TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Kompensasi Perjanjian Damai Amerika-Taliban, 5.000 Tahanan Taliban Akan Dibebaskan

Kompensasi Perjanjian Damai Amerika-Taliban, 5.000 Tahanan Taliban Akan Dibebaskan

By Bagas F Sinaga
29 Februari 2020
1022
0
Kompensasi Perjanjian Damai Amerika-Taliban, 5.000 Tahanan Taliban Akan Dibebaskan

TIKTAK.ID – Amerika Serikat dan Taliban akan segera menandatangani perjanjian damai bersejarah yang akan berujung pada penarikan pasukan asing dari Afghanistan. Usai kesepakatan itu, langkah berikutnya adalah pembicaraan intra-Afghanistan, yaitu antara Pemerintahan Kabul dan Taliban yang akan dijadwalkan pada pertengahan Maret, seperti yang dilaporkan RadioFreeEurope RadioLiberty, Kamis (27/2/20).

Pembicaraan intra-Afghanistan ini pasti juga akan membicarakan nasib para tahanan Taliban yang berada di tangan Pemerintah Kabul. Para ahli berpendapat bahwa masalah tahanan Taliban ini bisa menjadi batu sandungan utama pembicaraan perdamaian atau, sebaliknya digunakan sebagai alat tawar-menawar dengan kelompok Taliban.

Kekhawatiran lain yang diungkapkan para ahli adalah pembebasan ribuan tahanan Taliban akan menggerus pengaruh Pemerintah Kabul dan memperkuat posisi Taliban di medan perang. Sehingga dikhawatirkan proses perdamaian akan melemah.

Juru Bicara Taliban, Suhail Shaheen mengatakan kepada Radio Free Afghanistan RFE/RL pada 26 Februari bahwa Kabul akan membebaskan 5.000 tahanan Taliban sebagai imbalan atas pembebasan 1.000 anggota pasukan keamanan Afghanistan yang ditahan kelompok Taliban.

Baca juga: Analis Politik AS Ungkap Kebohongan Media Barat Soal Penyebaran Virus Corona di Timteng

Shaheen melanjutkan bahwa “langkah membangun kepercayaan” menjadi prasyarat untuk dilakukannya pembicaraan intra-Afghanistan.

Dia juga menambahkan bahwa pembebasan tahanan merupakan bagian dari perjanjian damai Amerika-Taliban, meskipun Kabul tidak ikut menandatangani kesepakatan bilateral itu. Meski begitu, Taliban dan Amerika Serikat belum mengungkapkan isi kesepakatan mereka.

Sementara Pemerintah Kabul telah mengesampingkan opsi pembebasan tahanan sebelum dimulainya pembicaraan perdamaian.

“Ketika kami, Pemerintah Republik Islam Afghanistan, mengadakan negosiasi dengan Taliban dan mereka menuntut pembebasan tahanan mereka, itu akan secara alami dibahas, dan akan mempertimbangkan hukum dan kepentingan rakyat dan keputusan akan didasarkan pada konsensus yang akan muncul pada tahap itu,” kata Juru Bicara Presiden Ashraf Ghani, Sediq Sediqqi, pada 20 Februari.

Halaman selanjutnya…

1 2
TagsAfghanistanAmerika SerikatPembebasan TahananPerjanjian DamaiTaliban

Related articles More from author

  • AS Panik, Departemen Perdagangan dan Keuangannya Kena Retas
    Internasional

    AS Panik, Departemen Perdagangan dan Keuangannya Kena Retas

    15 Desember 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Trump Dikabarkan Siap Kembali ke Publik Pekan ini
    Internasional

    Trump Dikabarkan Siap Kembali ke Publik Pekan ini

    9 Oktober 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Nasib Buruk Hantui Trump: Dijebloskan Penjara, Diburu Bahkan Dikenai Hukuman Mati
    Internasional

    Nasib Buruk Hantui Trump: Dijebloskan Penjara, Diburu Bahkan Dikenai Hukuman Mati

    23 Januari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Amerika Tuduh China Telecom sebagai Mata-Mata Beijing
    Internasional

    Amerika Tuduh China Telecom sebagai Mata-Mata Beijing

    14 April 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Mohsen Fakhrizadeh
    Internasional

    Pejabat Trump Salahkan Israel atas Pembunuhan Ilmuwan Iran

    4 Desember 2020
    By William Putra Wijaya
  • TIKTAK.ID - Militer AS Tuduh Rusia Tembak Drone AS di Libya
    Internasional

    Militer AS Tuduh Rusia Tembak Drone AS di Libya

    8 Desember 2019
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • PBNU Kritik Tajam Ade Armando Gunakan Politik Identitas dalam Isu Pilpres
    Nasional

    PBNU Kritik Tajam Ade Armando Gunakan Politik Identitas dalam Isu Pilpres

  • Simulasi Indikator: Pemilih Ganjar dan Prabowo Berebut Cawapres Erick Thohir
    Nasional

    Simulasi Indikator: Pemilih Ganjar dan Prabowo Berebut Cawapres Erick Thohir

  • PBSI Respons Anggapan Praveen Kegemukan dan Cedera
    Olahraga

    PBSI Respons Anggapan Praveen Kegemukan dan Cedera

  • Yahya Staquf Respons Tudingan 'Kemenag Intervensi Muktamar NU'
    Nasional

    PBNU Dukung Miftachul Akhyar Mundur dari MUI

  • Didesak Tolak Putin Datang ke Indonesia, Luhut: G20 Bukan Forum Politik, Kita Lihat Saja Nanti
    Nasional

    Didesak Tolak Putin Datang ke Indonesia, Luhut: G20 Bukan Forum Politik, Kita Lihat Saja Nanti

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.