ibu Kota dan Bakal Gugat UU IKN ke MK
    Nasional

    Singgung Tingginya Utang Negara, Din Syamsuddin Tolak Pemindahan Ibu Kota dan Bakal Gugat UU IKN ke MK

    22 Januari 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Fakta-fakta Vaksin Sinovac yang Disuntikkan ke Jokowi yang Masyarakat Perlu Tahu
    Nasional

    Fakta-fakta Vaksin Sinovac yang Disuntikkan ke Jokowi yang Masyarakat Perlu Tahu

  • Ini Atlet Indonesia Paling Sukses di Ajang Olimpiade
    Olahraga

    Ini Atlet Indonesia Paling Sukses di Ajang Olimpiade

  • Inilah 5 Masalah Kesehatan yang Jadi Penyebab Bau Badan
    Tips & Tutorial

    Inilah 5 Masalah Kesehatan yang Jadi Penyebab Bau Badan

  • Jokowi Beri Kejutan, Buruh Tak Jadi Turun ke Jalan
    Nasional

    Jokowi Beri Kejutan, Buruh Tak Jadi Turun ke Jalan

  • Skenario Pilpres 2024: Jokowi Presiden, Prabowo Wapres
    Nasional

    Pengamat Sebut Dukungan Jokowi ke Prabowo Langkah Tepat, Alasannya?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.