TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Abaikan Jejak Digital tentang Fatwa Sesat Ahmadiah, Ucapan Natal dan Syiah Sampang, Kiai Ma’ruf Ajari India Soal Toleransi? Hallow..

Abaikan Jejak Digital tentang Fatwa Sesat Ahmadiah, Ucapan Natal dan Syiah Sampang, Kiai Ma’ruf Ajari India Soal Toleransi? Hallow..

By Adam Humain
10 Maret 2020
3123
0
Ma'ruf Amin Ingin Ajarkan India Soal Toleransi

TIKTAK.ID – Aksi kerusuhan massa mulai menjalari India setelah Perdana Menteri Narendra Modi mengusulkan Undang-Undang Amandemen Kewarganegaraan, yang akan memberikan peluang kewarganegaraan India bagi non-Muslim.

Pemerintah Modi menegaskan undang-undang itu diperlukan untuk membantu melindungi hak-hak minoritas teraniaya dari Afganistan, Bangladesh, dan Pakistan yang mayoritas Muslim dan menetap di India sebelum 2015, seperti yang dilaporkan Reuters.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia, seperti Kantor Komisi Tinggi Hak Asasi Manusia PBB mengecam undang-undang itu sebagai “diskriminatif secara fundamental” terhadap Muslim India, yang mengisi sekitar 14 persen dari populasi India, atau 180 juta orang. Protes pro dan kontra undang-undang pun pecah berujung konflik sektarian antara umat Hindu dan Islam.

Menanggapi kejadian amuk massa mengenaskan yang menyasar umat Islam India hingga menyedot perhatian dunia internasional tersebut, mantan Ketua Umum MUI yang kini menjabat Wakil Presiden RI, Kiai Ma’ruf Amin ikut buka suara, menyodorkan petuah sekaligus solusi yang menurutnya tepat bagi India.

Baca juga: Kuasa Hukum Habib Rizieq Banting Stir Bela Ahok, Ini Reaksi Mujahid 212

“Kita menginginkan agar India bersikap seperti kita indonesia, yaitu membangun toleransi, moderasi di dalam beragama,” kata Ma’ruf di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (4/3/20) lalu.

Ma’ruf mengatakan, sebagai sesama negara majemuk, moderasi beragama semestinya bukan hanya berlaku pada agama Islam. “Tapi semua agama yang moderat. Sehingga bisa menjaga harmoni dan hubungan kerukunan,” katanya.

Alih-alih mendapatkan simpati, solusi yang disodorkan Ma’ruf Amin justru berbuah sindiran dari netizen, bukan hanya lewat komentar singkat melainkan lewat tulisan panjang di sebuah laman media online, mojok.co.

“Sekadar mengingatkan beberapa tahun lalu, tepatnya tahun 2005 Pak Ma’ruf pernah turut andil menerbitkan fatwa Ahmadiyah sebagai aliran ‘sesat dan menyesatkan’. Bagi orang Islam yang mengikuti Ahmadiyah itu akan dianggap murtad. Ahmadiyah dianggap sebagai kepercayaan terlarang yang telah keluar dari akidah Agama Islam. Hal ini sama saja membunuh para jemaah Ahmadiyah secara sosial dan membuatnya menjadi public enemy-nya para mayoritas. Apakah ini bentuk toleransi yang Bapak bangga-banggakan untuk ditiru oleh masyarakat India?” sindir netizen tersebut di awal tulisannya.

Baca juga: Soal Ahok, Ali Imron Bom Bali Kaget Muslim Kok Lebih Brutal dari Teroris?

Halaman selanjutnya…

Adam Humain
Adam Humain

Adam Humain adalah seorang pegiat dan pemerhati teknologi yang memiliki ketertarikan mendalam pada perkembangan ekosistem digital global dan lokal. Lewat tulisan-tulisannya, Adam mengulas berbagai topik hangat seputar inovasi teknologi, dinamika bisnis startup dan raksasa hulu (big tech), hingga profil serta pemikiran para tokoh pemrakarsa di balik revolusi industri 4.0.

Dengan pendekatan analitis namun tetap komunikatif, Adam berusaha menjembatani kompleksitas dunia teknologi agar mudah dipahami oleh publik awam, pelaku bisnis, maupun sesama antusias teknologi. Selain aktif mengamati tren AI, keamanan siber, dan ekonomi digital, ia kerap membagikan perspektifnya mengenai bagaimana teknologi membentuk lanskap sosial dan cara manusia berinteraksi di masa depan

1 2 3 4
TagsAhmadiyahIndiaMaruf AminMUISyiah Sampangtoleransi

Related articles More from author

  • Gara-gara ini Novel Bamukmin Sebut Sandiaga Pengkhianat
    Nasional

    Gara-gara ini Novel Bamukmin Sebut Sandiaga Pengkhianat

    24 September 2020
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Penumpang Terakhir di Koalisi Jokowi, Harus Rela Duduk di Bangku Belakang
    Nasional

    Penumpang Terakhir di Koalisi Jokowi, Harus Rela Duduk di Bangku Belakang

    11 Maret 2020
    By Rusli Qomar
  • Ma’ruf Amin Minta Kasus Dana Gempa Cianjur untuk Terorisme Diusut dan Ditindak
    Nasional

    Ma’ruf Amin Minta Kasus Dana Gempa Cianjur untuk Terorisme Diusut dan Ditindak

    20 Februari 2023
    By Joni Sitohang
  • MUI Jabar Sebut Aksi Konvoi Ajakan Khilafatul Muslimin Tak Terlalu Mengkhawatirkan
    Nasional

    MUI Jabar Sebut Aksi Konvoi Ajakan Khilafatul Muslimin Tak Terlalu Mengkhawatirkan

    3 Juni 2022
    By Joni Sitohang
  • Survei IPR Soal Kinerja Kabinet Jokowi-Ma'ruf: Kepuasan Publik di Bawah 50 persen, Prabowo Paling Tinggi
    Nasional

    Survei IPR Soal Kinerja Kabinet Jokowi-Ma’ruf: Kepuasan Publik di Bawah 50 persen, Prabowo Paling Tinggi

    24 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Tersangkut Hak Paten, Sony Terancam Tak Bisa Gunakan Nama PS5 di India
    Teknologi

    Tersangkut Hak Paten, Sony Terancam Tak Bisa Gunakan Nama PS5 di India

    14 Oktober 2020
    By Alfan Mahardika

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Alasan Jokowi Jorjoran Bangun Infrastruktur Baru
    Nasional

    Alasan Jokowi Jorjoran Bangun Infrastruktur Baru

  • Bukan Putih, Ini Warna Gigi yang Sehat
    Tips & Tutorial

    Bukan Putih, Ini Warna Gigi yang Sehat

  • Komisi I Sebut DPR Berhak Dalami Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS
    Nasional

    Komisi I Sebut DPR Berhak Dalami Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS

  • Waduh, Rumah Dinas Risma Dikepung Buruh, Mahasiswa dan Pelajar
    Nasional

    Waduh, Rumah Dinas Risma Dikepung Buruh, Mahasiswa dan Pelajar

  • Choi Woo Sik dan Kim Da Mi Reuni di Drama 'Our Beloved Summer'
    Selebriti

    Choi Woo Sik dan Kim Da Mi Reuni di Drama ‘Our Beloved Summer’

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.