TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Dakwaan Lengkap Roy Suryo di Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi

Dakwaan Lengkap Roy Suryo di Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi

By Johan Arif
17 September 2026
0
0
Dakwaan Lengkap Roy Suryo di Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi

Roy Suryo resmi berstatus terdakwa dalam perkara tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (17/9), Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan dakwaan yang melekat padanya, yakni pencemaran nama baik serta pelanggaran terkait informasi elektronik.

Para jaksa menilai Roy menyerang kehormatan dan nama baik Jokowi dengan menuduh ijazah sarjana (S1) dari Universitas Gadjah Mada (UGM) milik sang presiden palsu. Roy juga dianggap sengaja menyebarkan tuduhan yang tak mampu ia buktikan itu secara luas melalui teknologi informasi.

Inti Dakwaan terhadap Roy Suryo

Dalam pembacaan surat dakwaan, JPU menguraikan unsur penyerangan kehormatan atau nama baik orang lain. Seseorang dinilai melakukan perbuatan tersebut bila menuduhkan suatu hal dengan maksud agar diketahui umum, telah diberi kesempatan membuktikan kebenaran tuduhan namun tidak mampu membuktikannya, sekaligus tuduhan itu bertentangan dengan apa yang sebenarnya ia ketahui. Dalam kasus Roy, perbuatan dimaksud dilakukan dengan sarana teknologi informasi.

Kronologi Tudingan Ijazah Palsu

Surat dakwaan menjelaskan bahwa kasus ini berawal pada 26 Maret 2025. Saat itu, saksi Syarif Muhammad Fitriansyah memperlihatkan tiga unggahan media sosial yang dinilai menyerang kehormatan Jokowi terkait tudingan ijazah palsu.

Jokowi kemudian meminta Syarif menghubungi tim penasihat hukumnya guna mengumpulkan unggahan-unggahan tersebut. Setelahnya, tim kuasa hukum presiden menggelar konferensi pers untuk menanggapi isu yang beredar.

Pihak UGM lalu turut tampil di depan publik pada 15 April 2025. Dalam konferensi pers itu, kampus menegaskan bahwa Jokowi tercatat sebagai mahasiswa dan dinyatakan lulus.

Meski begitu, tudingan tidak berhenti. Pada 22 April 2025, Syarif kembali memperlihatkan 28 unggahan sejenis kepada Jokowi. Dari jumlah tersebut, tujuh di antaranya memuat perbuatan Roy yang pada pokoknya menuduh ijazah S1 Jokowi palsu.

Unggahan yang Dikutip dalam Dakwaan

Salah satu unggahan yang masuk daftar dakwaan adalah video di kanal YouTube SentanaTV berjudul ‘Hasil Uji Forensik Ungkap Unsur Pidana di Kasus Ijazah Jokowi | Sentana Eksklusif Roy Suryo’ yang tayang pada 8 April 2025.

Dalam video itu, Roy mengomentari fisik ijazah Jokowi yang ia nilai berantakan dan pecah-pecah, bahkan ia samakan dengan kotoran burung yang jatuh berhamburan. Menurutnya, kondisi seperti itu mengindikasikan adanya retouching atau penyuntingan. Ia pun meyakini analisisnya seratus persen ilmiah, sekaligus menyebut sejumlah pihak menduga foto pada ijazah tersebut tampak seperti menempel di atas cap.

Kerugian yang Diderita Jokowi

JPU menyatakan perbuatan Roy menimbulkan kerugian immateriil bagi Jokowi. Nama baik presiden dinilai tercemar secara personal, sementara ia merasa telah dihina sehina-hinanya dan direndahkan serendah-rendahnya.

Selain dakwaan pencemaran nama baik, Roy juga didakwa secara sengaja, tanpa hak, dan melawan hukum melakukan manipulasi, penciptaan, perubahan, penghilangan, serta pengerusakan informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik. Para jaksa menyebut tindakan itu dilakukan dengan tujuan tertentu sebagaimana tercantum dalam surat dakwaan.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

Related articles More from author

  • Tiba-tiba Unggah Pembatalan Demo 11 April, Koordinator BEM SI Sebut Akun Medsos Dibajak
    Nasional

    Tiba-tiba Unggah Pembatalan Demo 11 April, Koordinator BEM SI Sebut Akun Medsos Dibajak

    10 April 2022
    By Joni Sitohang
  • Polisi Gagalkan Penyelundupan 121 Ton Minyak Goreng ke Timor Leste, Begini Kronologinya
    Nasional

    Polisi Gagalkan Penyelundupan 121 Ton Minyak Goreng ke Timor Leste, Begini Kronologinya

    15 Mei 2022
    By Joni Sitohang
  • Ramai Soal Rumah Hadiah untuk Jokowi, Sri Mulyani Beri Penjelasan
    Nasional

    Ramai Soal Rumah Hadiah untuk Jokowi, Sri Mulyani Beri Penjelasan

    25 Desember 2022
    By Joni Sitohang
  • Surya Paloh Tanggapi Istilah Pak Lurah dalam Pidato Jokowi
    Nasional

    Surya Paloh Tanggapi Istilah Pak Lurah dalam Pidato Jokowi

    21 Agustus 2023
    By Joni Sitohang
  • Erick Thohir Puji Terobosan Jokowi Soal Investasi
    Nasional

    Erick Thohir Puji Terobosan Jokowi Soal Investasi

    11 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • PBNU Puji Lawatan Jokowi ke China Usai Kunjungi Rusia-Ukraina
    Nasional

    PBNU Puji Lawatan Jokowi ke China Usai Kunjungi Rusia-Ukraina

    26 Juli 2022
    By Joni Sitohang

Berita Menarik Lainnya

  • Terbang ke Singapura Temui PM Lee, Jokowi Bahas Apa?
    Nasional

    Terbang ke Singapura Temui PM Lee, Jokowi Bahas Apa?

  • Kaesang Mendadak Minta Maaf Soal Kader PSI yang Dulu Rendahkan PDIP
    Nasional

    Kaesang Mendadak Minta Maaf Soal Kader PSI yang Dulu Rendahkan PDIP

  • KPK Periksa Kepala Auditor BPK Selama 8 Jam
    Nasional

    KPK Periksa Kepala Auditor BPK Selama 8 Jam

  • Soal Korupsi Haji, Kuasa Hukum Eks Menag Yaqut Bantah Barang Bukti yang Disita KPK
    Nasional

    Soal Korupsi Haji, Kuasa Hukum Eks Menag Yaqut Bantah Barang Bukti yang Disita KPK

  • China Kirim Dokter untuk Periksa Kesehatan Pemimpin Korea Utara
    Internasional

    China Kirim Dokter untuk Periksa Kesehatan Pemimpin Korea Utara

Artikel Terbaru

  • Cara Membuat Spreadsheet Keuangan Pribadi di Google Sheets 4 November 2026
  • POCO C95 Pro: Spesifikasi Lengkap, Harga, dan Kelebihannya 3 November 2026
  • Mutasi Besar-Besaran Kapolri Suyudi, 6 Wakapolda Diganti 3 November 2026
  • SSD NVMe vs SSD SATA: Mana yang Lebih Cepat untuk Laptop? 3 November 2026
  • Infeksi Saluran Kemih: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya 3 November 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (98)
  • Keuangan (24)
  • Kuliner (1,070)
  • Nasional (8,039)
  • Olahraga (1,148)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,309)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.